
Tengah malam pun tiba, dan Gebi serta Clara sudah bersiap-siap untuk mengendap keluar saat ini.
Sungguh menegang kan, mereka berdua keluar dari cham itu, dan secara diam-diam pula serta agar tidak ketahuan, mereka menyelinap dan berpura-pura hendak pergi ke toilet saat ini.
Di saat mereka berdua sudah bertemu saat ini. Mereka langsung memulai aksi nya dengan cara melihat terlebih dahulu situasi saat ini.
Ini sudah tengah malam dan sedang di adakan nya pemeriksaan barang yang akan segerah mereka kirim.
Tak lepas juga para manusia budak yang akan mereka perjual belikan saat ini.
Sungguh kejam dan ironis bagi mereka yang telah terpilih yang layak nya barang tak berharga itu.
Tapi... "mereka tak berdaya saat ini, dan di saat selesai pemeriksaan mereka mencari cara di saat pekerja pemeriksa itu sedang lengah, serta satu panggilan terdengar kepada para pekerja itu.
Dan...." Di saat itu lah, situasi ini di manfaat kan oleh mereka berdua, serta dengan sedikit memberi arahan ke pada semua orang yang berada di mobil truk itu, agar tidak berisik dan melindungi mereka dengan cara memberi kode.
Mereka pun, segerah faham dan segerah melindungi Gebi dan Clara dengan cara tidak membuat kecurigaan hingga membuat semua para pekerja kembali dan langsung mengunci pintu mobil truk nya tersebut.
Tak lama...mobil truk tersebut mulai terasa berjalan, serta membuat Gebi dan Clara sedikit merasa lega.
Tapi..."mobil terasa berhenti dan terdengar kebisingan beberapa orang di luar, yang sedang berdebat saat ini.
Tentu saja ini sangat membuat Gebi dan Clara merasa gusar serta was-was, takut mereka akan segerah ketahuan.
Tapi ternyata, kecurigaan mereka salah, karena tak lama mobil truk tersebut kembali bejalan dan seperti nya, sudah mulai berjalan cukup jauh dan lama.
Bukan apa-apa, kecemasan mereka masih ada saat ini, yang mana kala mobil nya, saat telah berhenti.
__ADS_1
Gebi dan Clara pun mulai bersembunyi di pojokan, yang mana...agar mereka tidak gampang terlihat dan menunggu waktu yang tepat, untuk segerah kembali melarikan diri.
Dan benar saja, tak lama pintu pun terbuka serta, mulai ada keributan untuk menyeleksi kembali barang mana yang akan segera di kirim ke luar negri serta dalam negri.
Tiba-tiba terdengar dari salah satu pihak pembeli yang ingin protes serta sedang membuat keributan dan kesepakatan kembali.
Maka... "dengan secepat nya, kesempatan ini di manfaat kan oleh Gebi dan Clara untuk menyusup keluar dari mobil truk tersebut, serta mencari persembunyian yang aman.
Mungkin nasib yang tidak baik, di saat mereka yang sudah keluar dari mobil truk tersebut, dan merasa aman serta lega. Tapi akhir nya ketahuan juga, karena gerakan Clara yang lambat serta sedikit berisik, membuat salah satu pekerja curiga, serta mencari di mana arah tempat kecurigaan itu.
Dannnn... "mulai lah aksi kejar-kejaran yang di ikuti dengan banyak nya pekerja yang mulai menyadari situasi ini, serta agar rahasia mereka tidak sampai keluar.
Maka..." Mereka saat ini hendak dalam masa di lenyapkan nyawa nya, agar dapat menghilang kan saksi dan bukti keluar dari Bisnis yang di kelola oleh bos nya itu.
Bukan cuma aksi kejar-kejaran saja yang mereka dapat kan, akan tetapi juga aksi tembak-menembak pun mereka rasakan saat ini.
Rasanya Clara sudah sangat lelah untuk berlari terus saat ini dan ingin sekali memakai kekuatan nya, agar lebih mudah mengalah kan mereka semua.
Clara mulai kesal dan sedikit menggunakan kekuatan nya itu, tapi..."Tampa sepengetahuan Gebi .
Dengan cara iya pura-pura bersembunyi dan Gebi masih mencari jalan keluar, agar terbebas dari para pekerja yang sedang mengejar mereka saat ini.
Clara pun beralasan, bila sebaik nya kita berpencar saja, maka dengan begitu, akan lebih mudah untuk nya, mengecoh lawan.
Dannn...tapi, tidak dengan dengan pendapat Gebi yang selalu memikir kan Clara yang akan berpisah dari nya, serta bila nanti secara tiba-tiba akan bertemu musuh , apakah Clara nanti akan bisa melawan mereka.
Tapi..."Dengan hasil debat mereka yang singkat, maka.. Gebi pun terpaksa menuruti nya.
__ADS_1
Maka dari itu, Gebi mulai berlari menjauhi Clara dan mulai mencari perhatian pekerja untuk mengejar nya, serta mengecoh nya , agar tidak lagi mengejar Clara saat ini.
Dannn... dari itu juga, benar saja...! "Mereka mulai terkecoh serta melupa kan untuk mengejar Clara yang sudah memisah kan diri dari Gebi.
Serta..."Dengan cepat pula Clara memulai aksi nya dengan cara mendekati mobil yang membawa para manusia yang akan di perdagang kan, dan memulai dengan membuat Sopir truk nya tertidur, dengan cara meniup wajah sang sopir dengan sedikit mantra dan tak lama, sang sopir pun tertidur.
Setelah mengetahui sang sopir sudah tertidur, Clara pun sudah mulai aksi nya dengan cara, pergerakan mata saja, dari yang mengangkat, untuk segerah di pindah kan, serta membuka pakaian nya dan Clara pun mulai mengambil atau melepas kan seragam sang sopir dan segerah memakai kan nya di tubuh Clara untuk mengecoh musuh dengan menyamar sebagai penjaga tersebut.
Setelah Clara sudah memakai seragam nya ke tubuh Clara, Clara pun mulai memasuki tempat untuk menyetir mobil nya.
Tapi.. setelah itu, Clara nampak keliru dan sulit untuk di ungkap kan dengan kata-kata, karena iya tidak dapat mengerti untuk menjalan kan nya atau membuat mobil truk tersebut bergerak serta mulai menghampiri Gebi untuk segerah menolong nya .
Dan..."tiba waktu nya buat Clara mencari ide lagi, tiba-tiba muncul seorang gadis yang menyadari keributan di luar serta karena rasa penasaran nya itu, Tiba-tiba seseorang keluar dari mobil truk tersebut dan berucap.
Apakah, kamu butuh bantuan dan kalau di bolehkan, aku akan segerah membantu mu.
Clara yang sedang nampak panik, Tampa pikir panjang pun, segerah menyingkir dari tempat duduk nya, serta memberi kan nya izin itu.
Setelah itu, dengan segerah mobil truk tersebut berjalan ke arah Gebi, serta mulai menyelamat kan nya dan mengajak nya segerah menaiki truk tersebut.
Dan Gebi yang menoleh, serta terheran akan ada nya truk yang mendekat dan menampak kan, dengan ada nya suara Clara di dalam nya, yang memanggil nama Gebi untuk segerah naik ke dalam truk yang posisi masih dalam sambil berjalan.
Clara berteriak Gebi..."sambil kan mengulur kan, tangan nya..
Gebi pun dengan segera menyambut nya dengan cepat pula dan dengan masih situasi genting saat dangdut ini pun, yang mana ! "mereka masih saling kejar-mengejar dan tembak-menembak, serta menghampiri Gebi untuk segerah menaiki mobil truk tersebut, dan membantu Gebi, agar dapat membuat Gebi ikut masuk ke mobil truk, yang mana mereka curi serta mulai lah dengan pertarungan dan mulai menarik tangan Gebi agar cepat masuk kedalam mobil nya dan segerah berbelok untuk melarikan diri dari tempat terkutuk ini.
*****
__ADS_1
harap sabar menunggu kelanjutan nya yah and see you.
Makasih buat yang Uda baca cs ku yah🤗