Wasted Unicorn Princess

Wasted Unicorn Princess
kekecewaan Clara


__ADS_3

Sang ibu yang memang telah lama rindu dan menanti sang putri kesayangan.


Dengan mondar-mandir, ia melangkah, dan berharap dapat bertemu dengan sang putri.


Tapi harapan, hanyalah tinggal harapan. Kini ia melihat sang suami yang pulang dengan masih sendiri dan berteman kan sang calon menantu.


Dengan hati kecewa, Ibu Clara bergegas mendekati sang suami dan bertanya sambil memegang lengannya.


Dimana putri ku, kenapa ia tidak bersama kalian ? Dengan gelisah, sang Ratu Unicorn atau ibu dari Clara, mulai cemas, ajan keadaan sang putri.


Sang Ayah hanya diam. Ia pasrah ajan kemarahan sang istri, yang kini nampak kurusan. Karena terlalu memikir kan, keadaan sang putri, hingga ia kehilangan napsu makannya, dan sering sakit.


Sampai terdengar kabar, misinya kini telah usai. Tapi disaat akhir, mala mendapat kabar, sang putrinya terluka.


Sang ibu yang mendengar kabar tersebut, langsung jatuh pingsan, serta harus terus diobati dan selalu mengigau, menyebut terus nama sang putri. Disaat ia tertidur, mau pun sakit dan tidak sadar.


Sang Raja merasa bersalah. Ia hanya mau memberi pelajaran bagi sang putri yang manja.


Kehidupan putri Clara memang terlalu manja dan tidak perna dikekang untuk bertata Krama.


Sehingga membuatnya tumbuh malas, dan selalu melakukan kesalahan.


Raja hanya tidak mau, ia akan maku di kemudian hari, bila ia akan terus bersikap seperti itu.


Lalu dengan kejadian saat itu. Raka sudah memikirkan semua akibatnya.


Tapi tidak sampai seperti ini. Ia juga merasa tersiksa. karena, walau bagaimana pun, Clara tetap putri kandungnya.


Penerus Kerajaan Unicorn dan akan memerintah, suatu saat nanti.


Kini sudah ada yang menginginkannya. Pangeran dari Negri langit, memang sudah lama mengaguminya.


Ditambah, memang kedua keluarga, sudah mempunyai kesepakatan, semenjak lama.


Sang pangeran dari Negri langit, menerima, apapun kondisi dari Clara.


Ia berkata, tidak perduli, Clara mau bersikap seperti apapun, ia akan terus menerimanya.


Dan kini, misinya telah selesai. Dengan gati yang senang. Ia juga berharap, busa secepatnya, bertemu dengan sang pujaan hati.


Dan segerah melaksanakan ikatan itu.


Sang Pangeran langit, yang sudah sangat lama memperhatikan Clara, serta segala tingkah uniknya itu.


Terutama, yang paling berkesan adalah, saat pertama mereka bertemu.


Saat itu, terjadi pesta di kerajaan langit. Dan seperti biasa.

__ADS_1


Putri Clara ketiduran, dan terlambat datang.


Sedangkan sang pangeran langit, sedang bisan dan duduk diluar halaman istana.


Nampak hari sudah mulai larut. Pesta terus berlanjut, walau tampa putri Clara. Karena sang orang tua, tidak menyadarinya.


Barulah, mereka sampai dan menyadarinya. Serta terciptalah, senyum canggung, dan mereka memutuskan untuk terus melanjutkan.


Putri Clara. Baru terbangun, dan melihat waktu. Dengan cepat. Ia bergegas menuju istana langit.


Ia yang telat datang, tiba didepan gerbang dan langsung dihadang, semua para penjaga dan meminta, untuk menunjukkan surat undangan.


Putri Clara, ya g tidak membawa surat undangan itu, terpaksa diusir oleh para penjaga gerbang.


Serta kini, ia terus mencari cara untuk memasuki istana tersebut.


Sampai ia mulai melewati gerbang samping, dengan secara diam-diam. Dan juga ia mulai terbang, mengepak kan sayapnya.


Tapi sayang, selalu saja, pendaratannya, tidak perna mulus.


Saat Clara turun, dan hendak mendarat diteras samping istana tersebut.


Clara jatuh menimpa pangeran, dan memberinya, Ciuman pertama.


Karena, jatuh yang tidak sempurna, serta menimpa tubuh pangeran.


Tapi Clara yang panik, serta merasa bersalah, terus meminta maaf, dengan terus menundukkan kepalanya.


Tapi terus pula, melajukan kesalahan, dan membuat, benturan di kepala mereka.


Pangeran, sampai hampir jatuh. Tapi juga, merasa terhibur, dan tidak merasa bisan kembali.


Dan sampai putri Clara berlari masuk, serta mendekati kedua orang tuanya.


Pangeran yang tertarik, serta terus membuntuti Clara. Hingga ia mengetahui.


Kalau Clara, adalah Putri dari kerajaan Unicorn. Serta tampa mereka sadari.


Kalau kedua keluarga mereka pun, telah membuat kesepakatan.


Dan hingga kini. Sang pangeran, dengan senang hati. Menerima kesepakatan tersebut.


Tapi tampa di sadari Clara. Kini Clara telah jatuh hati pada manusia biasa.


Dan mereka, mempunyai banyak perbedaan, serta sangat sulit untuk bersatu, sehingga membuat Clara memutuskan untuk menahan perasaannya.


Dan segerah melepas perasaan itu, sebelum perasaan tersebut, semakin dalam.

__ADS_1


Tapi kini, ia bekum bisa pulang, sebelum keinginan terakhirnya terlaksana.


Ia memohon kepada Ayahnya, sampai membuat sang ibu, sangat kecewa dan kembali sakit.


Kini Sang Raja sangat bimbang. Keputusan menghukum nya turun ke bumi, memang terdengar kejam.


Ditambah saat itu, semua kekuatannya di ambil dan ia tidak memiliki satu apapun, yang akan bisa diandalkan.


Sang Raja menatap sedih kepada sang istri. Berharap semua ini cepat berakhir dan mengembalikan kebahagian keluarga ini seperti dulu lagi.


Dan kini, di alam bumi. Putri Clara nampak bimbang, takut harus berucap Seperti apa, dan banyak mengecewakan semua orang.


Ia dengan tegas, kembali mengambil keputusan. Ingin menyenangkan Gebi besok, dan mengatakan kebenarannya, serta segerah pamit kepada semua rekan kerjanya, beserta bos di kantornya.


Dan akan segerah kembali. Ke Negri kelahirannya.


Sampai Lelah, kini Putri Clara mulai tertidur, dan tampa sadar kini mereka tidur di tempat yang sama.


Kini Clara yang lelah berbaring di tempat tidur.


Serta Gebi yang merasa aneh, akan sikap Clara saat ini. Ia oun mulai menenangkan diri di depan rumah, hingga mabuk, karena telah beberapa kaleng, ia meminum, minuman keras.


Dan tampa sadar. Gebi yang mabuk, dan masuk ke dalam rumah. Serta kini masuk kedalam kamar, dan tampa sadar, kini mereka telah tidur, sat ranjang. Dengan bangun dan posisi yang saling berpelukan.


Sontak saja, Clara yang pertama bangun, dan melihat penampakan ini.


Ia langsung memekikkan suaranya. Serta langsung membuat Gebi terbangun dan langsung menutup telinganya, serta berkata, "kenapa kau ribut pagi-pagi sekali. Sambil terus memegangi kepalanya yang masih sakit, akibat ulahnya mabuk semalam.


Terang saja Clara marah, dan menampar wajah Gebi, untuk segerah menyadarkannya, dan terus mengumpat.


Karena melewati batas kesabarannya. Gebi baru tersadar, selepas ditampar Clara. Dan mulai panik, serta langsung segerah meminta maaf ke pada Clara.


Tapi Clara yang kecewa, hingga ia mengungkapkan semua, dan memutuskan untuk segerah pergi dari tempat tersebut, dan meninggal jan semua surat yang di tulisnya, untuk semua rekan dan bos dikantornya.


Serta terdapat pula, surat pengunduran dirinya. Dan semua itu, segerah dititipkan pada Gebi.


Gebi yang masih syok dan tidak percaya, masih terus ingin menjelaskan dan juga mengungkapkan perasaannya kini.


Tapi karena, Clara yang terlanjur kecewa, sehingga ia telah memutuskan semua ini.


Dan kini, Gebi mulai mengetahui, asal usul dari Clara, dan tetap akan mengejarnya.


Walau mereka berbeda. Tapi Gebi terlanjur, telah memiliki perasaan tersebut.


Tapi bagaimana caranya, Gebi masih belum tau.


Dan kini melihat Clara ya g hendak pergi, Gebi mencoba terus menahannya. Tapi.....

__ADS_1


__ADS_2