
Setelah Gebi keluar dari ruangan nya Alexa, Gebi pun segerah ke meja kerja nya dan menghampiri Clara sambil berucap....
Semua yang ku kata kan tadi apakah sudah siap...???
Iya...Gebi, ini semua sudah ku siap kan dan yang kau ajar kan tadi juga, sedikit aku mulai mengerti kegunaan nya.
Hemmm..."bagus lah..."Gebi berucap...
Sebenar nya aku tidak mau melibat kan mu dalam hal pekerjaan berbahaya ini Clara, Dan bila kau tak ingin ikut juga tidak mengapa, kau juga bisa bekerja santai duduk di kantor ini, menunggu hasil setelah aku pulang sehabis mendapat kan berita itu untuk di susun kembali.
Tidak Gebi, aku asisten mu, mana mungkin aku membiar kan mu sendiri dalam kesusahan dan hanya menerima hasil nya saja dengan enak, sedang kan kau dalam setiap detik akan ada bahaya yang menimpa mu.
Aku tidak tenang akan hal itu, Dan biarlah aku ikut, serta kita bisa bersama melewati setiap detik moments itu juga akan ku Jadi kan pelajaran dan pengalaman, karena waktu ku juga tidak mungkin Selama nya bersama mu, yang sedikit-demi sedikit telah berlalu, kita akan segerah berpisah.
Apa yang kau kata kan Clara, aaahhh..."iya..aku sadar Kau hanya menumpang, tapi setelah ku pikir, kau tidak terlalu buruk juga rupa nya, Dan aku mengizin kan kau untuk tinggal Selama waktu kau suka Clara.
Tidak Gebi, kau tidak mengenal ku, tapi karena waktu ku terbatas dan aku tidak mau menghilang kan moment's yang beharga ini. Ayo Gebi....sebaik nya kita segerah jalan saja, untuk mengejar berita tersebut.
Gebi segerah melihat jam pergelangan tangan nya, ah..iya...ayo kita segerah jalan...
Biasa nya Nyonya Susan seperti Jam saat ini iya telah berada di panti Damai bakti yang di tengah kota untuk menyerah kan beberapa parsel serta menyiar kan nya, agar kembali terpilih di tahun berikut nya.
Hemmm...sungguh licik, karena sesuatu iya berusaha untuk memamer kan nya, Dan aku merasa, ada sesuatu yang lebih besar di balik ini semua.
Iya..semoga saja, Dan Ayo kita jalan Gebi..."Dengan senyum termanis nya Clara pun memberi semangat ke pada Gebi, hingga kini mereka berdua berada di dalam satu Mobil yang agak tua serta masih bisa di guna kan, hingga sekarang menuju ke tempat tujuan mereka.
__ADS_1
Sesampai nya di sana, semua telah bersiap untuk segerah mengambil gambar Nyonya Susan yang nampak bersemangat dan berseri tersenyum dengan lebar nya serta setelah keluar dari dalam Mobil mewah nya itu, Dan kini iya melangkah dengan pasti dan senyum mengembang nya, menghampiri para ketua Dan pengurus panti saat ini.
Beberapa orang pun nampak sudah memotret moments ini, untuk berita selanjut nya, Dan Gebi pun dengan antusias, ikut mempoto nya dengan juga bantuan Dari Clara serta, karena Clara yang pokus membantu Gebi saat ini pun, Tampa sengaja di tabrak oleh Salah satu reporter dari kru perusahaan sebelah, hingga yang saat ini dia sedang membawa air kopi yang bertabrakan pun menjadi kan, saat ini pakaian Clara menjadi Kotor yang ternoda yang terkena kopi.
Sesaat Clara ingin marah, Dan melihat kepanikan nya, membuat Clara menurun kan emosi nya dan segerah menarik napas panjang.."hah...
Seseorang tersebut..., telah berulang kali meminta maaf ke pada Clara dengan wajah yang pucat, takut iya mendapat masalah besar di tempat itu, Dan Clara melihat kepanikan nya, segerah mengusir amarah nya dan meredam nya.
Dilihat orang itu, Clara sudah memaaf kan nya dan iya pun sudah nampak lega, serta dengan segerah mungkin menghampiri rekan kerja nya.
Tinggalah Clara yang saat ini, nampak bingung harus membersih kan pakaian nya tersebut.
Iya pun berkata ke pada Gebi, yang akan membersih kan pakaian nya dan segerah kembali, untuk kembali membantu nya.
Gebi yang melihat nya pun tak tega, hingga berucap, apakah aku perlu menemani mu Clara.
Akan sebaik nya ada yang bertugas, kalau ingin mendapat kan berita yang lebih baik, aku akan baik-baik saja kok, tidak perlu berlebihan memikir kan nya, yang saat ini membuat Gebi menaik kan kedua Alis nya dengan sambil berucap dan memegangi camera nya.
Apakah kau yakin Clara...!!!
Hemm..."Clara menjawab dengan santai dan senyum Manis nya, yang membuat Gebi luluh serta berucap kembali...
Yah sudah...!!!
Kalau begitu, berhati-hati lah dan segerah lah kau kembali, agar aku tidak nampak cemas nanti nya.
__ADS_1
Okey..."Dan terimakasih Gebi, aku akan segerah kembali dan segerah membantu mu, serta saat ini pun, Clara sudah berbalik meninggal kan Gebi serta mulai mencari sesuatu tempat untuk membersih kan nya, hingga iya menemu kan seseorang yang ada seperti sedang sibuk juga mempersiap kan sesuatu dan nampak sedikit sibuk, karena di lihat dari raut wajah nya, yang nampak kelelahan.
Clara pun mencoba memberani kan diri untuk berta nya dan segerah menghampiri nya.
Maaf...Nyonya....!!!
Apakah aku bisa menumpang sedikit ke dalam toilet nya, Dan lihat...baju ku sedikit Kotor karena ada sedikit kecelakaan tadi di depan, Dan aku ingin segerah membersih kan nya sekarang, Dan apakah aku boleh sedikit menumpang Nyonya.
Dengan raut wajah yang bimbang, Clara ragu di perboleh kan, karena Nyonya tersebut tidak menampak kan senyuman nya sedikit pun, Dan lama mendiam kan nya serta malah saat ini iya pun, memperhati kan keadaan Clara dari atas hingga ke bawah.
Hingga Clara pun, dengan memberani kan diri nya dan dengan suara yang sedikit di rendah kan, mencoba memohon agar segerah di izin kan, karena iya benar nampak tak nyaman dengan keadaan nya saat ini.
Maaf Nyonya..."Apakah saya tidak di izin kan, kalau tidak di izin kan, Maka aku akan segerah mencari solusi Lain nya..."dengan raut yang nampak sedikit kecewa, Clara berpikir...kalau iya tidak akan di izin kan.
Hemmm..."Akhir nya Nyonya tersebut berucap dan segerah berkata lagi dengan suara berat nya iya pun kembali berucap...
Kamu boleh memakai nya, Dan jalan nya iyalah, ikuti saja lorong kecil itu menuju jalan samping belakang pojok, Dan kau akan segerah menemu kan nya, hingga sesaat berkata, Nyonya itu pun langsung melanjut kan pekerjaan nya.
Clara belum sempat berkata terimakasih, tapi Nyonya tersebut malah sudah meninggal kan nya, Dan Clara berpikir, mungkin pekerjaan nya terlalu banyak, hingga tidak bisa meladeni nya terlalu lama di sini.
Hem...dengan menaik kan kedua bahu nya..Clara berpikir, yasudah lah, yang terpenting adalah saat ini iya segerah menemui kan toilet dan membersih kan nya.
Tetapi setelah sampai di toilet, terdengar lah sesuatu keributan yang mengata kan kalau mereka seperti mendapat sedikit masalah dan saat ini karena Nyonya mentri sedang masa di ambil berita nya, iya tidak bisa menyampai kan nya.
Clara menutup mulut nya dengan kedua tlapak tangan nya, Dan dengan fokus segerah sedikit mengupung obrolan mereka yang sedikit menarik bagi Clara.
__ADS_1
*****
Kita sambung lagi nanti yah..and see you Dan makasih juga dah baca.