
Susan keluar dari kamar , menuju meja makan .
Susan melirik kearah Derick yang dengan santai menikmati sarapan .
" Morning Nona " sahut Manager Lee .
"Ahh , Morning " Susan sedikit Gugup .
Manager Lee melihat pasti ada terjadi sesuatu antara Derick dengan Susan kemarin .
" Tuan ,Kita akan hadir di acara penghargaan Untuk perusahaan K ?" tanya Manager Lee .
Derick memandang kearah Susan , Susan terkejut dengan Tatapan Derick , Susan segera menundukkan Kepala tidak berani melihat Derick .
" Susan hari ini Kita akan Antar ke kantor " ucap Derick
" Ahh , Jangan , Aku bisa berangkat sendiri" jawab Susan .
" Tidak ada kata menolak " ucap Derick kepada Susan .
" kan masalah ini sudah dibicarakan dari awal " ucap Susan sedikit kesal
" Kenapa kamu takut orang kantor akan melihat , kemarin semua mereka sudah melihat . jadi tidak usah ditutupkan lagi ." jawan Derick ikut kesal .
Susan terdiam , tidak berani bahas masalah kemarin , Setelah Selesai Derick menunggu Susan di didalam mobil , Susan terpaksa mengikuti apa yang dikatakan Derick , Susan Masuk kedalam Mobil dan duduk disebelah Derick .
Derick memegang tangan Susan ,Susan terkejut .sambil melihat kedepan apakah Manager Lee ada memperhatikan Mereka .
" Kenapa , Bukan kemarin kita sudah tidur bersama , kenapa harus malu-malu ?" ucap Derick kepada Susan .
Susan terkejut mendengar yang dikatakan Derick , " kamu " susan langsung diam dan melirik kearah manager Lee .
"Itu memang benar , Kemarin kamu lebih agresif dari aku " ucap Derick lagi sambil mengoda Susan.Susan kesal karena malu , kenapa hal seperti ini dibicarakan didepan orang .
Susan diam dengan kesal tidak mau menjawab Derick .Sedangkan derick tersenyum melihat Sikap Susan yang malu-malu itu .
__ADS_1
sampai di belokan Kantor Susan , Susan minta berhenti , Susan tidak mau berhenti pas didepan Pintu kantor .
tetapi Derick tidak mau mendengarkan SUsan, Derick tetap berhenti didepan kantor Susan , Susan kesal dan marah kepada Derick , Susan turun dari mobil tanpa pamitan dengan Derick , tetapi sikap Susan itu membuat Derick semakin senang .Derick merasa godaan nya terhadap Susan sangat menyenangkan .
Susan dengan Cepat masuk kedalam kantor supaya tidak ada yang memperhatikan nya , Susan masih merasa tegang dengan Kejadian kemarin , Apa yang akan terjadi di kantor nanti , pasti mereka semua akan menanyakan apa Hubungan Dia dengan Derick , Apa yang harus Susan jawab .
Susan mendapat telepon saat Susan berjalan masuk keruang kerja nya ." Hallo "
" JAngan lupa kalau nanti mereka tanya , aku siapa , kamu jawab aku adalah Suami kamu " ucap Derick dari suara Telepon tersebut .
" Apa , jangan mimpi ." Susan kesal dan langsung menutup nya .
Susan dengan pelan-pelan melirik apakah ada hal janggal diruang kerja nya .
Susan melirik kanan -kiri , Semua karyawan biasa saja , Mereka tidak ada respon apa-apa kepada Susan .
Susan jadi heran , Ada apa sebenar nya , Bukan mereka tidak ada yang suka dengan Dia , apa lagi tahu Derick yang datang ,menjemput nya .
Susan duduk ditempat nya, tetapi hati nya masih tetap gelisah ,Seperti nya Suasana nya sangat aneh , Tidak ada satu pun menyapa dia dan Mereka hanya kerja tidak memperdulikan Susan .
Susan ,mencoba menenangkan Diri .Dan melanjutkan kerjaan nya .
Susan terkejut dan melempar kan air panas itu .tangan Susan merah karena terkena panas .
Susan segera berlari mencari apakah ada salep yang bisa pakai .ternyata dicari-cari tidak ada .
Susan bergegas ke bawah untuk kesebuah market untuk membeli sesuatu .
Saat Susan baru keluar dari pintu kantor , Didepan tiba-tiba ada mobil berhenti , ternyata Derick ,Susan terkejut .
Derick membuka kaca menyuruh Susan masuk , Sedangkan Susan sedang memenggang tangan nya yang terkena panas itu .
Susan masuk kedalam mobil , Derick terkejut melihat tangan Susan yang merah ." kenapa ?apa yang terjadi ?" tanya Derick panik .
" Tadi tidak snegaja kena air panas yang baru mendidih ." jawab Susan .
" Derick menyentuh tangan Susan ." Aww , sakit " ucap Susan .
__ADS_1
Derick segera melaju mobil dan mencari apotik untuk membeli salep .
Akhir nya mereka sampai didepan apotik , Derick memberikan salep ditangan Susan .
" kenapa kamu tidak perhatikan , air panas dipegang ." tanya Derick .
" Iya , aku melamun tidak sadar aku menyentuh air panas ." jawab Susan .
" Masih sakit ?" tanya Derick .
" Sudah mendingan ." jawab Susan .
" oh ya kenapa ada di kantor tadi ." tanya Susan .
" tadi nya mau mengajak kamu makan siang ." jawab Derick .
" MAkan Siang ...berani sekali datang ." ucap Susan teringat pembicaraan tadi pagi .
" kenapa , apa salah aku makan siang bersama dengan Istri aku ." ucap Derick ..
" aahhh ,,,,Stop jangan mengatakan kata-kata itu ." ucap Susan .
" Kenapa , apa kamu tidak mau jadi istri aku ?" tanya Derick kesal .
" Bukan begitu , sekarang kita itu belum menikah bagaimana bisa ada status suami , istri ?" jelas Susan kepada Derick .
" Kata siapa kita belum menikah , Umur 17 thn kamu sudah menikah dengan aku . apa kamu lupa ?" Derick meningatkan Susan kembali .
Susan menatap Derick , " Males meladeni kamu ." ucap Susan .
" Sekarang antar aku kekantor ." ucap Susan kepada Derick .
" Kantor , kamu kan belum makan ." kita makan dulu " ucap Derick kepada Susan .
" Makan , sudah tidak sempat , bentar lagi sudah habis jam makan Siang .Aku harus kembali ke kantor ." ucap Susan .
" Aku lapar ." ucap Derick .
__ADS_1
" kamu makan sendiri , aku mau pulang ." ucap Susan
Derick menghidupkan Mobil , tetapi Derick bukan mengantar Susan kekantor , Derick membawa Susan kesebuah Resto .