
Susan Berangkat kerja , Susan tidak menunggu Derick , saat Derick bertanya ternyata Susan sudah berangkat , Derick bingung kenapa hari ini Susan tidak tunggu untuk berangkat bersama .
Susan sampai kantor , Manager Susan dengan Sinis memandang Susan .Begitu juga semua orang yang kerja disana memandang Susan dengan Sinis .
Ternyata Di group kantor Susan Tersebar kalau Susan sudah merebut tunangan Orang yaitu CEO Derick , semua kabar itu ditimbulkan dari manager Susan , Sebab Manager Susan baru-baru ini bertemu dengan Jenifer .
Jenifer sengaja mendekati manager Susan , dan menceritakan Berita Bohong .
tujuan membuat Susan Tidak tahan dan pergi dari kota ini .
langkah Susan semakin Berat , Dikantor tidak ada satu pun orang yang mau mendekati Susan , Hati Susan semakin ingin lari dari semua masalah ini .
Derick mencoba menghubungi Susan untuk menjemput pulang tetapi Susan mengatakan kepada Derick kalau dia banyak kerjaan dan kemungkinan lembur .
dalam beberapa hari Susan menghindari Derick terus , Pagi-pagi Susan berangkat dan malam-malam Sekali baru pulang .
Disamping itu Susan ternyata dengan Vincent mencari Sebuah Rumah untuk tempat tinggal Baru Susan , Susan berencana untuk keluar dari Rumah Derick . Susan tidak sanggup untuk tinggal Bersama dengan Derick , akan terasa semakin berat untuk meninggalkan Derick kelak .
Vincent hanya bisa mendukung semua keputusan Susan , Meskipun Vincent tidak mau melihat Susan semakin sedih .
" Susan , Apa kamu benar akan berpisah dengan Derick ?" tanya Vincent .
Susan hanya Diam saja .
" Apa yang bisa aku bantu ." tanya VIncent .
" Mungkin kedepan nya kamu akan sedikit disusahkan ." ucap Susan .
" baik , aku tidak apa -apa ." ucap Vincent .
Vincent tahu maksud Susan , Dengan mengambil namanya menjadi tameng Susan .
Derick merasa dalam beberapa hari Susan selalu menolak dan menghindar dari Derick , Saat Susan pulang dengan Vincent yang mengantari nya .
Derick menunggu didepan pintu dengan kesal dan marah melihat kalau Susan turun dari mobil bersama dengan Vincent .
__ADS_1
Susan terkejut ternyata Derick menunggu nya .
Susan segera menyuruh Vincent kembali , Susan tidak mau menyulitkan Vincent ." kamu yakin bisa mengatasinya ?" tanya Vincent .
" Iya , cepat kamu pergi ." ucap Susan .
Susan berusaha dengan santai berjalan masuk dimana Derick sedang berdiri .
" Sudah malam , kenapa masih di luar ?' tanya Susan yang berusaha seperti biasanya.
" kamu bilang ada lembur tetapi kenapa kembali dengan Vincent ." tanya Derick kesal .
" Iya aku ada urusan dengan Vincent jadi sekalian Vincent mengatar aku pulang ." jawab Susan .
" apa yang terjadi kenapa beberap hari ini aku menghindari aku ?" tanya Derick .
" Aku ..menghindar mana mungkin menghindar .. aku banyak kerjaan di kantor ." jelas Susan dengan Sedikit Gugup .
" Kamu jangan bohong aku sudah tanya kantor , kalau kamu selalu pulang tepat waktu ." ucap Derick .
Susan terkejut , Susan semakin panik .
Susan berniat dengan alasan emosi Derick membuat tidak tahan dan juga menjadi alasan untuk pergi dari kehidupan Derick .
" Apa maksud kamu tidak tahan ?" Derick semakin kesal
" iya , Aku sudah tidak tahan , aku pikir-pikir kita tidak ada kecocokan , aku ingin kita pisah ." ucap Susan , Suasn berusaha tegar untuk mengatakan nya .
" Pisah...." dengan erat Derick mencengkram kedua tangan Susan .
Susan mencoba melepaskan dari cengkraman Derick .
" Lepaskan , benar aku tidak tahan dengan sikap sesuka kamu , sikap yang tidak percaya , sikap emosi kamu .semua aku tidak tahan ." ucap Susan sambil lari kekanar menghindar DErick .
Karena Susan takut makin lama , Susan tidak bisa melanjutkan sandiwaranya , sampai dikamar susan menangis .
Derick mengedor-ngedor pintu kamar Susan , tetapi Susan tidak membukakan untuk Derick . Susan segera membereskan Semua barang nya kedalam koper .Susan berencana besok akan meninggal kan tempat Derick .
__ADS_1
Tetapi Derick tidak mau beranjak dari kamar Susan , sampai pagi Derikc duduk di depan kamar Susan .
Saat Susan membuka pintu dengan Kopernya , Susan terkejut kalau Derick yang duduk di bawah pintu kamar nya .
Derick terkejut dengan suara pintu kamar Susan , Derick bangun melihat Susan sudah membereskan barang nya .
" Susan kamu kenapa ?" tanya Derick .
" Aku sudah katakan kemarin malam " ucap Susan .
" Tapi kenapa ?" tanya Derick heran .
" Biasa kita bertengkar tetapi akan kembali baik , tapi ini kenapa sampai kamu mau pisah ." tanya Derick .
" Aku sadar kalau aku lebih menyukai Vincent ." ucap Susan .
" Vincent ?" Derick semakin bingung .
" Aku Sekarang akan hidup dengan Vincent , selama 5 thn vincent lah yang selalu ada , saat aku kesulitan Vincent selalu ada disamping aku , bahkan waktu aku di culik, Vincent yang mati-matian menolong aku ." ucap Susan .
" Aku tidak mau salah memilih , aku sadar Vincent lah yang aku butuhkan ." ucap Susan
Susan segera pergi , Susan tidakĀ mau lama-lama ,. Susan takut semakin lama , semakin tidak tega meninggal kan Derick .
Susan berjalan keluar dengan Koper , Derick mengejar Susan keluar . ternyata diluar sudah ada Vincent yang menjemput Susan .Derick menghampiri Vincent .
" Apa yang kamu lakukan ?" tanya Derick .
" Aku tidak mau ada keributan , semua sudah dijelaskan Susan , jadi termia saja ." ucap Vincent kepada Derick .
Susan bergegas jangan sampai salah paham semakin besar , Susan mendorong badan Derick menjauh dari Vincent .
" Derick tolong hargai keputusan aku , sudah aku katakan Kita berpisah sekarang , " ucap Susan tegas dengan menahan segala perasaan .
Derick berdiri diam melihat Susan dan Vincent pergi begitu saja .
Derick tidak habis pikir kenapa Semua begitu tiba-tiba , pada hal nya kemarinnya baik-baik saja .
__ADS_1
Sebenar nya apa yang terjadi ....