
Polisi mendapat Info tempat persembunyian orang yang bekerja sama Dengan Jenifer telah Ditemukan , Polisi Berencana akan mengadakan penyerbuan Terhadapa Kelompok tersebut .
MAnager Lee Menggabarkan kepada Derick . Begitu Juga Vincent ..Polisi mengabarkan Info tersebut .
Sedangkan Sikap Jenifer semakin hari , Semakin Mengila , Semua apa yang Dilakukan selalu di gagalkan dan tahan oleh Vincent , Karena Vincent telah mendapat kepercayaan Penuh dari Orang tua nya .
Jenifer merasa tidak adil , Segala apa yang Dilakukan Nya selama ini untuk perusahaan , Semua sudah di ambil alih oleh Vincent , Bahkan Jenifer mencoba mengancam Vincent dan Orang tua .
Terjadi keributan Besar Di rumah Jenifer dan Vincent .
" Aku tidak akan memaafkna kalian " ucap Jenifer dengan MArah .
" Jenifer , masih ada Kesempatan untuk berubah ." ucap Vincent .
" berubah , ooo kamu sang malaikat .." cetus Jenifer kesal .
" Kamu kira bisa menang dari aku ?' tanya Jenifer kepada Vincent .
" Ini bukan masalah menang atau kalah , Kita ini semua keluarga , kenapa kamu tidak mencoba menerima Kenyataan " ucap Vincent .
" kenyataan ....., bukan kenyataan seperti ini yang aku mau ." Jenifer menjerit .
Dengan Arogan jenifer mengamuk , MAma Jenifer berusaha menelepon Dokter untuk memberikan Obat penenang buat jenifer .
__ADS_1
orang tua Jenifer tidak menyangka kalau Jenifer akan berubah menjadi seperti ini .
kenapa Jenifer menjadi orang yang berbeda dengan Biasanya , Dulu jenifer selalu menjaga keanggunnan Dirinya .
JEnifer membanting semua barang yang dilihat nya , Tidak ada yang berani mendekati nya , waktu beberapa lama , Dokter yang disuruh datang untuk membantu menenangkan Jenifer , Beberapa perawat menangkap Jenifer dan dokter menyuntikan Obat penenang untuk menenangkan nya .
Mereka membawa JEnifer ke kamar untuk istirahat .
" Vincent mama takut Jenifer akan mengalami gangguan Jiwa ?' Ucap MAma Vincent dengan Sedih .
" BAgaimana Jenifer bisa berubah menjadi seperti itu ?" tanya mama nya .
" Jenifer terlalu ambisi pada Sesuatu , sehingga membuat dia hilang akal sehat nya ." jawab Vincent .
" Ini salah mama , mama terlalu memanja kan nya , sampai dia menjadi seperti ini " ucap mama nya .
Bel rumah Susan berbunyi , Ketika Susan membuka Pintu , Susan terkejut orang yang ada dihadapannya adalah Derick ,
" Derick ?" Sahut Susan .
" Aadaa aappaa kemari ?" tanya Susan .
" KArena Rindu ." jawab Derick .
Susan berusaha menghindari Derick . " Maaf aku sedang sibuk sekarang ." jawab Susan .hendak menutup pintu rumah , tetapi dihadang oleh Derick , dan memaksa untk masuk .
__ADS_1
Susan tidak bisa berbuat apa-apa . akhir nya Susan membiarkan Derick masuk kedalam Rumah nya .
Derick berjalan mengelilingi rumah Susan sambil melihat-lihat .
Susan tidak menghiraukan Derick , Susan sibuk sedang membereskan Rumah .
Tiba-tiba Derick memeluk Susan dari belakang .MEmbuat Susan terkejut dan tidak mampu menghindar,
" Susan , mari kita berdamai dan hidup bersama lagi " ucap Derick dengan Suara yang lembut berbisik ditelinga Susan .
Jantung Susan berdebar kencang , Sepertinya Susan Tidak ada Tenaga untuk melawan Dan melepaskan dari pelukkan Derick.
" Susan , jawablah , ayo kita hidup bersama lagi ." tanya Derick lagi .
" Derick itu tidak akan mungkin , kita terlalu berbeda satu sama lain " jawab Susan
" KArena perbedaan kita , kita seharusnya saling melengkapi ." ucap Derick kepada Susan .
Susan Diam tidak menjawab Derick .
" Susan aku sangat mencintai kamu ." Ucap Derick dengan memeluk Erat Susan .
Air mata Susan tidak tertahan kan lagi , Dari kedua mata Susan Mengalir saat mendengar Apa yang dikatakan Derick .
" Susan aku sangat mencintai kamu , jangan tinggal kan aku , aku tidak bisa tanpa kamu ." ucap Derick lagi .
__ADS_1
Kehangat pelukan Dari Derick membuat Susan tidak berdaya ,Serasa Susan ingin sekali membalas pelukan dan membalas pernyataan Derick .