
Manager Lee menghampiri Derick , " Ada apa ?"
Derick bingung ." Tidak tahu , apa yang terjadi , Susan sekarang pergi meninggalkan aku " ucap Derick dengan Perasaan yang masih bercampur .
" Tapi , kenapa ?" tanya Manager Lee .
" Tidak tahu , Susan Dalam beberapa hari ini menghindar aku , dan sekarang Dia bilang ingin Pisah dan pergi bersama Dengan Vincent ." Jelas Derick kepada Manager Lee.
" Apa ini ulah Nona Jenifer lagi ?" tanya MAnager Lee .
Derick menatap MAnager Lee , " KAlau memang ini ulah Jenifer , Aku tidak akan melepaskan nya ." Ucap Derick dengan Kesal dan marah .
" Susan" Sahut Vincent .
Susan Sepanjang jalan hanya Diam dan tidak bicara apa-apa , HAnya Air mata yang mengalir .Vincent tahu kalau hati Susan masih ada Derick , Susan begitu mencintai Derick tetapi....
" Derick apa kah kita tidak bisa kembali ke Italy ?" tanya Susan .
" Kenapa kamu harus melarikan Diri lagi , Dulu begitu sekarang juga begitu , kamu kira Derick tidak bisa menemukan kamu ?" tanya Vincent .
Susan menatap Vincent dengan kesedihan yang dalam , " Jadi aku harus bagaimana ?" tanya Susan .
__ADS_1
" Susan , apa kamu selalu mau Jenifer menang , kenapa harus selalu kamu yang mengalah ?" tanya Vincent .
" Jenifer memang keluarga aku , tetapi sikap dia sudah keterlaluan ." ucap Vincent .
" Sekarang kamu tenang kan diri dulu , Beri masing-masing waktu buat kalian berdua , untuk Jenifer aku yang hadapi ." ucap Vincent menenangkan Susan .
" Vincent thankyou ..hanya kamu saat ini yang aku punya ." ucap Susan .
" kamu nanti kamu istirahat , jalani dengan biasa dan nikmati yang ada , jangan banyak pikir , agar kamu bisa melawan Jenifer ." ucap Vincent .
Susan mengangguk kepala , Tidak lama kemudian mereka sudah sampai tempat kontrakkan Susan .Setelah semua sudah dibereskan Vincent pergi dari tempat Susan , Susan berusaha tidur , karena mungkin besok akan menghadapi yang tidak terduga , " Aku harus mengumpulkan tenaga untuk menghadapi ." ucap Susan pada dirinya .
Susan memikir kan apa yang dikata kan Vincent kenapa selalu berkorban untuk orang lain.
keesokan hari , Susan berangkat kerja , tempat kontraknya saat ini lebih dekat dari kantor , " Susan semangat , ini adalah lembaran baru ." ucap Susan pada dirinya senidri .
Susan berangkat kekantor , Susan bekerja seperti biasanya , saat menjelang tengah hari , Pemimpin perusahaan menyuruh Susan untuk mengantar beberapa File. karena ada meeting darurat di sebuah Resto . Susan dengan Segera pergi untuk mengantar kan File tersebut . Sampai di resto tersebut , Susan terkejut tiba-tiba Derick berjalan kearah nya . Susan gugup karena harus berjumpa dengan Derick , Tetapi Sikap Derick berbeda . Derick tidak menghiraukan Susan , Derick berjalan dengan meliwati Susan . Susan terkejut dengan Sikap Derick terhadapnya .
Susan berusaha Menenangkan Diri dan menjumpai Pemimpin perusahaan nya .
Bukan hanya Derick dan sejumlah para Direksi , tetapi disana juga Ada Jenifer .
Jenifer tersenyum melihat Susan yang tidak Dihiraukan oleh Derick , Jenifer tahu kalau Susan pasti sudah mendengarkan nya untuk meninggalkan Derick . Setelah SUsan selesai memberikan File kepada pemimpinnya , Susan permisi untuk kembali kekantor , Tetapi JeniferĀ menghalangi SUsan untuk pulang , " Kenapa cepat pulang , Karena Sudah datang kenapa tidak gabung saja ." ucap jenifer kepada pemimpin Susan .
__ADS_1
" Bagus juga , ayo Susan sudah menyusahkan kamu datang ,nanti kita sama-sama kembali kekantor ." ucap pemimpinnya .
" Tidak perlu Pak , Dikantor masih banyak yang harus diselesaikan ." Susan menolak .
" Ini kan jam istirahat , apa pemimpin kamu selalu menyuruh kalian kerja tanpa istirahat ?" sindir Jenifer .
" Sudah ,Susan nanti saja kita pulang sam-sama, ini perintah ." ucap Pemimpinnya merasa tidak nyaman dengan Sindiran Jenifer .
Susan dengan terpaksa duduk bersama dengan mereka , Tidak lama Derick masuk keruang VIP dan duduk berhadapan Dengan Susan , Derick duduk disebelah Jenifer .
Susan merasa tidak nyaman , Rasanya seperti di neraka , melihat sikap Jenifer yang bermesraan dengan Derick , Susan merasa sesak melihat Derick begitu cuek terhadap nya .
Susan menahan semua perasaannya .
Pemimpin Susan trus membahaskan memakan waktu panjang , Susan berbisik dengan Pemimpin kalau Dia kembali dulu , karena masih banyak kerjaan Dikantor .
Pemimpin Susan mengizinkan Susan untuk kembali , karena tidak sangka memakan waktu yang lama.
"Maaf , saya permisi dulu " Susan berpamitan .
Susan melirik ke Derick tetapi Derick tidak menghiruakan Susan .
Susan berjalan keluar sambil menunggu Vincent yang menjemput Susan .
__ADS_1
Ternyata Derick diam-diam menyusul keluar , dan melihat kalau SUsan pergi dengan VIncent .