With You Life And Death

With You Life And Death
Episode 65


__ADS_3


" Setiap kebahagiaan yang aku alami tidak pernah bisa abadi , Kadang aku merasa takut menerima Kebahagiaan , Selalu saja hilang dan sangat menyakitkan hati , Benar kah ada malaikat yang selalu menjaga kita ??.


Rasa sakit didalam hati telalu sakit , sama-sama mencintai tapi tidak bisa bersama -sama ."


Dikantor ...


" Sebentar lagi kita akan meeting " manager Susan mengumumkan kepada semua karyawan


Susan menghelakan nafas , Setiap hari yang dijalan kan begitu Berat .


Semua karyawan masuk kedalam Ruang Meeting , Susan duduk paling ujung , sebab beberapa karyawan tidak bersahabat .


" Kita dalam minggu ini kita akan menghadiri acara kerjasama dengan beberapa perusahaan , jadi semua karyawan harus hadir ." ucap Pemimpin perusahaan .


" Disana akan banyak orang penting-penting , jadi kita harus jaga setiap sikap kita ." pemimpin menegaskan kembali .


" Sebelum itu kita harus serahkan Design yang akan digunakan Sebagai peluncuran Product baru ." ucap Pemimpin Perusahaan .


Semua karyawan memperhatikan Apa yang dikatakan Pemimpin perusahaan .


" Susan , Design kamu tidak akan digunakan dalam product kali ini , saya akan memilih dari Design lain yaitu , Vivian ." ucap Pemimpin .


Semua orang yang ada diruang Meeting terkejut dengan apa yang dikatakan Pemimpin perusahaan ,


Susan hanya mengangguk tidak berbicara apa-apa . Manager Susan tersenyum melihat karya Susan tidak jadi gunkan . Berarti semua Gosip yang mengatakan kalau Susan sudah di campakkan Derick adalah benar .


Meeting selesai , Susan kembali ketempat nya dan mengerjakan pekerjaan nya , Manager Susan menghampiri SUsan ." bagaimana rasanya di campakkan orang ?" tanya MAnager SUsan .


Susan hanya diam tidak menjawab manager nya . " semua akan kembali kesemula yang benar akan kembali , yang palsu akan kembali kesemula ." sindir manager Susan kepada Susan .

__ADS_1


manager Susan meninggal kan Susan , tangan Susan gemeteran , Rasa sesak didalam dada .


Susan pergi keatas Gedung paling atas , Susan menghirup udara segar ,menatap sekeliling dari gedung atas , terasa sedikit nyaman .


Susan merasakan Sentuhan angin , Susan menatap langit yang tampak cerah.


" MAma , apa yang harus Susan lakukan , rasanya Susan ingin menjerit dan pergi jauh dari tempat ini ." ucap Susan dengan meneteskan air mata .


" MAma , PApa .kenapa kalian meninggal kan Susan disini sendiri ." Susan rasanya tidak sanggup sendiri , tidak ada sandaran , Susan merasa lelah dengan Semua nya ." ucap SUsan lagi .


menjelang Sore , Susan membereskan Kerjaan dan bersiap pulang .


Di depan kantor Vincent sudah menunggu Susan , saat Susan melihat , susan tersenyum melihat Vincent yang menunggu Susan .


" Kenapa tidak telepon dulu ?" ucap Susan


" Aku ingin berikan kejutan ." ucap Vincent .


Susan dan vIncent masuk kedalam mobil , dari jarak kejauhan Manager Susan melihat mereka berdua .


MAnager Susan Foto SUsan dan Vincent dan menelepon seseorang .


" Mau makan apa kita ?" tanya Vincent .


" MAkan ...." ucap Susan .


" Aku ingin makan yang di tepi sungai itu ." ucap Susan .


" Okay , kita kesana sekarang ." ucap Vincent


Susan dan Vincent sampai ditujuan , Vincent tahu kalau Suasana Hati SUsan lagi sedih , Vincent berusaha menghibur Susan .

__ADS_1


" Vincent , aku tahu kamu sedang menghibur aku ." ucap Susan .


" Jangan terlalu baik , Aku takut melukai kamu ." ucap Susan .


" Susan dari awal aku sudah terluka oleh kamu ." ucap Vincent dengan tersenyum dan mencandai Susan .


" Dasar ." ucap Susan .


vincent menggantar Susan pulang , " tidak usah masuk , hari ini aku lelah , aku ingin istirahat ." ucap Susan .


" Ok , jangan memikirkan hal tidak perlu ." ucap Vincent .


Susan masuk kedalam apartement nya , Saat pintu Lift terbuka , Susan terkejut , kenapa banyak barang taruh sembarangan sampai didepan pintu rumah Susan .


" Seperti nya tetangga sebelah baru pindah tetapi kenapa barangnya sembarang taruh begitu ." ucap susan sendiri .


Susan menghampiri Rumah tersebut dan mengebel rumah tersebut , Susan tidak tahu siapa yang baru saja pindah .Susan mengebel beberapa kali , dengan waktu bersamaan Telepon Vincent masuk .


" Sudah beres semua ?" tanya Vincent .


" Belum , tiba-tiba sebelah ada yang pindah , tapi barang nya semua berantakkan didepan ," ucap Susan .


" Apa aku balik untuk bicara kan kepada orang nya ?" tanya Vincent .


" Tidak usah , aku bisa ." ucap Susan .


"aku tutup telepon nya ya ." ucap Susan kepada Vincent .


Susan tidak tahu siapa yang ada di sebelah rumah Susan .Susan masih berdiri didepan rumah orang tersebut .


Dari dalam Rumah ....

__ADS_1


Derick melihat kamera bel yang didepan rumah , Derick menatap Susan rasa rindu yang mendalam , Derick tidak bisa muncul didepan , Derick hanya bisa melihat Susan dari kamera Bel .Menatap Susan yang ada diluar rumah Derick .


__ADS_2