
Setelah merayakan UlangTahun Arline, Mereka semua berkumpul di Halaman Belakang. Sembari menyantap makanan yang telah disediakan.
Canda Tawa menghiasi Malam tersebut, Queen Asyik Mengobrol dengan Arline, Melly Dan Rio mengobrol dengan Nauval karna datang terlambat Sisanya Mereka Bermain game di ponselnya.
"Ka Queen, Umur Berapa?" Tanya Arline yang sedang bersana Queen di Ayunan Yang terbuat dari Rotan.
"19 Lin, Panggil Queen aja gausah pake embel-embel kaka. santai sama aku mah" Jawab Queen tersenyum.
"Oalah sama kaya Ka Iqbal, aku boleh panggil Queeny?"
"Iya sama kaya Iqbal ko, Boleh dong dengan senang hati" Queen mengacung kan Jempolnya. "Kalo Arline itu pindahan kaya Iqbal?" Lanjut Queen.
"Oh, engga aku emang di jakarta ka. Ka Iqbal juga di Jakarta tapi Dia pindah Ke PekanBaru tinggal Sama Atok, pindah waktu kelas 3 SMA dan Kuliah disana setahun karna Ka Iqbal Ibu suruh Pulang Ke Jakarta setelah Atok Meninggal" Jelas Arline, Queen Membulatkan Mulutnya.
"Queeny dari dulu di Jakarta?"
"Iya,Cuma Aku sama Fadil Lahir Pas di London karna Ibu Suri Kepengen anaknya lahir disana"
"Lah Queeny sama Ka Fadil Itu Kembar? ish aku baru tau. Ka Iqbal ga cerita soal itu" Seru Arline dengan Dahi yang mengerut.
"Oalah dia cerita apa aja emang?"
"Ada cewek tergeletak di Perpus taunya tidur, itu pasti kamu kan" Arline menunjuk Queen
__ADS_1
"Haha betul sekali"
"Dia Khawatir kirain kenapa ngeletak gitu, pas banget Ka Bani dateng kalo ga dia panggil Ambulan"
"Hahaha, Untung engga" Queen mengelus dadanya. Di lanjut mereka Tertawa bersama.
Queen dan Arline sangat benar-benar asyik mengobrol membahas dari mulai Sekolah,Hobi,Makanan Kesukaan,Impian dan yang Pasti Nyambung ke Kpop Idol.
"Queeny tau Chanyeol jugaaa?" Tanya Arline karna pernyataan Bahwa Queeny mengikuti Chanyel di Akun Instagramnya. Park Chanyeol salah satu member dari Boygroup EXO.
"Tau dong, Kamu suka Chanyeol juga?"
"Lumayan ka, tapi aku lebih suka si D.O cimol"
"Wah seru dong, Kapan-Kapan bareng aku dong. Arline gapernah di Izinin sama Ibu karna gaada temen arlin yang pergi kesana" Arline memasang muka Melas.
"Oke, nanti kita nonton deh. tenang aku Izin ke Bu Mel" Ucap Queen tersenyum di balas dengan 1000 Kata makasih dari Mulut Arline yang tak ada hentinya.
"Ishh, Udah-udah.. Kamar Mandi dimana lin?" Tanya Queen.
"Itu samping Dapur yang paling deket, di Kamar aku Juga gapapa"
"Gapapa Disitu aja, Kan deket" Ucap Quenn, Seraya berjalan Kearah Kamar Mandi yang sudah Di beri tahu Arline.
__ADS_1
Queen pun langsung masuk Kamar Mandi tersebut, setelah Selesai Buang Air Kecil Queen Pun terkejut saat membuka Pintu ada Iqbal di depan Pintu Kamar mandi.
"Astagaa... gue kira setan" Queen kaget.
"Bukan setan ko" Ucap Iqbal dengan nada yang Datar.
"Iya emang makanya gue bilang gue kira setan"
"Iya dah, Udah minggir gue mau masuk" Seru Iqbal karna Queen masih Di ambang Pintu.
"Ahh.. iya lupa.. noh masuk" Ucap Queen lalu hendak berjalan Kembali Ketempat dimana dia dan Arline Berbincang, Namun Iqbal Memanggilnya.
"Ape bal?" Jawab Queen menghentikan Langkahnya, dan Membalikan Badan nya Kearah Iqbal.
"Anu.. Soal Bingkisan tadi gue belum sempet bilang makasih sama lo" Ucap Iqbal
"Oh gapapa, santai aja. Lu udah buka ya?" Queen menatap mata Iqbal.
"Belum ko"
"Yaudah bagus" Ucap Queen seraya Meninggalkan Iqbal.
hmmm.. mood cewe ngeri juga ya. tadi ngasih hadiah sekarang ya kaya ga terjadi apa-apa.. -Batin iqbal
__ADS_1