
Keesokan hari, Queen yang sedang asik menonton kartun di Ruang Keluarga bersama Kedua kakaknya. kedatangan Kakak pertamanya Yaitu Nauval.
"eh big bos udah nyampe" ucap Queen, lalu mencium punggung tangan kakak pertamanya di susul dengan Bani dan Fadil.
"iya, mama papa dinas?" tanya Nauval, lalu duduk berkumpul dengan adik-adiknya.
"ah iya ka dinas" jawab Bani.
"ka Nauval mau minum apa?" Tawar Queen pada Nauval.
"ambilin kaka susu de" jawab Nauval, Queen pun mengambilkan Segelas Susu Coklat dingin untuk Nauval.
"makasih" nauval mengambil menerima gelas yang adiknya beri.
"ka nauval di jemput pa mamat atau taxi?" tanya fadil, cukup terlihat gelisah. karna kalau yislam di jemput pak mamat kemungkinan besar ia masuk rumah lewat basement dan mungkin akan melihat sepedanya yang fadil rusak tak sengaja.
"taxi" jawab Nauval dengan singkat.
"emang kenapa?" lanjut Nauval.
"ah engga ka" jawab fadil.
Queen dan Bani tau bahwa Fadil gelisah jika Sepeda kakaknya fadil tak sengaja rusak.
"gimana Kuliah kamu bani?" tanya Yislam pada bani.
"aman ka" jawab bani dengan santai.
"kalo London sama Fadil gimana?" tanya nauval pada adik kembarnya.
"aman aku ka" jawab Queen
"anu.. rada seret ka" jawab fadil dengan gelisah.
"kenapa emang? bolos terus ya? kakak bilang kan dari awal kalo ang ganiat kuliah mending masuk TNI aja sama papa" ucap Nauval dengan nada yang terdengar kesal, Fadil hanya terdiam.
"papa emang banyak uang, ada Kehormatannya sendiri. tapi bukan karna itu kita nyantai-nyantai tetep harus tunjukin ke papa gimana kempuan kita" ucap Nauval, di dengarkan oleh adik-adiknya.
__ADS_1
"iya ka" jawab Queen, hanya ia yang berani menjawab Nauval.
"Mulai Sekarang kaka kerja di indo, kaka kerja di Cabang kantor kaka. kaka bisa handle kalian" ucap yislam dan beranjak ke pergi kamarnya.
"hufttttt... untung aman" ucap Fadil dengan Lega.
"sekarang benerin sepedanya dih, ketawan ngambek 7 hari 7 malem lhooo" ucap Queen, Fadil hanya mengangguk.
......
Pekanbaru
"Bang Iqbal benar mau pindah?" tanya Adel sepupu Iqbal, kelas 5 sd. ia memasang muka sedih.
"iya Iqbal mau pindah lagi ke jakarta" jawabnya sambil merapihkan barang-barangnya lalu dimasukan kedalam koper.
"yaaaahh" ucap Adel pasrah.
"hmmm nanti juga kesini lagi, ini kan kampung halaman Ayah" jelas Iqbal berenti sejenak lalu menatap adik sepupunya tersebut.
"nanti kalo kesini Iqbal ajak arline" lanjutnya.
"eyy jadi balik kau" Ucap Satria, ia kakak dari adel lebih tua dari Iqbal.
"iya balik" singkat Iqbal.
"iyelah" ucap satria.
Iqbal salah satu murid dari Universitas di Pekanbaru, ia ingin tinggal dengan Atok-nya.
setelah Atok-nya meninggal sebenernya ia ingin melanjutkan kuliah nya di Pekanbaru, Namun Melly menyuruhnya Pulang ke Jakarta.
Suara Ponsel Iqbal berbunyi, tertera bertulis "Ibu Negara" alias Melly sang ibu.
Menerima Panggilan tersebut,
"Halo bal, gimana udah siap?ibu udah kirim Tiketnya ya penerbangan nya lusa." suara melly dari sambungan Telfon.
__ADS_1
"Halo bu, iya udah ini Iqbal lagi beres-beres. iya bu Iqbal udah liat tiketnya. siap bu" jawab iqbal dengan hp yang di selit diantara Telinga dan Bahunya sembari merapihkan Kopernya dibantu Satria.
"oke bal, ibu tunggu di jakarta. ibu ngajar dulu ya. bye" Ucap sang ibu lalu menutup sambungan telfon tersebut.
"kau nak pindah di kampus ayah ibu kerja?" tanyanya satria.
"mungkin, ibu bilang ibu yang ngurus" jawab iqbal.
"eiy di masukkan nya kau Fk! Kimia pun tak sanggup" ucap satria.
"engga lah, pasti sesuai Fakultas yang gue abis di sini sat" jawab iqbal.
~ Keesokaan Lusa.
Iqbal diantar Satria ke bandara.
"kau kapan nak kesini lagi?" tanya Satria sambil menyetir mobil ibunya.
"belum juga pergi udah nanya begitu" jawab Iqbal.
"Hahaha benar ye" Satria tertawa,
"Aku Ambil S2 di jakarta, bulan depan aku wisuda tunggu aku ya" lanjut satria
"makin merajuk tuh si Adel" ucap iqbal
"tak apelah haha"
Sampai di bandara,
"gue berangkat dulu ya bang" ucap iqbal menepuk pundak satria.
"hooh, tunggu aku ye" ucap satria menepuk balik pundak iqbal.
"iye, bawa oleh oleh dari sini ye.. kalo ga kaga gue bukain pintu" ucap Iqbal, Satria hanya mengangguk mendengar perkataan iqbal.
Iqbal pun masuk Untuk Boarding pass.
__ADS_1
dan Setelah 2jam penerbangan Iqbal pun samoai di Kota kelahirannya dan Tempat asalnya.