
"Sabtu malam Bagas yang biasa nya ngapel ke rumah Arini, kini jadwal ngapel nya ia tunda sementara .
ia gantikan jadwal ngapel dengan persiapan untuk kembali pulang ke kampung halaman nya di solo sejak terakhir di telpon Bapak nya di kampung !
Saat itu juga Bagas sudah memesan tiket kereta api jalur expres pada situs tiket online .
"Besok anak ku datang, ucap pak Prapto kepada seseorang yang berumuran sebaya dengan dirinya 54 tahun itu
dengan menggunakan blangkon di kepala nya, baju batik khas solo dan sarung batik, terlihat pak Prapto sedang berbicara yang serius dengan pak Trisno",
Pak Trisno yang sedang menjadi lawan bicara pak Prapto itu tidak lain adalah salah satu sahabat nya.
mereka berdua sedang duduk di halaman rumah pak Prapto serta 2 teh manis dan jamuan jamuan makanan ada di hadapan meja mereka
To "ucap pak Trisno" . .
memanggil nama pak prapto dengan sebutan Toto . . !
"Aku rasa Sarah anak ku pasti manut wae, kalo orang tua sudah berbicara?
sing aku takut kan' yo kae anak mu Bagas ?
Ora gelem, ora terimo karo perjodohan iki . .
Tak ndelo kae anak mu nang kota yo wes mapan jangan jangan anak mu wes nduwe perempuan kota, trus ora trimo rencana kita saling menjodoh kan anak anak kita saiki 'priwe To". . ?
Ucap pak Trisno dengan raut wajah cemas pada pak Prapto",
"Sampean tenang wae lahk !
rencana kita bien pasti bakal jadi nyoto .
nek anak mu dadi karo anak ku lamaran !
keturunan keterunan sampeyan karo awak ku kan iso saling menjaga .
sampeyan ra usah bingung, masalah anak ku, ben aku sing ngandani selaku wong tuo Bagas .
Pak Prapto mencoba meyakinkan pada pak Trisno kalo semua akan baik baik saja dan berjalan dengan baik
Ternyata perbincangan yang serius antara 2 keturunan Raden ini tidak lain adalah sebuah rencana perjodohan yang mereka rencana kan untuk anak anak mereka masing masing .
Perasaan pak Trisno yang berstatus calon besan dari Bagas mulai terasa tenang akan kekhawatiran nya itu
''di jawab oleh pak Prapto''
dengan sangat meyakinkan bahwa semua akan berjalan sesuai rencana mereka .
Yo wes apik kalo gitu 'ucap pak Trisno'
awak ku yo seneng, sampeyan iso jamin anak lanang sampeyan soalan perjodohan iki",
Iyo santai wae . . ?
Minggu jam 8 pagi Bagas sudah menunggu di stasiun kereta api, jadwal keberangkatan jam 9 pagi dan di perkirakan memakan waktu hanya 6 / 7 jam sampai di stasiun solo balapan .
Sambil menunggu kereta tiba Bagas menghubungi Arini soalan keberangkatan nya itu .
"Kamu di sana baik baik aja yah jaga kesehatan 'ucap Arini
__ADS_1
Iya pasti itu mah, orang di kampung ada mamak ku yang jagain !
kamu juga baik baik selama aku tinggal jangan keluyuran terus seperti tuyul . .
masih mending tuyul keluyuran terus dapat uang, kamu keluyuran terus malah masuk angin" ..
haa . .
"maaf kemaren aku keluyuran sampai jam 2 pagi gara gara nganter si Desi bulak balik ngurus pindahan kost nya yang baru",
Ya udah aku tutup telpon nya, kereta yang di tunggu udah sampai !
yang ? . .
jangan lupa salam sama ortu kamu di sana . .
bilang dari Arini calon menantu yang cantik, ramah, baik hati dan tidak sombong . .hi hii
''Arini memuji dirinya sendiri''
Bagas pun tertawa mendengar hal itu .
Bagas udah sampe pak 'ucap bu Dewi memberitahukan Bagas'
ya Bagus suruh masuk dan istirahat !
di lihat nya di depan rumah Bagas sedang di sambut baik saudara atau pun teman teman nya . .
Ternyata kamu datang juga 'ucap pak Prapto'
terlihat Bagas sedang sungkem pada kedua orang tua nya .
tanya Bagas pada Bapak nya itu.
Wes saiki makan trus istirahat, malam tak critani opo maksud kepentingan itu .
Bagas pun menuruti perintah ayah nya dan menunggu hingga malam datang.
di ruangan yang luas dengan beberapa foto dan lukisan lukisan menempel pada dinding ruangan tersebut, terlihat Bagas, bu Dewi dan pak Prapto berkumpul di dalam ruangan tamu rumah Bagas
Bapak ada sebuah kepentingan membahas masa depan kamu, termasuk calon istri kamu. .?
pak Prapto memulai perbincangan nya
"Maksud dari calon istri ku opo to pak . . !
"Bapak mu iki . .
Bien karo pak Trisno, wes sepakat bakal saling monjodoh kan kamu dan anak nya pak Trisno jeneng'nge Sarah",
Bagas kaget bukan main . .
tujuan ingin menceritakan Arini dan hubungan nya, malah di tawari soal perjodohan oleh kedua orang tua nya .
Tapi pak iki wes ora jaman ne perjodohan, wong Bagas nang kota wes nduwe calon pak !
cangkem mu itu le . . ?
Terdengar nada suara pak Prapto mulai meninggi, saat tau Bagas merasa keberatan atas perjodohan ini
__ADS_1
Aku ini Bapak mu . .
"seorang bapak pasti ke pengen memberikan yang terbaik buat anak anak nya, termasuk bapak mu ini !
Bapak wes ngerti opo sing menurut bapak apik kanggo masa depan koe, koe sebagai anak lanang ku nurut wae, ra usah tapi'tapi'an . .
paham ?
Bagas hanya tertunduk tanpa melihat bapak nya yang berbicara sambil berdiri di hadapan nya !
Sang ibu yang melihat suami mulai tersulut emosi, mendekati pak Prapto dengan halus . .
Wes pak ?
sabar, beri Bagas waktu untuk berpikir soal perjodohan ini 'ucap bu Dewi'
Bagas !
"koe anak lanang ku siji'siji ne . .
nek saiki koe manut, gelem karo soalan perjodohan bapak . .
koe masih tak anggap anak Bapak . .
Tapi koe ora gelem putusan bapak . .
koe udu anak bapak meneh !
pancen tak coret koe nang daftar keluarga bapak ?
Bagas meresa tertekan atas ucapan ayah nya itu . .
dia terpaksa harus memilih antara keluarga atau Arini !
Ibu nya mendekati Bagas yang diam dan menunduk di hadapan sang ayah
Terima saja perjodohan ini, dan lupakan yang di kota . .?
"Dulu mama sama bapak mu yo sama, sama sama saling di jodohkan tanpa ada rasa cinta antara bapak karo ibu mu ini !
Tapi rasa cinta bapak sama ibu mulai tumbuh, sejak terlahir nya kamu di dunia, sampai kini kamu tumbuh menjadi dewasa .
anggap saja ini sebagai bentuk balas budi anak kepada orang tua, jangan buat marah bapak mu, apalagi sampai kehilangan muka pada pak Trisno . .
dengan kamu menolak perjodohan ini ?
Mata Bagas mulai berkaca kaca, mendengar ucapan dari ibu nya . . !
Sementara pak Prapto masih terus berbicara tentang perjodohan itu ?
Hingga akhir nya Bagas dengan saran dan tekanan yang ia terima dari orang tua nya, memutuskan setuju untuk di jodohkan oleh kedua orang tua nya .
Esok hari nya . .
kedua keluarga saling bertemu kembali, dengan membawa anak anak nya yang akan di jodoh kan !
Sore itu !
Bagas mengirimkan sebuah pesan pada Arini yang membuat Bagas terpukul atas keputusan nya . .
__ADS_1
dan berjanji akan ke jakarta dan menjelaskan nya besok pagi saat ia tiba di jakarta .