A Sentence

A Sentence
6. King?


__ADS_3

Aca diam dalam kesunyian, dia menatap kosong ke air yang tenang. Namun tiba-tba tatapannya terfokus pada sesuatu yang membuat gelembung di dalam air. 



Air tenang itu seketika langsung bergerak. 



Aca langsung berdiri dan sedikit menjauh saat melihat sesuatu keluar dari dalam air.



Sebuah mermaid, mermaid yang cantik, keluar dari dalam air yang sebelumnya tenang-tenang saja.



Aca terkejut dan menatap takut pada mermaid itu, seorang mermaid perempuan dengan ekor berwarna ungu dengan paduan emas yang terihat seperti seorang bangsawan menatapnya dari atas air. Badan mermaid itu terlihat mengambang diatas air.



Aca terkejut, takut, kagum, semua ada. 



"Aca Kim, kau ternyata gadis yang cantik." ucap mermaid itu dan tersenyum, sangat cantik.



"Perkenalkan namaku Lea, aku tahu, apa kau tidak mengetahui tujuanmu di Pandora? Benar begitu?" tanya mermaid bernama Lea tersebut.



Aca hanya mengangguk sebagai jawaban.



"Jangan takut, aku hanya ingin menjalankan tugasku untuk memberitahu apa yang harus kau lakukan di Pandora. Sebelumnya, ikutlah bersamaku." 



"Apa aku bisa mempercayaimu?" tanya ragu Aca.



Lea mengangguk. "Tentu saja, jika tidak kau bisa membunuhku kapanpun kau mau dengan ucapan mu itu. Aku tahu jika kau bisa melakukan apa saja dengan perkataan mu." 



"Tapi, aku.." Aca terdengar ragu dengan ajakan Lea.



"Aku tahu kau gadis yang istimewa. Danau ini akan merespon orang yang berwujud manusia namun ternyata adalah seorang duyung. Jika tidak percaya, turunkan kakimu kedalam danau ini." 



Setelah mendengar itu, Aca perlahan mendekat dan mulai memasukkan kedua kakinya ke dalam air dan benar saja, dia berubah. Ekornya berwarna merah dengan paduan hijau, Aca terperangah melihat indahnya ekor miliknya itu.



"Bagaimana bisa?" tanya Aca terkejut. Dia tidak pernah tahu jika sebenarnya dia bisa menjadi mermaid.



"Di dunia manusia, kau memang menjadi anak yang biasa dengan kemampuan mematikkan mu itu, tapi di Pandora, kau anak gadis yang luar biasa. Mari ikut." 

__ADS_1



Mau tidak mau Aca harus ikut demi keinginan tahunya tentang tujuan ia berada di Pandora.



.....



Jungkook yang melihatnya hanya diam, dia tahu siapa mermaid tadi yang mengajak Aca. Lea adalah anak dari mermaid yang sebelumnya pernah tinggal di Pan dan sekarang menjadi ratu disegala lautan di Pan, namun sekarang keluarganya tengah mendirikan kerajaan dibawah danau ini agar tidak ada makhluk air suruhan penyihir jahat yang membahayakan perairan.



Jadi Jungkook cukup percaya setidaknya Aca akan baik-baik saja disana.



"Kenapa aku jadi khawatir dengan manusia itu ya? Aduh, tugasku hanya mengawasinya. Jungkook! Fokus pada tugasmu!" ucapnya pada diri sendiri lalu tertawa pelan. 



Jungkook baru sadar jika hari ini ia cukup mengkhawatirkan manusia misterius itu.



.....



Aca masih belum bisa berenang dengan baik, dia belum bisa menyesuaikan dirinya dengan ekor. Dan pada akhirnya ia hanya mengikuti Lea yang menarik tangannya dengan pelan.



Mata Aca benar-benar tidak bisa fokus pada satu titik, ternyata didalam air danau yang terlihat tenang diluar sangat indah, didalamnya terlihat seperti rumah bagi segala macam ikan dengan bentuk dan besar yang berfariasi, bahkan warna ikan-ikan itu terlihat menggiurkan jika dipajang di dalam rumah untuk memanjakan mata.




"Bagaimana bisa danau yang terlihat kecil diluar bisa sedalam dan seluas ini?" tanya Aca sambil berusaha mengerakkan ekornya.



Lea menoleh ke belakang. "Dulu raja membuatnya seperti ini. Sebenarnya ini adalah bagian dari lautan Pandora, namun beliau membuatnya seperti danau dengan membangun sesuatu diluar agar para penyihir jahat tidak tergiur dengan air ini." Lea menjelaskan sambil tersenyum manis.



"Sepertinya raja dan ratu itu sangat berkuasa, benar begitu?" 



"Tentu, beliau sangat berjasa, Pandora dulunya hanyalah sebuah negeri dengan para penyihir jahat, orang-orang diluar juga bisa dibilang seorang penyihir, namun karena keserakahan, kebanyakan orang menjadi penyihir jahat dan berusaha merebut hak besar milik raja. Raja dan ratu membangun Pandora dengan sangat baik, mereka sudah diberkati dengan panjangnya umur mereka."



"Sayang sekali mereka sudah tiada." gumam Aca.



"Hm, sangat disayangkan. Apa kau tahu, Aca?" tanya Lea.



"Apa?"

__ADS_1



"Kehadiranmu ke Pandora sudah menyebar luas, dan pagi ini kami juga mendengarnya lalu dengan kebetulan aku melihatmu yang menangis, aku kira kau adalah seorang penjahat, ternyata bukan. Aku sangat beruntung karena bisa bertemu langsung denganmu."



Aca terlihat berpikir. "Tapi bagaimana bisa? Aku hanya bertemu beberapa orang yang sudah menyelamatkanku." ucapnya. Dan tidak sadar, sekarang Aca sudah berenang sendiri tanpa bantuan Lea. Karena keasikan mereka mengobrol dan Aca tidak menyadarinya.



"Ada seorang pengurus kerajaan yang memberitahu kepada ibu untuk menyampaikan tujuanmu kemari. Dan sepertinya pengumuman penting ibu tentang kehadiran pentingmu mengundang banyak orang untuk mengobrol diluar dan akhirnya banyak yang mendengar."



"Sebenarnya sepenting apa aku disini? Aku hanya seorang anak dengan kutukan berbahaya." 



Keduanya terhenti karena seorang wanita dengan ekor berwarna emas terang terhenti didepan mereka.



"Kau bisa saja menghidupkan raja dan ratu dan mendatangkan putri mereka yang menghilang, nak. Tapi semuanya tergantung pada hatimu. Kami tidak memaksa. Karena itulah kau sangat penting." ucapnya.



"Ibu!" panggil Lea. 



Aca melirik Lea lalu melirik wanita didepannya, mereka terlihat mirip. Aca terlihat tersenyum ramah pada wanita didepannya yang ternyata adalah seorang pemimpin dilautan ini.



"Namaku Liona, keliahatannya kau sedang bingung. Mari ikut denganku, akan diusahakan aku bisa menjawab beberapa pertanyaanmu." 



.....



Oke, Aca, Liona dan Lea tengah duduk diruangan khusus milik Liona yang hanya boleh dimasuki oleh orang tertentu, dan sekarang mereka duduk bersama diruangan tersebut.



"Aku hanya bisa menjawab apa yang bisa aku jawab. Aku tidak menjanjikan bisa menjawab semua pertanyaanmu, nak." ucap Liona ramah. Aca hanya mengangguk sebagai jawabannya.



"Apa aku sebenarnya?" pertanyaan pertama keluar begiu saja dari mulut Aca. Sudah lama sekali dia ingin bertanya seperti itu, dan sekaranglah saatnya. Mungkin dia bisa tahu siapa dia sebenarnya.



Liona mengangguk mengerti. "Aku tidak bisa memberitahumu seluruhnya. Kau adalah anak yang sangat istimewa, nak. Bisa saja hanya kau manusia diduniamu yang memiliki kemampuan dewa ini, aku harap kau bisa menggunakan kemampuanmu dengan bijaksana. Bahkan raja sendiri tidak memilikinya. Dengar, nak. Kau adalah penyelamat kami, kau bisa melakukan apapun sesukamu, bahkan kau bisa membunuh seseorang tanpa mengotori tanganmu. Dan saat ini, kau bisa menyebut dirimu sebagai anak yang istimewa."



"Baiklah, apa tujuanku di Pandora?"



TBC


__ADS_1


Penasaran sama Author mangga dicek IGnya @angelji00 :)


__ADS_2