Air Mata Pernikahan

Air Mata Pernikahan
ancaman bg rama pada ibu


__ADS_3

malam harinya ibu mulai berulah mulai berteriak memanggil ku,untuk segera menyiapkan makan malam.aku segera menuju ke dapur bg rama sempat mencegah ku agar tetap di kamar saja tetapi aku menyakinkan bg rama .tidak apa" bg adek sudah sembuh koq tadi sore kan adek sudah masak banyak.tinggal memaskan masakkan yang tadi sore saja koq kata ku pada bg rama .aku mulai menuju ke dapur.dan seperti biasa ibu pasti memarahi ku dan mengeluarkan kata" kasar pada ku.aku diam saja dan langsung menyiapkan makan malam untuk semua orang yang ada di rumah ini.tidak berapa lama bg rama keluar dari kamar dan menghampiri ibunya.lalu menegurnya kalau aku sampai mendengar lagi ibu menghina dan bicara kasar pada istriku.aku pastikan ibu tidak akan lagi mendapatkan uang sepeserpun dari ku dan naya.dan satu lagi kalau sampai ibu memperlakukan naya seperti pembantu aku tidak segan" lagi berlaku keras sama ibu paham ibu,lebih baik ibu mengurusi rumah tangga ibu saja dan urus suami ibu,jangan hanya mengurus sahabat ibu itu sehingga ibu mendewakannya.aku peringatkan sama ibu jangan sampai ibu salah memilih teman apalagi sampai mengijinkannya bebas keluar masuk dan berkeliaran di rumah ini kata bg rama pada ibunya,tetapi ibunya tetap saja ngeyel dan tidak mau mendengarkan siapapun terkecuali ucapan sahabat nya itu yang didengar oleh ibu.setelah itu ibu menghampiri ku dan langsung mendorong tubuh ku sampai aku terjatuh kelantai ibu kenapa mendorong ku kata ku ,ibu muak punya menantu seperti kamu.ayo ngaku sekarang kamu. pasti kamu sudah guna" ank saya kan sehingga rama berani mengancam saya dan tidak akan memberikan saya jatah uang .mertua ku berkata dengan sangat keras dan sambil menarik rambutku ibu nya bg rama tidak memperdulikanku yang mengaduh kesakitan aw... sakit bu kata ku sambil aku mengelap air mata ku yang jatuh membasahi pipi ku,rasain kamu kan ini belum seberapa awas kalau sampai kamu ngadu ke pada rama saya akan melakukan lebih dari ini sama ku ngerti kamu naya kata ibu bg rama pada ku setelah itu ibunya bg rama baru melepaskan tangannya yang menjambak rambut ku.mengerti bu kata ku cepat.sebelum ibu pergi meninggalkan ku di dapur ibu berbisik tepat di telinga ku kalau boleh jujur sebenarnya aku tidak menerima diri mu di rumah ini apa lagi menjadi menantu ku.karna rama anak ku yang cinta buta itu kepada ku aku jadi harus terpaksa menerima mu menjadi menantu dan istri dari ank ku rama.setelah ibunya bg rama puas melampiaskan amarahnya pada ku barsetelah itu meninggalkan ku seorang diri di dapur dan membiarkan ku mengerjakan semua pekerjaan rumah yang berantakan.sebenarnya aku bukan tidak bisa melawan dan membalas perbuatan ibunya bg rama hanya saja aku mencoba untuk mengalah agar mertua ku itu tidak semakin membenci ku dan aku berharap suatu saat nanti mertua ku mendapatkan teguran dan hidayah agar bisa memperbaiki diri dan menjadi orang yang lebih baik lagi.aku segera bergegas mengerjakan semua nya sendiri sambil aku menangis dan sesekali mengelap air mata ku.dalam hati aku berkata ya Allah kuat kan lah diri ku menjalani cobaan ini.


__ADS_2