
keesokkan harinya setelah ibu tini mertua ku menghitung nominal uang yang di dapat.mertua ku dan sahabatnya yola pergi ke toko perabot untuk membeli satu buah lemari pakaian dan membeli satu buah dispenser air galon .aku biasa aja tidak ada sedikitpun aku mempunyai pikiran negatif tentang ibu nya bg rama.dirumah tidak ada apapun yang mau di olah .sementara hari sudah semakin siang perut ku mulai terasa lapar.bg rama dan juga adik-adiknya sebentar lagi akan pulang istirahat jam makan siang.aku mengambil uang yang di berikan bg rama kemarin malam untuk belanja kebutuhan dapur.aku pun bergegas masak untuk smua keluarga.tidak butuh waktu lama 1jam berlalu semua hidangan sudah siap,pulang lah ibu mertua ku bersama bulek yola sahabatnya,kebetullan bulek yola rumahnya bersebelahan dengan rumah mertua ku buk tini ,smua masakkan yang aku masak tadi telah habis separuh aku pun bingung karna suamiku bg rama,adik-adiknya,dan bapak mertua ku belum,serta aku pun belum ada yang makan lantas kemana masakan yang aku masak td, ternyata ibu mertua ku membawa sebagian makanan yang aku masak tadi ke rumah sahabatnya karna sahabatnya tidak masak dan ingin makan.aku memakluminya karna percuma saja aku bicara pasti aku juga yang akan disalahkn mertua ku. aku pun kembali memasak lagi dengan menu yang lain untuk suami dan keluarganya.saat suami ku sudah pulang istiraht makan siang ibu mertua ku buk tini mengadu hal yang tidak aku lakukan,rama ini istri mu di rumah cuma tidurran aja di kamar gak ada bantu ibu di dapur,dari pagi di kamar terus entah ngpain aja kerja'annya malas sekali jadi istri udah tau suami mau pulang makan siang bukannya masak malah malas-malassan.terus bg rama membentak aku dan memarahi ku habis-habissan tanpa mendengarkan penjelassan dari ku.air mata ku tidak dapat ku bendung lagi tanpa terasa air mata ku pun jatuh terus membasahi pipi ku.aku pun tidak jadi ikut makan bersama bg rama.rasa lapar ku hilang seketika mendengar tunduhan dan bentakkan dari bg rama.ketika malam hari tiba aku ikut berkumpul bersama bg rama ,keluarga,dan sahabat ibunya bg rama yang bernama bulek yola saat kami berkumpul tiba-tiba bulek yola berbicara kepada bg rama.rama itu anaknya kawan bulek ada janda mau rama biar bulek kenalli nanti langsung pada saat itu aku seperti di sambar petir apalah maksud dari ucapan bulek ni.sementara aku dan bg rama baru menikah 5hri .langsung aku berlari ke kamar kami .aku menangis sejadinya,kebetullan kamar kami sudah dipasang lampu dan sudah ada aliran listriknya baru semalam lampunya di pasang .bg rama ikut menyusulku ke kamar.dan meyakinkanku .abg gak akan dek ninggalli adek apa lagi menduakan adek bg rama berkata demikian sambil memeluk tubuh ku dan menghapus air mata ku yang sedari tadi membasahi pipi ku.hari pun samakin berlarut kami pun tidur,sebelum kami tidur bg rama sempat bertanya kepada ku.adek udah selesai haid nya.dan aku menjawab udah bg,td sore baru habis mandi wajib .bg rama kenapa nanyak gitu.bersambung