
"Ga..,!?" panggil Vania.
"Hm?" jawab Ega yang tetap fokus dengan aktivitas nya menata buku-bukunya di atas rak.
"Kenapa kamu ketus gitu sih sama Rico tadi? padahal kan dia udah minta maaf,lagian tuh ya kalau cewe lain tuh mesti bakalan klepek-klepek tuh kalau ketemu sama si Rico" ucap Vania yang dengan membayangkan gadis-gadis di kampus nya yang begitu ngefans nya ke cowok satu itu.
"Sama dong kaya kamu,ngeliatin dia udah kaya apaan tau"ucap Ega yang masih kesel sama kejadian di kampus tadi siang.
"Jangan gitu dong Ga,kamu tuh harus move on jangan sama kan semua laki-laki itu kaya mantan cowok kamu yang brengsek itu" ucap Vania yang ikutan emosi gara-gara ingat cerita sahabat nya di masa lalu.
"Udah lah jangan di ungkit lagi bikin mood aku down tau ngga" kata Ega yang entah mengapa menambah kebencian nya pada sang mantan.
"Maaf" ucap Vania yang sudah memeluk sang sahabat.
Ega hanya bisa tersenyum agar Vania tidak merasa bersalah.
"Mulai sekarang kita kubur dalam-dalam itu kenangan dan menyambut kehidupan yang baru dengan ceria" Vania dengan semangat mengucapkan nya dan di angguki oleh Ega.
💓💓💓💓💓💓
Di sisi lain Rico masih saja memikirkan gadis yang dia tabrak itu dengan senyuman karena teringat tingkah gadis itu, Jujur saja dia kaget dengan sikap sang gadis yang menurut nya unik karena biasa nya semua gadis di kampus nya akan salah tingkah atau pun gugup jika bertemu dengan nya, terkadang mereka saling berebut perhatian nya
__ADS_1
namun kali ini beda, dia jadi bertambah penasaran dengan gadis itu.
"Bengong ajah loe lagi mikirin apa sih? kesambet mbak-mbak penghuni pohon ciplukan baru tau rasa loe" ucap Dika membuyarkan lamunan Rico.
"Elah pendek amat ga rumput gajah ajah sekalian" jawab Rico menanggapi guyonan temannya.
"Tau nih,lagi mikirin apa sih" saut Reza ikut bertanya.
Dan hanya di jawab kekehan oleh Rico
" Lah ..di tanyain malah ketawa"
"Gue lagi mikirin cewek yang tadi siang gue tabrak" jawab Rico santai.
"Siapa" tanya mereka kompak.
"Weits... Weits ....Weits santai santai,kenapa pada nafsu banget sih?" kesal Rico.
"Gimana ga nafsu denger loe Penasaran sama cewek, seorang Rico Wijaya yang gak pernah mau mandang cewek yang selalu dingin sama cewek gak kaya si Dika noh yang semua cewek di embat" kata Reza yang di ikuti dengan tertawa pelan.
"Hehehe tau ajah loe " jawab Dika yang membuat ketiga teman nya tertawa
__ADS_1
Karena tumben tumbenan dia mau ngakuin biasanya selalu ngelak.
"Jadi siapa cewek itu?"tanya Baim yang sedari tadi menunggu Jawaban dari Rico.
"Gue juga ga tau,pas gue mau tanya namanya dia malah marah-marah duluan" jelas nya.
"Hahahhaha..." tawa semua.
"Gak lucu" kesal Rico.
"Gimana ga lucu,jelas lucu lah biasanya kan loe selalu buat cewek klepek-klepek,lah sekarang malah di marahin" saut Reza.
"Betul tuh sejarah dah buat loe ko" lanjut Baim.
"Turun pamor loe" timpal Dika.
"Sialan kalian" umpat Rico.
"Gue harus cari tau dia siapa"gumam Rico dalam hati.
Mereka pun melanjutkan apa yang mereka lakukan hingga matahari berubah menjadi bulan baru lah mereka pulang ke rumah masing-masing.
__ADS_1
Like dan komen jangan ketinggalan yah🤗.