
Di balkon sebuah rumah duduk lah seorang gadis yang sedang melamun, ntah apa yang di lamunkan oleh gadis itu sehingga tidak menyadari seseorang yang datang dari arah belakang
"Ega,Ega,,,,Eeeegggaaaa,.....!! " teriak Vania setelah mendekat yang membuat Ega terjenging kaget.
"Ya ampun kamu kalau manggil kira-kira dong, untung aku ga punya riwayat jantung" gerutu Ega.
"Lagian kamu di panggil dari tadi ga nyaut--nyaut nglamun ajah, lagi mikirin apa sih?"kesal Vania.
"Enggak mikirin apa-apa" jawab Ega dengan senyuman.
"Kamu selama ini anggap aku apa sih Ga?,aku tuh tau kamu itu lagi ada masalah" kesal Vania.
Ega pun menghela nafas dengan kasar merasa frustasi dengan apa yang di fikirkan nya.
"Enggak tau kenapa aku selalu memikirkan kejadian tiga tahun yang lalu Van" ucap Ega sedih.
"Salah nya aku apa sih?" tanya nya.
"Ya ampun Ega udah dong jangan di fikirin terus,lagian nih ya seharusnya itu dia
yang harus nyesel karena nyia-nyiain perasaan tulus kamu" hibur Vania.
"Lagi pula aku bersyukur banget kamu itu
sudah nggak berhubungan lagi sama dia, dari dulu itu aku tuh udah ga suka sama itu cowok "lanjut Vania dengan geram.
"Kamu inget kan waktu aku bilang sama kamu buat mutusin dia dulu itu aku pernah liat dia jalan sama cewek lain" jelas Vania.
#flashback#
__ADS_1
dddrrrrrtttt....ddddrrrtttt
Vania mengambil ponsel nya yang berdering di dalam saku celana nya.
"Hallo..." ucap Vania setelah meletakkan benda pipih itu ke telinga nya.
"*H*allo Van..." jawab seseorang di seberang sana.
"Iya kenapa Ga?" tanya Vania.
"Van,kamu sibuk ngga,bisa jemput aku ngga,di sekolah sepupu aku,soalnya aku dari tadi ga nemu taxi " ucap Ega.
"Emang pacar kamu kamana?"tanya Vania.
"Enggak tau dari tadi dia di hubungi ga bisa-bisa "keluh Ega.
"Ya udah tunggu in yah" final Vania.
"Kenapa tuh orang ada di sini sama seorang gadis yah?" gumam Vania.
"Tau ah kali ajah dia saudara nya "fikir Vania positif dengan melanjutkan langkahnya.
#####
Vania sampai di depan gedung sekolah sepupu Ega,dia mengambil ponsel nya dan menghubungi Ega.
"Ga,aku udah di depan gedung nih"
sambungan pun terputus.
__ADS_1
"Huh.... akhirnya aku bisa bebas juga, makasih yah udah repot jemput aku" kata Ega dengan sumringah.
Ega disuruh mengambil raport sepupunya karena om dan Tante nya sedang di luar kota menjenguk mertua Tante nya (ibu dari om) karena beliau sedang sakit dan sepupu nya itu di titipkan pada keluarga nya di karenakan ibu nya sedang ada perlu makanya Ega mengajukan diri untuk mengambil raport sepupunya karena dia libur ( hari tenang) sebelum ujian.
"Iya santai aja,mobil kamu kemana emang Ga?" tanya Vania.
"Mobil aku di bawa ayah katanya ada tugas mendadak dari pusat soalnya mobil ayah lagi di bengkel" jawab Ega dengan menyandarkan kepalanya ke sandaran kursi mobil.
"Oh..." jawab Vania tanpa suara.
Sebenarnya Vania ingin mengatakan kepada Ega kalau dia melihat Rehan di mall dengan cewek, tapi dia urungkan niat nya karena belum memastikan apa yang ada dalam pikiran nya.
πππππ
Seminggu setelah kejadian itu Vania semakin curiga dengan Rehan karena dari cerita sang sahabat hubungan antara dia dan sang pacar semakin renggang, karena tak ingin menduga-duga akhirnya Vania berniat untuk mengikuti Rehan.
Bel akhir ujian pun berbunyi nyaring membuat para siswa bersorak riang,para siswa berhamburan keluar ruangan dengan banyak ekspresi ada yang gembira karena bisa menjawab semua pertanyaan,ada juga yang berekspresi lesu karena tidak yakin dengan jawaban nya
setelah semua siswa keluar ada seorang pemuda yang menghampiri dua sahabat yang sedang berjalan dengan canda tawa dia Rehan.
"Yang aku hari ini ngga nganterin kamu pulang yah karena aku mau nganterin mama nengokin saudara di rumah sakit" ucap Rehan.
"Oh gitu,ya udah aku juga mau ketemu sama Tante kan udah lama aku ga main ke sana"ujar Ega.
"Eh..eh jangan mmmm itu apa eeee..kamu kan ada Vania kamu pulang sama dia ajah yah,kasian dia sendiri lagian kan ini akhir ujian kamu ga mau gitu nongkrong sama temen kamu melepas penat udah belajar buat ujian" dalih Rehan memberi alasan.
"Eemm iya juga sih,oke lah kamu hati-hati yah salam Buat Tante" pesan Ega.
"Oke aku jalan dulu yah,bye sayang"pamit Rehan dengan senyuman.
__ADS_1
Rehan pun pergi, Vania terus saja menatap punggung Rehan yang semakin menjauh dengan tatapan curiga.
Klik like and mohon komentar nya agar aku bisa lebih tau kesalahan nya dimanaπ.