
Hari kelulusan tiba,semua siswa berhamburan keluar ruangan dengan senyuman yang merekah.Mereka tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan mereka karena kelulusan yang begitu di nanti-nanti akhirnya tercapai,begitu juga dengan kedua sahabat ini mereka tidak berhenti tersenyum dan tertawa gembira.
"Van,kamu nanti mau lanjut dimana?"Tanya Ega.
"Eeemmm... kayanya aku mau kuliah di kota ajah deh biar deket sama orang tua aku soalnya mereka bilang kejauhan kalau harus bolak-balik ke sini" jawab Vania.
Karena Vania tinggal di tempat bibi nya memang dari masuk SMP dia tinggal di rumah bibi nya karena mommy dan Daddy nya yang selalu menitip kan dia pada bibi nya (adik dari Daddy) kalau hendak pergi ke luar negeri untuk urusan bisnis karena bosan bolak-balik akhirnya dia pindah ke rumah bibi nya dan menetap,dan di sini lah dia menjadi akrab dengan Ega yang juga tinggal di rumah nenek nya karena ibu dan ayah nya selalu meninggalkan nya di saat bertugas.
"Kalau kamu mau dimana?" tanya balik Vania.
"Aku disini ajah lah nemenin nenek kasian juga dia sendiri" jawab Ega.
"Yah kita bakalan kepisah dong"ucap Vania dengan sedih.
"Kan kita bisa video call, kalau kangen nanti aku akan ke tempat mu dan kamu bisa ke tempat aku" jelas Ega.
"Iya sih tapi kan tetap ajah beda" lirih Vania dengan menundukkan kepalanya.
"Sabar yah katanya nanti ayah akan di pindah tugas kan di kota jadi nanti kita bisa bersama lagi "kata Ega dengan senyuman.
"Gini ajah sekarang kita habiskan waktu kita dengan jalan-jalan ke mall kita belanja dan membuat kenangan sebelum kita berpisah" lanjut nya.
"Eemm...boleh juga ayo kita let's go" semangat Vania
dan Ega hanya menggeleng kan kepala nya mood sahabat nya ini selalu berubah dengan cepat kalau menyangkut jalan-jalan.
💢💢💢💢💢💢💢
Tiba lah mereka di mall mereka sedang asiknya memasuki setiap toko dan memilih apa yang mereka inginkan hampir setiap toko mereka singgahi namun saat dia keluar dari salah satu toko Ega seperti melihat Rehan namun Rehan tidak sendirian dia bersama seorang gadis, entah siapa gadis itu dia tidak mengenali nya,Ega tertegun dengan apa yang dia lihat.
"Ada apa Ga?" tanya Vania.
Ega tidak menjawab pertanyaan Vania
Vania yang melihat tingkah aneh sahabat nya pun mencari arah pandang Ega,dia sama sekali tidak terkejut karena dia sudah lebih dulu tau dari Ega.
__ADS_1
Kesempatan ini menjadi suatu jalan untuk menyadar kan Ega seberapa brengsek nya pacarnya itu, begitu lah yang di fikirkan Vania saat ini
"Apa kita mau ikuti?" tanya Vania
Ega menoleh dan dia langsung menganggukan kepala nya.
💔💔💔💔💔💔💔
Mobil Vania mengikuti mobil Rehan.mobil itu
berhenti di sebuah hotel
Ega kaget sesaat Rehan merangkul mesra gadis itu namun tidak dengan Vania.
Mereka mengikuti pasangan itu sampai mereka hampir di depan pintu kamar hotel.
"Mereka ngapain yah Van,kok perasaan aku ga enak gini yah?"tanya Ega.
"Kamu pengen tau mereka ngapain?ok kita tunggu beberapa jam setelah ini, biasanya dia akan memesan makanan dan nanti kamu yang akan menyamar menjadi pangantarnya"jelas Vania.
"Kok kamu tau sih mereka bakalan pesan makanan"tanya Ega.
yang membuat Ega kaget dan dia tau Rehan suka cek in di hotelnya.
"Dan juga dia,dia... sering banget nginep di sini dengan wanita yang sama"tutur Vania takut-takut, takut Ega tidak bisa menerima kenyataan.
"Kok kamu ga bilang sama aku sih Van jahat banget"kesal Ega.
"Ya karena kalau aku bilang langsung takut kamu ga percaya jadi aku berniat mau ngebongkar kebusukan dia dan kesempatan ini aku gunakan buat ngebuka mata kamu" jelas Vania.
"Terus ini gimana dong" tanya Ega sedih.
"Bentar yah aku hubungi koki nya dulu" ucap Vania.
Vania pun menghubungi koki hotel itu dan mengatakan agar dia yang mengantarkan pesanan Rehan nanti.
__ADS_1
"Aku udah hubungi pak Haris dia menyetujui nya sekrang kita tunggu yah" ujar Vania.
Sejam lebih mereka menunggu dan pada akhirnya koki hotel menghubungi Vania benar saja Rehan memesan makanan.
"Oke kita mulai jalankan rencana kita "ucap Vania.
Mereka pun keluar dari persembunyiannya pesanan Rehan Ega yang mengantarkan pesanan itu seperti Vania,Ega pun menggunakan masker untuk menutupi separuh wajah nya.
Setelah pintu di ketuk muncul lah Rehan dia berpenampilan sama seperti terakhir kali Vania melihat tanpa ragu Ega masuk kedalam kamar dengan mendorong troli makanan sehingga Rehan memundurkan tubuhnya tanpa permisi Ega langsung pergi ke tempat tidur dimana Rehan dan wanita itu "bermain"
dengan pakaian yang berserakan sudah di pastikan bahwa mereka habis melakukan itu.
"Hei apa yang kamu lakukan"marah Rehan.
Dengan sangat geram Ega membuka masker nya yang membuat Rehan membelalakkan matanya.
"Kenapa kamu bisa di sini?"tanya Rehan gugup.
"Kenapa,kaget aku tahu semua ini,?jahat kamu jahat kamu Rehan" seru Ega dengan
marahnya matanya memerah menahan tangis dia tidak mau menangisi lelaki yang mengkhianati nya.
"Sayang,aku bisa jelasin" ucap Rehan.
"Apa yang mau kamu jelasin ke aku, apa?"bentak Ega.
"Sayang..."
"KITA PUTUS" ucap Ega dengan penuh penekanan dan berlalu keluar.
"Sayang, sayang..aaarrgghhh sial, kenapa bisa begini sih" teriak Rehan frustasi.
Vania pun masuk "Puas loe buat hati sahabat gue hancur? loe mau tau kenapa dia bisa tau loe disini, karena hotel ini punya bokap gue, gue sudah lebih tau kebusukan loe dan gue bersyukur dia bisa tau sekarang dari pada nanti,loe emang benar-benar brengsek!! "
Vania pun menyusul Ega yang sudah dulu pergi
__ADS_1
"Aaarrgghhh....sial !! kamu ga boleh pergi dari aku Ga" teriak Rehan.
Jangan lupa untuk klik like dan comment yah man-teman terima kasih 😊.