
Ega keluar dari hotel itu dengan perasaan yang begitu hancur memori tentang dirinya dan sang 'mantan' kekasih pun keluar bagai kaset film yang di putar, perkataan manis, janji manis, apapun tentang sang mantan itu perputar dan terus membayangi dirinya.
Berjalan tak tentu arah dengan pandangan kosong
"Ega tunggu,.." seru Vania dengan suara keras
namun Ega tak menghiraukan Vania yang dia pikirkan hanyalah pergi dari tempat itu
Vania terus mengejar.
"Aduh tuh anak kenapa cepet banget sih jalannya,aku juga sih segala ngomel ke Rehan dulu "gerutu Vania.
Vania terus mengejar Ega, Ega menyeberang jalan dengan masih pandangan nya yang kosong.
tin...tin...tin....
" Ega awas!!! teriak Vania.
Ega menoleh tapi terlambat beberapa saat kemudian mobil itu telah menabrak tubuh Ega hingga terpental agak jauh, pengemudi mobil itu membanting kan setir mobil nya hingga menabrak trotoar.
"Ega,....Ega,Ega bangun plis bangun Ga"panggil Vania menepuk pipi Ega dengan uraian air mata.
"Ya Tuhan,Ega"pekik Rehan dengan kaget.
Setelah kejadian itu Rehan menyusul Ega,
sesaat mau keluar dari gerbang hotel banyak kerumunan orang dan menghalangi jalan, Rehan keluar dari mobil dan terkejut dengan kejadian yang ada di depan matanya.
__ADS_1
"Jangan diam aja brengsek bantuin gue"bentak Vania.
"I..iya,"ucap Rehan.
Rehan dengan sigap mengangkat tubuh Ega yang sudah tak sadarkan diri.
Mereka membawa Ega ke rumah sakit terdekat, setelah sampai Ega langsung di tangani oleh dokter, Vania dan Rehan menunggu di depan ruangan.
"Ini semua gara-gara loe, kalau sampe Ega kenapa-napa loe yang bakalan gue tuntut"marah Vania.
Rehan hanya diam membisu dengan perasaan yang bersalah,banyak yang dia sesalkan andai saja dia tidak menghianati nya,dia tidak akan jadi seperti ini.
Setelah hampir beberapa jam kemudian dokter keluar.
"Bagaimana keadaan teman saya dok?"tanya Vania.
setelah menjelaskan keadaan Ega dokter itu meninggal kan mereka.
Tak lama kemudian datang lah orang tua dari Ega dengan tergesa-gesa mereka mendatangi Vania.
"Apa yang terjadi dengan anak saya?"tanya Ayah Ega.
"Vania ketabrak mobil om"jelas Vania dengan suara yang bergetar.
"Kok bisa?"tanya Ibu Ega dengan air mata yang sudah mengalir di pipinya.
"Ini semua karena saya Tante ,maaf"jawab Rehan dengan menundukkan kepalanya.
__ADS_1
Rehan menjelaskan apa yang terjadi dan meminta maaf kepada kedua orangtua Ega,
tangan ayah Ega mengepal kuat untuk meredakan emosi mengingat sekarang berada di rumah sakit.
Rehan adalah anak dari atasan ayah Ega
ayah Ega adalah manager di perusahaan papa nya Rehan.
Ega dan Rehan bertemu saat mereka datang pada perayaan pembukaan anak cabang perusahaan papa Rehan,dari situ mereka saling berkomunikasi dan berakhir dengan hubungan.
Ega sudah sadar dan di pindahkan ke ruang rawat papa Rehan yang mengetahui kejadian ini pun datang dan meminta maaf kepada keluarga Ega,Ayah Ega memaafkan Rehan mengingat dia sudah meminta maaf dan menyesali perbuatannya dan juga keluarga Rehan telah banyak berjasa pada keluarga nya.
"Ga,aku ngga minta kamu memaafkan aku tapi aku mohon jangan benci aku,aku juga sekalian mau pamit sama kamu,aku mau ke luar negeri untuk melanjutkan pendidikanku,
aku harap saat aku pulang kamu bisa memaafkan ku" pamit Rehan.
Ega hanya diam menatap punggung Rehan yang semakin menghilang di balik pintu tak terasa air mata nya mengalir,dengan segera dia mengusap nya.
Setelah seminggu dirawat di Rumah Sakit,Ega akhirnya di perbolehkan pulang,
dan sejak kejadian itu lah Ega menutup hati nya dan tidak ingin menjalin hubungan lagi.
#flashback end"
Terima kasih buat yang mau baca
klik like dan komen terimakasih 😊
__ADS_1