
"Apa kau sengaja merusak bajuku" bentak seorang gadis dengan penuh amarah.
"Maaf kak aku tak sengaja tadi aku.."
"Aku apa?" potong gadis itu dengan berkacak pinggang.
Naura Putri Andelson gadis berusia 20 tahun itu kini tengah kena amarah oleh kaka tirinya Alina Dwiyanti. Dia tak sengaja merusakkan baju yang akan dipakai Alina untuk pergi ke kampus pagi ini.
Badan yang kurang sehat membuat Naura kurang fokus sehingga membuat baju yang dia setrika itu berlobang.
"Kemarikan tanganmu" ucap Alina sambil mengulurkan tangannya.
"Mau apa dengan tanganku kak" jawab Naura dengan sedikit gemetar.
Melihat Naura yang tak kunjung memberikan tangannya itu membuat Alina geram kemudian dia maju mendekati Naura & menarik paksa tangannya.
Melihat setrika yang masih dalam kondisi panas namun tidak lagi terhubung oleh listrik itu langsung diambil oleh Alina.
Naura yang melihat kaka tirinya sedang memegang tangannya & tangan satunya sedang menggapai setrika itupun menjadi panik.
"Kak apa yang akan kau lakukan" ucap Naura dengan panik dan berusaha untuk melepaskan genggaman tangan dari Alina.
Alina yang melihat Naura panik itu tersenyum jahat dan semakin mengeratkan genggaman tangan Naura agar tidak terlepas.
"Apalagi kalau bukan memberikanmu pelajaran agar kedepannya kau tidak ceroboh lagi" jawab Alina dan diikuti oleh setrika yang dia tempelkan ke tangan Naura.
"Ahh..panas kak" teriak Naura sambil menangis.
__ADS_1
Sedangkan Alina hanya tersenyum jahat. Setelah itu dia melihat bahwa tangan saudara tirinya cukup melepuh lalu menghempaskannya dengan kasar dan tidak memperdulikan tangisan saudara tirinya itu.
"Ini hukuman karna kau telah membuat baju kesayanganku rusak, setelah ini aku akan mengadukanmu ke mama agar kau dihukum" ucap Alina kemudian melangkahkan kakinya.
Naura pun terisak sambil memegang tangannya yang sedikit memerah dan melepuh karna setrika itu. Sakit, perih dan panas menjadi tapi tak ada yang bisa dia lakukan kecuali hanya diam.
Bahkan untuk melawan pun Naura tak mempunyai tenaga ditambah lagi dengan kondisinya yang kurang sehat.
"Mama...ma...mama" teriak Alina yang kini tengah berada diruang tengah.
"Ada apa sih sayang pagi-pagi sudah teriak-teriak" jawab mama Devi ibu kandung dari Alina dan ibu tiri Naura.
"Lihat ma anak sialan itu sudah berani merusak bajuku" lapor Alina sambil menunjukan bajunya yang sudah bolong.
"Aku gak mau tau pokoknya mama harus hukum Naura biar dia kapok ma" jelasnya lagi.
"Dimana dia sekarang" tanya sang mama.
"NAURA...NAURA KESINI KAMU" teriak mama Devi.
Naura yang mendengar suara teriakan mama nya itu kemudian melangkahkan kakinya menuju sumber suara.
"Naura disini ma" jawabnya dengan suara pelan.
"Ikut sekarang!!!" ucap mama Devi sambil menyeret Naura.
BRAK...
__ADS_1
Setelah pintu dibuka dengan paksa Naura pun didorong dengan kasar.
Kemudian...
BYURR....
BYURR....
BYURR....
"Ini hukuman untukmu karna sudah membuat putriku tak senang pagi ini" ucap mama Devi setelah menyiramkan air ketubuh Naura.
"Setelah ini cepat ganti pakaianmu dan mulai bersihkan seisi rumah ini" ucapnya lagi.
"Tapi ma apa boleh aku makan terlebih dahulu aku sangat lapar karna dari semalam aku tidak memakan apapun" jawab Naura dengan pelan.
"Apa kau bilang makan??" tanya mama Devi
"Tidak ada makan-makan kau harus membersihkan seisi rumah dulu baru aku akan memberimu makan" sambung mama Devi
Dan kemudian langsung pergi meninggalkan Naura sendiri didalam toilet.
"Ayo pergi dari sini sayang, bukan kah kau ada kelas pagi ini" tanya lembut mama Devi ke Alina.
"Rasain..." ucap Alina.
"Ayo ma" ucap Alina lagi.
__ADS_1
HAI HAI SELAMAT DATANG INI NOVEL PERTAMAKU. SEMOGA PEMBUKAANNYA CUKUP MEMBUAT KALIAN GREGET YA🤭🥰
YUK KASIH SEMANGAT BUAT AKU DENGAN LIKE & KOMENTARNYA🤭