AkIBAT PERGAULAN BEBAS

AkIBAT PERGAULAN BEBAS
KEPUTUSAN


__ADS_3

Sampai didepan Rumah Rara, Awan berpamitan pulang. Rara melambaikan tangan ke arah Awan. Rara masuk ke kamar dan merebahkan badannya. Setelah itu Rara mandi , Dan memikirkan jawaban untuk Awan.


Rara mendengar keributan lagi dibawah.


Ayah " Maafin aku mah, aku bakalan berubah demi kamu Dan anak kita"


Mamah " Berubah ahahahha. Dari dulu kamu kemana aja, kamu belum ada apa-apa aku setia di sampingmu, Saat kamu sudah mulai jaya kamu mulai bermain dengan api"


Ayah " Aku mohon maafkan aku mah, aku khilaf"


Mamah " Khilaf? kok selingkuhnya berulang kali"


Rara turun, dan melihat kedua orangtuanya. Lalu pergi keluar rumah dengan berjalan kaki.


Rara chat Awan.


*chat


Rara " Kakak, lagi dimana?"


Awan " Dirumah, kenapa Ra?"


Rara " Bisa jemput Rara enggak, di depan komplek rumah aku?"


Awan " Bisa, aku otw ya.. tunggu 5 menit"


Rara berjalan ke depan komplek, sambil bergumam "kenapa si dirumah engga ada ketenangan sedikitpun? Apa aku harus jadi anak lebih urakan lagi" . Awan membunyikan klakson, dan membawa Rara kepinggir danau tadi sore. Awan menggandeng Rara menuju danau.


Awan " Kamu engga papa Ra?


Rara mulai terisak dan menangis " Orangtua aku ka, dia Ribut terus. Aku cape dengernya"


Awan memeluk Rara " Kamu yang sabar ya, ada aku kok. Kamu bisa curhat ke aku"

__ADS_1


Rara terdiam dan membalas pelukan Rara.


Awan " Sebentar ya , aku beli minum dulu"


Rara memandang ke arah danau, melihat lampu-lampu dengan tenang.


Awan " Nih buat kamu hot chocolate"


Rara " Terimakasih kak"


Awan " Kamu sudah memikirkan, nanti lulus SMA mau nerusin ke mana?"


Rara " Belum kak, Kalau kak?


Awan " Aku mau daftar TNI"


Rara " Nanti kita LDR dong, aduuuuh keceplosan" Rara sambil menoyor kepalanya.


Awan " berarti kamu terima aku nih?"


Awan " Makasih ya Ra, besok aku jemput ke rumah"


Rara " Iya kak"


Awan " Mampir yuk kerumahku?"


Rara " Apa engga papa kak?"


Awan " engga papa kok" . Awan menggandeng tangan Rara lalu menuju rumahnya..


Rara " Ka kok rumah kakak sepi?"


Awan " Aku disini tinggal sama bibi saja"

__ADS_1


Rara " Lalu Bokap nyokap kemana?"


Awan " Ikut bapak dinas di Kalimantan, Ayuk masuk".


Rara dan Awan masuk ke dalam kamar Awan. Dan Awan menyuruh Bibi untuk membuatkan es jeruk dan cemilan untuk Rara. Di dalam kamar, Rara memandangi kamar Awan, penuh poster band-band metal.


Rara " Kakak suka band-band metal?"


Awan " Iya Ra, kamu juga suka?"


Rara " Aku sukanya sama band Avenged Sevenfold kak"


Awan " Wah kebetulan, aku punya T-shirt Avenged Sevenfold, bentar aku cari dulu".


Rara " Engga usah kak, jadi ngrepotin"


Awan " Nah ketemu, kan buat pacar aku inih ehehhehe".


Rara dan Awan duduk berdampingan di samping tempat tidur Awan. Awan mendekat ke arah Rara, lalu mencium bibir Rara, Rara merespon ciuman itu, dan tangan Awan sudah meraba ke bagian gundukan kembar. Rara diam saja, karena menikmati setiap detik ciuman itu. Awan mengangkat Rara ke Ranjangnya. Awan mulai membuka kaos, diperlihatkan badan bidangnya. Rara kaget dan memberhentikan ciuman itu..


Rara " Mau ngapain kak?


Awan " Mau peluk kamu lah, Aku belum mau ambil mahkota kamu, aku sangat menikmati hal ini".


Awan memeluk Rara, dan mencium Rara lagi, Awan melepas kaos Rara, Dengan nafas yang terengah-engah. Awan mulai menyedot gundukan Rara, Rara mengeluarkan desahan. Awan mengarahkan tangan Rara, untuk memegang juniornya, Rara menolak. Dan ada telfon dari Mama Rara.


Mama " Ra kamu dimana, udah malam pulang ya?"


Rara " Iya ma"


Rara menutup telfon mamahnya.


Rara " Ka anterin pulang yuk".

__ADS_1


Awan mengangguk, dan memakai baju seperti semula. Awan mencium bibir Rara sekali lagi, Lalu berjalan ke rumah Rara.


Dan saat sampai......


__ADS_2