
Rara sudah berdandan cantik, dengan balutan dress pink sepaha, dengan punggung terbuka, rambut yang di sampingkan ke sebelah kiri, membuat sempurna penampilan Rara. Rara turun kebawah menemui Ibunya yang duduk diruang kerjanya.
Rara " Mamah......" dengan suara lirih.
Mamah " Kamu cantik banget, mau kemana sayang?"
Rara " Ada pesta dirumah Gita mah, karena besok libur, Rara nginep dirumah Gita ya? boleh ya mah, Susi juga nginep disana"
Mamah " boleh, beneran nginep disana ya?, nanti mamah telfon ke Gita"
Rara " Iya mamah, Rara berangkat dulu ya, Ka Awan udh mau sampe"
Rara keluar dari ruang kerja mamahnya, Rara menuju ke pintu dan menunggu Awan. Beberapa menit kemudian, Awan datang mengendarai Mobilnya.
Awan " Princess..... cantik banget deh kamu, "
Rara " Kaka ih jangan menggodaku seperti itu"
Awan " Heheheh, Ayuk berangkat sayang"
Awan membukakan pintu mobil untuk Rara, diperjalanan Awan memegangi tangan Rara terus, dan melirik ke arah Rara yang terlihat sangat cantik.
Awan " kamu sudah bilang ke mamah kamu?"
Rara " Sudah kak, dibolehin kok"
Awan " Yes......"
Rara melihat Awan yang girang, karena Nanti habis party, Rara tidur bersama Awan seperti biasa. Saat sampai di Tempat Party, Gita dan Susi sudah melihat ke arah Awan dan Rara.
Gita " Lengket banget kaya perangko"
__ADS_1
Susi " Gila Lo Ra, sexy banget malam ini"
Rara " Kalian cantik juga kok"
Susi " Gue paling cantik disini, terus gue ikut, manis , terus cute cute abis" Sambil memutar badannya.
Gita " Dipunggung lu tuh, ada Panu"
Susi " Yang bener lu, gue jitak lo , gue perawatan badan aja mahal"
Rara " Iye tau yang anak sultan. Oh ya Gue mau minta tolong ya, Ibu gue mau telfon lu Ta, mastiin gue nginep disini atau kagak, jadi bantu gue ya pleasse"
Gita " Hayooo, lu mau nginep sama Ka Awan ya"
Susi " Asik, mau wikwik ya"
Rara " ngaco lo, bantuin gue ya please, gue tlaktir deh besok ya"
Awan terdiam saja, melihat tingkah ke-tiga wanita itu, Saat Rara asik berjoget bareng sahabatnya, Rara didekati oleh laki-laki. Membuat panas hati Awan. Awan melangkah agak mendekat, dan mendengarkan percakapan Rara dan laki-laki itu.
Anton " Hay Ra..."
Rara " Oh hay, ton"
Anton " Bertiga aja?"
Rara " Iya, eh tapi engga ding"
Anton " Ikut gue yuk,"
Rara " Enggak mau"
__ADS_1
Anton " Ayooo ikut gue". Anton menarik paksa tangan Rara, dan Rara meronta tidak mau ikut dengan Anton.
Rara " Eh Anj*Ng, gue bilang engga mau ikut, maksa amat".
Anto melayangkan tamparan ke pipi Rara. Awan yang melihat itu langsung menonjok Anton, dan memukul berulang kali.
Awan " Berani-beraninya lu pukul, pacar gue"
Gita " eh B*ngs*t, lu diundang kesini, bukan disuruh berbuat onar ya"
Susi " Lu engga papa Ra, pipi lu merah banget"
Awan " Pergi Lo Anj*Ng"
Anton pergi, suasana diparty itu jadi hening. Dan Gita mengkodekan ke Dj, untuk meneruskan musiknya. Setelah itu, Rara dibawa ke ruangan keluarga Gita.
Awan " Ta minta air dingin "
Gita mengambil air lalu diberikan ke Awan. Awan mengeluarkan sapu tangan, dan mulai mengompres pipi Rara.
Awan " Sakit Ra?"
Rara mengangguk pelan.
Susi " Lu pulang aja Ra ke rumah Ka Awan, kalau nyokap lu telfon itu urusan gue sama Gita"
Rara " Makasih ya"
Awan " Ya udah, gue mau ajak Rara balik dulu, thanks partynya ya"
Rara dan Awan pergi , menuju rumah Awan, sesampainya di sana......
__ADS_1