
Setelah dokter datang, Dokter bergegas memeriksa kondisi Rara. Menurut Dokter, kondisi Rara baik-baik saja, luka di kepalanya hanya luka goresan, Dan Rara membutuhkan waktu istirahat yang banyak. Saat selesai pemeriksaan dokter, Gita dan Susi mengganti baju Rara, dengan kaos dan celana pendek. Awan " Gita besok izinkan Rara ya, Dia kayanya besok belum sehatan"
Gita " Baik Ka"
Susi " Kita pulang dulu ya kak, udah mau malam"
Gita " Jagain Rara ya kak, nanti gue telfon ibu Rara, beritahu kalau Rara tidur dirumah gue"
Awan " Terimakasih ya "
Setelah Gita dan Susi pulang, Awan memandangi Rara yang dari tadi belum sadarkan diri, Awan melangkah ke arah kamar mandi. Setelah beberapa menit kemudian Awan selesai mandi, lalu duduk disamping ranjang. Awan memandangi Rara lagi, dan mencium keningnya.
"Maafin gue ya Ra, setelah lulus SMA nanti, gue akan menghilang dulu dari kehidupan loe, gue janji setelah gue berhasil, gue kembali ke loe, dengan kondisi apapun, maafin gue Ra". Awan memegangi tangan Rara dan menangis. Awan tertidur dikursi sambil memegangi tangan Rara, lalu tanpa sadar, Awan tertidur. Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 02.00 dinihari, Rara terbangun. Melihat sekitar " Dimana gue?, kepala gue sakit" , Rara melihat Awan tertidur dikursi.
Rara " Kak Awan.... " Rara memegangi kepalanya yang sakit.
Rara panggil Awan lagi, dengan menggoyangkan tubuh Awan, "Kak Awan...."
Awan terbangun, dan kaget melihat Rara yang sudah sadar.
Awan " Kamu sudah sadar sayang?"
Rara " Kepala Rara , sakit kak",.
Awan " kamu harus minum obat, tapi kamu harus makan dulu? Aku ambilin makan dulu ke bawah ya?"
Rara " iya kak",
Awan turun ke bawah, mengambil makanan , lalu kembali lagi ke kamar Awan.
__ADS_1
Awan " Dimakan dulu ya sayang?"
Rara " Suapin....",.
Awan " Manja amat...."
Rara " hehehehe".
Awan " Habis makan minum obat ya"
Setelah makan, Awan mulai bertanya ke Rara, kenapa tadi bisa berantem dengan Rina.
Awan " Kamu kenapa bisa berantem sama Rina?"
Rara " Aku dituduh nyebarin video dia"
Awan " Terus......"
Awan " Kamu kok nampar dia balik si, kamu seharusnya pergi aja sayang, aku takut kamu kenapa-kenapa?"
Rara " Kok kamu kaya bela Rina si?" Rara mulai badmood
Awan " Aduuuh, bukan begitu?".
Rara " Terus apa, terserah lah, mood aku hancur"
Awan " Sayang, kamu jangan berfikiran buruk dong ke aku?"
Rara diam saja, dan memunggungi Awan. Awan yang melihat tingkah Kekasihnya itu, langsung memeluk Rara dari belakang.
__ADS_1
Awan " Sayang, jangan ngambek dong, kamu tuh salah paham"
Rara tetap diam, Awan menarik badan Rara, badan Rara menghadap ke Awan.
Awan " Aku sayang kamu, sayang banget"
Rara " hmmmm iya"
Awan " Jangan marah ya sayang, Minggu depan aku Ujian Nasional, habis Ujian kita jalan-jalan ke pantai ya"
Rara " Beneran?"
Awan " Iya sayang, jadi maaf nanti kita jarang ketemu, aku mau nyelesain banyak tugas dan belajar"
Rara" Iya iya"
Awan memeluk Rara dengan erat, mencium bibir Rara. Lalu mereka tertidur lagi, saat menjelang pagi.. Saat pagi Hp Awan berbunyi terus, Awan mengangkat telfon itu.
Awan " Hallooo, siapa?"
Siska " Gue Siska ,temen kelas Rara"
Awan " Gue engga kenal Lo, ada apa?"
Siska " Rara lagi mau ketemuan sama cowok, namanya Yoga"
Awan melihat Rara yang masih tertidur disampingnya. Awan berfikir, mulai ada yang mau menghancurkan hubungan Awan dengan Rara.
Awan menjawab telfon Siska " Buktikan kalau cewek gue selingkuh".
__ADS_1
Siska " Ok"
Setelah itu, Rara...