AkIBAT PERGAULAN BEBAS

AkIBAT PERGAULAN BEBAS
PERANG 2


__ADS_3

Saat sampai dirumah Gea, Gita dan Susi ikut masuk ke rumah Gea. Dan bertemu dengan ibunya Gea.


" Anak mamah udah pulang"


"Udah mah" Gea mencium pipi Ibunya.


"Tante, ada cemilan enggak, kepengin ngemil" kata Susi


"Lu makan mulu yang dipikirin" kata Gita


"kalian masuk ke kamar Gea, nanti Bibi bawain minum sama cemilannya"


"Makasih Tante" kata Gita dan Susi.


Mereka bertiga berjalan ke kamar Gea. Mereka rebahan , dan mendengarkan musik DJ. Setelah cemilan dan minuman datang, mereka membicarakan untuk besok.


Gita " Lu yakin besok mau bikin Rina keluar dari sekolah?"


Rara " Gue engga yakin dia dikeluarin si, secara dia mau ujian nasional"


Susi " Setidaknya mari kita buat malu dia"


Rara " Tapi kita labrak dulu ke kelasnya"


Gita " Kita nglabrak dia dikelasnya, cari mati si kita"


Rara" engga usah takut, kita bikin kakak kelas kita terdiam dan menunduk".


Susi " Caranya"


Rara " Gue punya kartu busuk anak-anak kelas 12"


Gita " Wah, lu the best si"


Susi " Git udah jam 7, pulang yuk, besok sekolah"


Gita " Ayuk, besok saat liburan, kita ke club' ya".

__ADS_1


Rara " Siaap".


Setelah Gita dan Susi berpamitan, Gea dikejutkan suara ketokan dijendela, dan ternyata Awan yang ada di jendela itu. Awan masuk, membawa cokelat.


Rara " ngapain kamu kesini"


Awan " Aku kangen kamu sayang"


Tiba-tiba diketuk pintu kamar Rara, diluar Rara mendengarkan suara mamahnya.


Mamah " Rara buka pintunya"


Rara " Sebentar mah, lagi ganti baju"


Rara cepat-cepat menyembunyikan Awan di lemarinya, lalu Rara membuka pintu kamarnya.


Rara " Kenapa mah?"


Mamah " Kamu tadi pagi pergi ke apotik sama susi?"


Rara " Iya mah, kenapa? tadi Susi katanya kurang enak badan"


Rara " Baterai lowbet mah, tuh baru di charger sama aku" Rara menunjuk ke Hpnya yang di charger..


Mamah " Oh ya udah"


Rara " Oh ya mah, nih Surat pembayaran dari sekolahan , udah lunas"


Mamah " Siapa yang bayarin?"


Rara " Papah mah"


Mamah " Dia pasti ada maksud lain, ya udah mamah keluar dulu, kamu tidur ya".


Rara menutup pintu dan mengunci kamarnya.


Lalu Awan keluar dari lemari itu.

__ADS_1


Awan " Sayang...... "


Rara " Apa?"


Awan " Jangan jutek gitu dong?" Awan memeluk Rara.


Rara " Harusnya gimana?"


Awan membalikkan badan Rara, lalu melumat bibir Rara, Rara tidak merespon ciuman dari Awan"


Awan " Nih cokelat kesukaanmu, aku engga mau kamu marah lama-lama"


Rara " hmmmm"


Awan membuka bajunya, dan menidurkan Rara dikasurnya. Awan melumat bibir Rara, menciumi setiap lekuk dilehernya, Perlahan Awan membuka Baju Rara. Bau semerbak wangi dari tubuh Rara.


Awan " Jangan marah lagi ya sayang"


Rara " Hmmmmm"


Awan " Untung jarak rumah kita enggak jauh ya, jadi bisa nginep terus disini "


Rara " Ya jangan keseringan dong, nanti ketahuan"


Awan " Iya sayang iya"


Rara dan Awan melanjutkan ciumannya, dan seperti biasa mereka tidur tanpa menggunakan baju.. Saat menjelang pagi, Rara membangunkan Awan, untuk pulang.


Rara " Sayang bangun"


Awan " hmmmmm"


Rara " Bangun ih....".


Awan " Iya iya"


Rara bergegas kekamar mandi, dan lupa pintu kamar tidak dikunci. Awan ikut masuk kekamar mandi, dan mandi bersama Rara. Mereka sudah mulai terbiasa melihat tubuh telanjang satu sama lainnya. Setelah selesai mandi, Awan pakai baju dan pulang kerumah. Habis itu jemput Rara....

__ADS_1


Disekolahan....


__ADS_2