Aksara Senja

Aksara Senja
Ini Ilusi Atau Nyata ?


__ADS_3

Sore itu menjadi saksi cinta Reka dan Senja, cinta yang tumbuh seiring dengan kebersamaan mereka, cinta yang tumbuh bukan dengan kesengajaan. Sore itu gerimis turun rincik-rincik, ungkapan cinta terlontar dengan indahnya dari dua sejoli yang berusaha untuk saling berbagi rasa.


Cinta seorang gadis lembut dan laki-laki mantan playboy, tapi kini laki-laki itu telah berubah menjadi lebih baik sejak muncul benih-benih cinta pada Senja si gadis lembut.


"Hai Sen, selamat pagi, kayaknya hari ini ada yang berseri-seri nih" Ucap Key di dalam kelas, sudah jadi kebiasaan Key menggoda Senja.


"Ahhh kamu Key, iya hari ini aku lagi senang, tapi aku gak tahu key apakah ini nyata atau sekedar ilusi" ucap Senja yang tiba-tiba mukanya muram.


"Sen, sekarang aku percaya sama ucapan kamu, kamu benar Sen kalau seseorang bisa berubah jika cinta menyentuhnya dengan sempurna dan tepat sasaran" papar Key yang tiba-tiba menjadi puitis.


Senja terheran-heran, tak percaya kalau sahabatnya itu bisa berkata-kata puitis, Senja melongo dan menatap Key dengan seksama.

__ADS_1


"Key, tadi pagi kamu sarapan pakai apa?" tanya Senja tiba-tiba.


"Makan bubur ayam, emang kenapa Sen, kok kamu nanya nya aneh sih" jawab Key sambil menggaruk kepala yang sebenarnya tidak gatal.


"Hahahaha, , oh bubur ayam, pantesan kamu ngomongnya jadi puitis Key" ledek Senja**.


Key pura-pura marah dengan memonyongkan bibirnya, dia pura-pura tak terima di ledekin oleh sahabatnya.


"Jatuh cinta itu tentang harapan Key, sesuatu yang selalu di nanti dalam hidup adalah harapan, tanpa harapan kita tidak tahu hari esok apa yang harus kita lakukan" jawab Senja


"Kamu benar-benar mencintai Reka ya Sen? aku sempat gak percaya pada kisah kalian Sen, bukankan pertemuan kamu dan Reka waktu itu adalah tidak sengaja?" tanya Key lagi.

__ADS_1


"iya Key, kamu benar bahwa aku bertemu Reka tidak sengaja, tapi inilah yang di namakan dengan skenario tuhan, awalnya aku hanya ingin membantu dia untuk lebih baik, tapi semakin lama aku kenal dia, aku semakin paham jalan hidup dia, Key kamu dan orang-orang benar, kalau Reka itu nakal, Reka itu arogan, tapi ada alasan tersendiri di balik semua itu Key" tutur Senja panjang lebar*.


Key hanya tersenyum dan manggut-manggut


"Kamu hebat Sen, kamu memandang kehidupan seseorang dengan cara yang berbeda" ucap Key.


Pembicaraan mereka pagi itu hanya sampai disitu, bell masuk sudah berbunyi, Senja dan Key fokus memperhatikan pelajaran yang sedang di ajarkan oleh guru, hingga tak berasa waktu istirahat sudah tiba.


seperti biasa, Senja mengisi waktu istirahat dengan baca-baca buku di perpustakaan.


Disisi yang lain Reka sedang mempersiapkan berkas-berkas untuk kepergiannya ke kalimantan pada bulan depan, namun sebelum dirinya pergi Reka ingin membuat kenangan paling indah buat Senja, di Kalimantan Reka di kontrak kerja selama 1 tahun, waktu setahun bukanlah waktu yang sebentar.

__ADS_1


Reka ingat sebuah batu yang ada di perkebunan teh, Reka ingin menulis namanya dan nama Senja di batu itu, secara batu itu sering di lewatin oleh Senja kalau dia mau pergi ke kota.


__ADS_2