AKU BEREINKARNASI KEDUNIA FANTASI

AKU BEREINKARNASI KEDUNIA FANTASI
Episode 8


__ADS_3

Sesampainya mereka di ruang kerja Duke....


"Apa alasan mu datang kesini bersama tuan putri Luca?" Tanya ayahnya dengan membereskan dokumen-dokumen yang berserakan.


"Ada sesuatu yang ingin saya sampaikan ayah, saya berharap anda mengabulkan keinginan saya ini." Sahut Lucael dengan tetap memegang tangan putri Liliana.


"Jarang sekali kau meminta sesuatu padaku, baiklah... jika itu adalah hal yang tidak sulit, aku akan mengabulkannya. Jadi katakan saja apa yang kau inginkan?" Ucapnya ayahnya dengan menopang dagunya dengan kedua tangannya.


"Saya dan tuan putri ingin bertunangan! Ayah pasti bisa melakukan hal ini bukan?" Ucap Lucael dengan serius.


Ayahnya yang mendengar keinginannya itu seketika terkejut dan tidak sengaja menghempaskan tangannya ke meja. "Apa yang sedang kau ucapkan barusan Lucael! Ah, maaf... aku tidak sengaja menghempaskan tangan ku karena terkejut, jadi bisa kau katakan sekali lagi." Ucapnya dengan tangan kanannya yang sedang menyentuh dahinya karena sakit kepala mendadak mendengar kata-kata yang keluar dari mulut anaknya tadi.


"Aku serius ayah, aku dan tuan putri saling tertarik satu sama lain. Jadi bisa kah ayah menerima dan membuat kami bertunangan... ku mohon, aku berjanji tidak akan pernah membatalkan pertunangan ini...." Jawab Lucael dengan percaya diri.


"Aku tidak pernah melihatmu seantusias ini, bahkan ini adalah permintaan mu yang pertama kalinya, tapi bisa-bisanya permintaan pertamamu ini langsung membuatku syok dan tak habis pikir. Tapi sebelum aku mengiyakan keinginan mu itu, aku akan bertanya pada tuan putri Liliana... apa anda juga tertarik dengan anak laki-laki saya tuan putri."


"Jika memang anda tertarik dan anda juga ingin bertunangan dengan nya, saya akan menyetujuinya dan membujuk ayah anda dengan bagaimana pun caranya. Karena ini adalah permintaan pertama Lucael kepadaku, jadi aku harus mewujudkan nya dengan cara apapun jika anda juga menginginkan pertunangan ini." Ucap ayahnya dengan berdiri dari tempat duduknya lalu mengurai rambutnya dengan tangannya.


Putri Liliana yang melihat pesona seorang Duke yang duda itu langsung berbicara dalam hatinya, "Kenapa semua duda di dunia novel selalu menggiurkan, dan bahkan dia tetap awet muda dan tampan, sialan!" Ucapnya dalam hati dengan mengepalkan tangan.


"Kenapa kau diam saja Liliana? Ayahku sedang menunggu jawabanmu sekarang." Tanya Lucael dengan menatap wajah putri Liliana.


"Dia terpesona pada penampilan ayahmu Luca, benar-benar seperti kelakuan para pembaca novel romansa... aku benar-benar tak habis pikir dengannya." Ucap babunya malaikat dengan wajah datar melihat kelakuan putri Liliana barusan.


"Ah, begitu ya rupanya...." Sahut Lucael dengan raut wajah yang sama.


Kemudian putri Liliana berkata dalam hati kalau dia harus fokus, Dia kemudian menjawab pertanyaan dari Duke, "Saya juga menginginkan pertunangan ini tuan Duke, jadi bisakah anda mewujudkan nya sesegera mungkin." Ucapnya dengan wajah yang serius.


Duke Alfearin kemudian menghela napas, lalu duduk kembali dan lalu menopang dagunya lagi sambil berkata, "Jika itu yang diinginkan kalian berdua, aku akan mewujudkan nya bagaimanapun caranya, bahkan dengan cara mengancam akan menjarah kerajaan mu agar ayahmu menyetujuinya pasti akan kulakukan." Ucapnya dengan raut wajah yang seakan-akan tidak serius.


"Apa ayah serius akan melakukan hal konyol seperti itu?" Tanya Lucael dengan wajah datar.


"Ya, aku akan melakukan hal begitu jika raja Kexzelfen itu menolak tawaran nantinya. Kalian bisa tidur sekarang, aku akan membahas soal ini dengan kakakmu dulu dan biarkan saja tuan putri tinggal disini satu hari dan jangan menggunakan sihir teleportasi untuk mengantarkan nya ke istana kekaisaran, karena itu akan membuat mu menghabiskan mana dan membuatmu sakit pada akhirnya."

__ADS_1


"Kau tidak perlu khawatir, aku sudah mengirimkan surat lewat burung elang pembawa pesan kediaman ini kepada ayahnya yaitu raja Kexzelfen, dan dia sudah membalasnya barusan, dia bilang kalau dia akan datang menjemput anaknya ke kediaman ini besok, dan kaisar juga memberikan surat pada ku secara bersamaan dengan surat raja Kexzelfen kalau pangeran Kyel yang mengajak putri Liliana jalan-jalan dan membuatnya hilang, sudah diberi hukuman untuk tidak keluar istana selama setengah bulan."


Duke kemudian bergumam dalam hatinya, "Anak itu selalu membuat masalah, bahkan kelahiran nya pun adalah masalah...."


"Ayahmu bergumam seperti itu Luca, dan tuan putri tidak sengaja mengaktifkan kekuatan sucinya tanpa dia sadari, dan dia pun melihat isi pikiran ayahmu tadi." Ucap babunya malaikat dengan terbang kesana-kemari di depan Lucael.


"Bisakah kau tidak melayang seperti orang bodoh begitu?" Sahut Lucael dengan wajah kesal.


"Kalian bisa pergi dan tidur sekarang, aku harus menemui Aria untuk membahas masalah ini dulu. Jadi kalian harus kembali ke kamar masing-masing!" Ucap ayahnya dengan meninggalkan ruang kerjanya.


Kemudian Lucael menatap ke arah putri Liliana dengan berkata, "Tolong lupakan saja tentang penglihatan pikiran yang kamu lakukan pada ayahku tadi. Karena itu akan menjadi beban pikiranmu nantinya, dan pada saat yang tepat... aku akan menjawab pertanyaan yang sedang ada dipikiran mu barusan." Ucapnya dengan wajah tanpa ekspresi, Lucael kemudian pergi dari ruangan itu tanpa mengucapkan sepatah kata perpisahan pun.


"Kenapa ekspresi nya aneh seperti itu? Biasanya dia selalu tersenyum, tapi yang barusan tadi... apa yang dikatakan Duke didalam pikirannya itu benar-benar serius? Dan pastinya Lucael juga tau tentang masalah itu, semakin aku melihat dan mencari tahu seperti apa Lucael, aku malah tambah bingung mengenai semua yang ada pada Lucael. Ah, sudahlah... lebih baik aku pergi ke kamar dan tidur saja." Gumam putri Liliana, setelah itu dia pergi ke kamarnya dan tidur tanpa memikirkan apapun lagi.


Sedangkan Lucael sendiri, setelah sampai dikamar nya... dia duduk ditempat tidurnya sambil mengusap air matanya.


Babunya malaikat yang melihat Lucael menangis langsung kelabakan dan bertanya-tanya, "Kenapa kau menangis Luca? Dan lagi, kenapa saat kau berkata pada putri Liliana tadi begitu dingin?"


Dengan menundukkan kepalanya, Lucael kemudian menjawab pertanyaan itu dengan air mata yang terus mengalir....


Dia kemudian menjentikkan jarinya untuk membuat kamarnya terkunci dan kedap suara, lalu babunya malaikat pun menjawab pertanyaan itu....


"Ku pikir, kau adalah jiwa paling kuat diantara banyaknya jiwa yang juga terpilih untuk memperbaiki dunia ini sebelum masa depan yang buruk akan terjadi. Makanya para malaikat malah memilih mu, dan sebelum dirimu... tidak pernah ada yang berhasil memperbaiki dunia ini, termasuk kakak dari ayahmu itu. Aku benar-benar berharap kau bisa menyelesaikan misi ini, karena aku sudah bosan terperangkap di dunia ini sampai dunia ini damai." Ucapnya dengan wajah kusut.


Lucael kemudian tertawa mendengar kata-kata babunya malaikat itu, dia lalu berkata....


"Kau pikir hanya kau saja yang bosan dengan dunia ini hah? Aku baru dua tahun tinggal ditempat ini, dan aku bahkan harus tersiksa dan pura-pura baik-baik saja selama ini agar keluarga baruku tidak khawatir. Karena aku takut, kalau-kalau jika aku membebani mereka terus-menerus, pada akhirnya mereka akan berpaling dariku dan melupakan ku seperti yang dilakukan oleh ayahku dulu, hiks, hiks...."


"Aku sudah tersiksa seumur hidupku di masa lalu, dan sekarang... aku harus mengorbankan diriku lagi untuk kebahagiaan semua orang di dunia ini. Kalian benar-benar kejam, kalian tidak puas hanya menyiksaku di dunia itu. Dan sekarang kalian menyiksa ku lagi di dunia ini!"


"Kau pasti bertanya-tanya bukan, kenapa aku kesal seperti ini? Aku akan menjawabnya sekarang juga! Kau bilang, para malaikat kasian padaku dan membuatku hidup di dunia ini agar mendapatkan kebahagiaan, iya bukan? Kau hanya membodohiku, kenyataan nya adalah meskipun aku mendapat keluarga yang menyayangi ku, kalian tetap tidak membuat keluarga baru ku lengkap."


"Kalian membiarkan ibuku tiada, padahal ibuku adalah jantung kehidupan di wilayah ibuku berasal, dia juga manusia yang mendapatkan keistimewaan dari Tuhan seperti putri Liliana. Tapi kenapa kalian membiarkan nya tiada karena sihir hitam dari manusia kejam ditempat ini?"

__ADS_1


"Kenapa kalian tidak mencoba memperbaiki nya dari sana dan malah sekarang, hah? Masalahnya sudah serumit ini, dan kalian malah memintaku untuk membereskan semua nya."


Babunya malaikat kemudian menjawab....


"Masalah ini tambah rumit karena orang yang ditugaskan memperbaiki ini sebelumnya menyerah ditengah jalan, makanya masalahnya tambah runyam." Sahut babunya malaikat dengan membela dirinya kalau dia tidak bersalah.


"Berhenti membela dirimu dan mereka kalau kalian tidak bersalah, jelas-jelas itu salah kalian karena memilih jiwa yang tidak tepat untuk memperbaiki dunia ini. Dan lagi, kalian hanya sayang pada wilayah ini... kalian sudah melupakan tempat kelahiran ibuku. Karena kematian ibuku yang tidak wajar, wilayah dan tempat tinggal ibuku dilanda kekeringan dan cobaan yang begitu berat, begitu kan yang kau bilang waktu itu."


"Yah, meskipun kau tidak mengatakannya secara spesifik seperti itu, tapi kau bilang... saat seorang manusia yang memiliki kekuatan suci tiada karena bukan hal yang wajar atau kita samakan saja seperti cerita putri Liliana yang asli, dia tidak bisa merubah cerita hidupnya meskipun dia tau kalau masa depan yang mengerikan akan menghampiri nya. Dan dia kemudian mati karena harus mengikuti skenario cerita dunia sialan ini. Dan pada akhirnya wilayah ini rusak dan tidak berpenghuni lagi pada akhirnya."


"Dan Kalian seharusnya membasmi orang yang telah menyebabkan kekacauan ini, orang yang telah membuat skenario yang tidak bisa dirubah oleh manusia yang hidup di dunia ini kecuali manusia yang seharusnya tidak ada dalam skenario cerita ini, dan orang yang bisa mengacaukan skenario itu adalah aku bukan? Dan karena orang itu lah, ibuku di dunia ini tiada. Dialah dalang dibalik kematian ibuku! Dia membuat ibuku terkena sebuah penyakit yang tidak ada cara pengobatan nya. Dan karena kematiannya yang tidak wajar, wilayah ibuku terancam musnah."


"Ayahku bahkan tidak bisa ke sana lagi, karena ada penghalang sihir yang dibuat orang yang bertanggung jawab akan kerusakan dunia ini! Dan dia juga lah, yang mengubah takdir hidup Lucael yang asli kau bilang! Harusnya kutukan ini ada pada pangeran Kyle, tapi dia malah mengotak-atik takdir yang sudah di tentukan."


"Pangeran Kyle adalah orang yang seharusnya mendapatkan kutukan turun-temurun ini, karena dia adalah sumber bencana dan awal mula kehancuran keluarga kekaisaran. Dia adalah anak haram dari kaisar, tapi meskipun begitu... kaisar tidak bisa disalahkan karena pada saat itu dia tidak sadarkan diri setelah dibuat mabuk oleh saudara tiri yang mulia permaisuri."


"Dan saudara tirinya yang bodoh itu kemudian berkata pada yang mulia permaisuri kalau anak yang dia lahirkan adalah anak kaisar. Hal itu kemudian menjadi konflik pertengkaran yang mulia kaisar dan permaisuri. Dan perempuan yang merupakan ibu dari pangeran Kyle itu kemudian sadar kalau saat anaknya berusia dua tahun, anaknya sudah terkena kutukan. Dan pada saat itu juga dia berusaha mencari kambing hitam untuk dijadikan pengganti dari anaknya yang seharusnya mendapatkan kutukan itu. Dia kemudian membuat perjanjian dengan dalang dibalik semua kekacauan ini, dan yang menjadi kambing hitam itu adalah anak ini, iya bukan?" Ucap Lucael dengan nada suara yang tinggi.


Babunya malaikat hanya bisa terdiam sambil memandang ke arah Lucael. Saat dia ingin berkata, Lucael lebih dulu berkata dan membuatnya terdiam lagi.


"Walaupun pada akhirnya dia mati karena harus membayar perjanjian dengan biang onar itu, tapi dia sudah membuat Lucael, keluarganya Lucael juga keluarga Kaisar kacau di buatnya. Permaisuri kemudian bunuh diri gara-gara sakit hati melihat saudaranya melahirkan anak dari suaminya."


"Sampai saat ini, kenyataan yang mengerikan itu di sembunyikan. Dengan terpaksa kaisar harus menerima Kyle, dan menyembunyikan kalau dia adalah anak haram. Kaisar bahkan menutupi kasus bunuh diri sang permaisuri dengan kecelakaan. Pada saat itu, pangeran dan putri juga tahu tentang kejadian itu, meskipun mereka membenci Kyle karena dialah penyebab ibu mereka bunuh diri tepat di depan mata mereka dan ayah mereka saat itu."


"Mereka tetap menerima Kyle walau dengan berat hati, karena mereka bertiga tau kalau Kyle tida bersalah. Tapi karena kebencian itu masih ada, mereka tidak terlalu peduli pada Kyle dan pada akhirnya Kyle tahu kalau dia adalah anak haram dan dibenci keluarga Kekaisaran. Dia kemudian balas dendam karena merasa tidak diterima dengan membunuh ayah, dan kedua kakaknya. Begitulah yang akan terjadi jika aku tidak merubah skenario cerita dunia ini. Iya bukan?" Ucap Lucael dengan wajah yang dingin sambil mengepalkan tangannya.


Lalu babunya malaikat menjawab, "Kau benar, keluarga kekaisaran yang tidak bersalah juga akan ikut tiada karena kesalahan kami yang memilih jiwa yang tidak sanggup memikul tanggung jawab besar ini. Tapi ku harap, kau bisa memperbaiki dunia ini, walaupun aku tidak yakin kau akan terus berjuang untuk memperbaiki nya dan tidak menyerah."


Lucael kemudian berpaling dari babunya malaikat sambil berkata, "Karena aku tidak ingin orang-orang yang tidak bersalah harus menderita akibat skenario yang bahkan tidak bisa kalian rubah tanpa bantuan para manusia dari dunia lain. Pada akhirnya aku harus mengorbankan diriku, karena lagi pula aku tidak menyukai kehidupan ini. Jadi ada tidak salahnya aku mengorbankan diriku demi kepentingan banyak orang."


"Dan kau tidak boleh ikut campur dengan skenario baru yang aku buat, apapun yang terjadi! Bahkan jika itu sudah melanggar aturan di dunia ini, karena aku berjanji keluarga ku yang sekarang ini tidak akan pernah ikut menderita. Aku akan menghidupkan ibuku bagaimana pun caranya, karena hanya dengan itu, makhluk hidup di tempat ibuku termasuk keluarga ibuku dan masyarakat di sana tidak terancam musnah. Dengan begitu, saat aku tiada karena batas waktu hidup ku... keluarga ku tidak akan terlalu bersedih, dan bahkan jika perlu... aku akan membuat mereka membenciku agar mereka tidak akan sedih dan meneteskan air mata sama sekali dimakam ku."


Setelah mengatakan itu, Lucael kemudian berbaring lalu kemudian tidur. Sedangkan babunya malaikat sendiri terkejut mendengar kata-kata yang di ucapkan Lucael tadi. Dia terus bergumam dan mengatakan hal yang sama berulang kali, "Kenapa kau berbeda dari jiwa yang terpilih sebelum nya Luca? Kenapa kau bahkan rela dibenci keluarga yang selama ini kau harapkan dimasa lalu? Aku tidak mengerti dengan dirimu, kenapa kau bisa sebaik itu pada orang lain yang baik padamu tapi dengan dirimu sendiri... kau bahkan tidak pernah bersikap baik pada dirimu sendiri."

__ADS_1


Dia kemudian mengusap kepala Lucael lalu berkata, "Kuharap, aku bisa membuat mu panjang umur dan memiliki keluarga bersama orang yang sukai, semoga saja itu bisa terjadi Lucael." Lalu setelah itu dia menghilang... dan malam itu kemudian berlalu....


^^^Bersambung....^^^


__ADS_2