
"selamat membaca.
"setah hari dimana Dika kembali meninggal rumah orangtuanya.Ayah Hari makin marah karena Dika tak kunjung datang pada nya lagi jadilah sekarang ayah Hardi juga membuat Risa berhenti dari pekerjaan nya.
"ya ayah Hari akan melakukan apapun agar putra nya segera kembali padanya. karena dia akan segera menjodoh kan Dika pada putri sahabat nya.
"di tempat lain.
"Dika saat ini sedang berada di klub malam,sebelum nya ia tak pernah mendatangi tempat ini. tapi saat ini ia bingung harus bagai mana.jadilah ia mendatangi tempat yang di sukai sejuta umat yang kurang iman itu.
"aaaakkhh!
"iya berteriak yang membuat orang-orong di klub itu menatap nya heran. "apa lo hak.marah nya pada setiap orang yang melihat kearah nya.
"jadi lah ia dikeluarkan kan dari klub itu karena membuat keributan. "iya berjalan pulang dengan sempoyongan.
"Saaa Risa!
"buka pintu nya. teriak nya dari luar. di dalam Rusa langsung berlari.lalu membuka pintu nya.
__ADS_1
"kenapa harus teriak sih mas,biasa juga langsung masuk.ucap Risa heran suami nya tau sandi nya.
"aku nggak ingat lupa.ucap nya menhatuh kan tubuh nya di sofa.Irana heran melihat suami nya tidak seperti biasa nya lalu dia mendekati Dika.
"kamu mabuk ya mas?tanya Irana. "kok kamu tau Sa, kamu ngikutin aku ya, apa secinta itu kamu pada ku,kemana pun aku selalu kamu ikutin. ucap nya ngaur karena dia tidak sadar apa saja yang dia ucap kan.
"irana tidak lagi mendengarkan apa yang di katakan Dika."terkadang dia sudah tertawa terkadang dia menangis tapi yang di ucap kan nya tidak jelas kemana arah nya. "irana membantu suami nya masuk kekama.
"pagi hari nya.
"akhhhh!
"Risa, gumam nya. ia teringat kalau dia pulang dengan ke adan mabuk.ia takut menyakiti istrinya,buru-buru ia turun dari ranjang lalu keluar dari kamar.
"sayang!
"panggil nya saat melihat Risa di dapur. ia mendekat lalu memeluk Rusa dari belakang.
"Risa hanya diam saat Dia memeluk nya,ia masih menunggu Dika menjelaskan padanya.mengapa ia harus mabuk-mabukan.
__ADS_1
"sayang!
"maaf kan aku ya,aku nggak nyakitin kamu kan. aku lagi banyak pikiran.ucap nya,hanya mengatakan itu ia tau kalau Risa akan mengerti.
"tapi kan nggak harus mabuk-mabukan mas, kalau terjadi sesuatu saat kamu di jalan bagai mana.ujar nya.lalu Risa melepas kan tangan Dika yang melingkar di perut nya.lalu ia merubah posisi nya menghadap Dika."benar saja Risa tidak bertanya lagi.malah menasihati nya dengan lembut.
"maaf aku nggak akan mengulangi nya lagi.ucap nya,merasa bersalah tidak seharus nya dia membawa masalah nya dengan mabuk-mabukan.
"ya sudah sekarang kamu mandi setelah itu kita sarapan.ucap Risa. dika pun menurut kembali kekamar nya untuk mandi.seadangkan Risa menyelesaikan pekerjaan nya.
"ahir nya selesai juga.ucsp nya setelah menghidangkan masakan nya di meja makan. "tak berapa lama Dika datang lalu duduk.Risa pun mengisi piring suami nya dengan menu yang ada. lalu mereka sarapan.
"siang nya dirumah makan.
"bagai mana dengan perjodohan kita.sebentar lagi putri saya akan pulang dari luar kota. ucap pria paruh baya pada sahabat nya.
"ya kamu tenang saja,setelah putri mu pulang, nanti kita pertemu kan mereka.jawab pria paruh baya satu lagi. "baik lah kalau begitu kita sepakat untuk menjodoh kan mereka.ucap pria itu lagi.dia sangat yakin kalau putra nya akan mau di jodoh kan.
"baik lah kalau begitu.semoga putra putri kita cocok nanti nya.ucap pria yang bernama reza itu, yang tak lain adalah rekan bisnis papa Hardi sekali gua sahabat nya.
__ADS_1
"jangan lupa ya dukungan nya.😍😍😍😍😍😍