
"selamat membaca.
"hari hari pun telah berlalu.tak terasa sudah satu bulan lebih Dika memiliki dua istri.
"hari-hari yang Dika lalui semakin rumit saja karena memiliki dua istri yang membuat dia selalu saja mencari alasan dan berbohong.
"kalau membohongi Sarah dia sangat mudah dengan alasan sibuk atau pun keluar kota Sarah tidak masalah yang penting ia diberikan kebebasan dan uang,dia tidak akan bertanya ini dan itu.walau pun sebenar nya Dika merasa heran tapi tak terlalu dia memikir kan nya.
"tapi tidak dengan Risa,ahir-ahir ini Risa sangat sulit untuk di bohongi.maka dari itu dia lebih sering tinggal di apartemen."tapi tidak dengan hari ini karna terlalu pusing hari ini ia memilih menginap di kantor saja.
"apa tidak sebaik nya tuan periksa kedokter atau pulang saja tuan,di rubah kan ada istri tuan yang menemani.ucap asisten nya Dika."saat ini mereka masih di kantor padahal ini sudah melewati jam pulang kantor.asistan itu heran melihat tuan nya selalu saja mengeluh sakit kepala tentang istrinya.
"tanpa asisten itu ketahui kalau bos nya itu sakit kepala karena bingung bagai mana mencari alasan untuk membohongi para istri nya, dia memang tidak tahu kalau tuannya itu memiliki dua istri karena dia baru saja bekerja dengan Dika.
kalau aku pulang itu akan membuat ku tambah pusing. ucap nya. jelas saja pusing karena dia bingung harus mencari alasan apa. " karna hir-ahir ini Risa banyak bertanya pada nya,yang mebuat dia sering membentak Risa.
"apa tuan akan tetap disini? tanya asisten itu lagi. "ya aku akan disini kau pulang lah, kau terlalu banyak bicara menabah sakit kepala ku saja. Dika menyuruh asisten nya yang bernama Arga itu pulang. "baik tuan permisi.ucap nya meninggal kan Dika.
...*****...
"pagi hari nya.di rumah Sarah!
__ADS_1
"Sar kamu gak heran apa melihat suami mu,apa ia dia sesibuk itu sampai tidak srmpat untuk pulang.ucap pria yang bersama Sarah.
"memangnya kenapa,bukan nya kamu senang kalau dia itu sibuk jadi kita bisa berdua terus.ucap Sarah pula. "sebenar nya dia juga merasa kalau Dika terlalu sibuk, sampai jarang di rumah.
"memang benar aku senang kalau suami mu itu sibuk bahkan kalau perlu dia mencerai kan mu. tapi aku tidak mau melihat kamu sedih lagi karena berpisah dengan nya. "ucap pria itu lagi dia sangat kesal entah apa yang membuat Sarah begitu mencintai Dika.
"dia sangat tau kalau Sarah sangat mncintai Dika.bagai mana tidak tau kalau dia juga sakit mengenal Dika,dari dulu Sarah sudah nengejar-ngejar Dika tapi Dika menolak nya. karna merasa sakit hati Sarah jadi pergi keluar kota.jadi lah ia mengejar Sarah,dari situlah mereka selalu bersama sampai saat ini
"bagai mana kalau dia memiliki wanita lain,sama seperti mu memiliki pria lain itu tidak menutup kemunggkinan kan.Hery terus memanas manasi Sarah.
"ucap nya saja pada Sarah kalau dia tidak mau melihat Sarah bersedih kalau berpisah dengan Dika.padahal dalam hati nya segeralah Dika dan Sarah itu berpisah
"dan juga bukan tanpa alasan Hery berkata seperti itu.karna beberapa hari yang lalu dia melihat Dika bersama wanita lain di sebuah restoran,saat itu ia sedang bertemu dengan teman nya.
"kalu benar Dila menduakan Sarah kan mereka akan berpisah jadi lah Sarah akan kembali menjadi milik nya seorang
"mungkin ya sebaiknya aku menyelidiki mas Dika, kalu sampai dia memiliki wanita lain awas aja aku benar-benar tidak terima. ucap nya marah. walau pun dia juga sudah menduakan Dika tapi dia tidak terima kalau dia didua kan oleh Dika,
...*****...
"di apartemen.
__ADS_1
"hoeekkk!
"hoeekkk!
"hoeekkk!
"sebenar nya aku kenapa sih. Risa bergumam saat ini dia sedang berat di kamar mandi."sudah seminggu ini ia merasakan sakit di kepala nya.tapi ia abaikan tapi ini malah bertamah mual-mual,karena dia bingung ahir nya ia menghubungi suami nya karena ia merasa sangat lemah.
"sayang,kamu gak papa kan? tanya Dika. "begitu Risa menghubungi nya mengatakan kalau dia sedang sakit Dika langsung pulang,padahal dia sedang rapat jadilah ia menyerah kan semuanya ke pada ayah nya kebetulan tadi ayah Hardi hadir jadi dia bisa langsung pulang.
"lemas bangat mas terus pusing dan mual lagi benar-benar gak enak mas. Risa memberi tahu Dika apa yang dia rasa kan.
"ini pasti kamu kecapean, kamu sih sudah di bilangan cari pembantu aja,biar ada yang bantu beresin rumah dan kamu ada teman nya. tapi kamu gak mau, jadi ginikan.ia malah marah pada Risa.
"memang benar Risa menolak untuk mencari pembantu,gak perlu pakekek pembantu mas aku bisa kok ngerjainnya sendiri. lagian kan aku sudah tidak kerja lagi biar aku ada kerjakan dirubah walaupun hanya beres-beres. itu lah kata Risa saat ia menawarkan untuk mencari pembantu.
"kok malah marah marah sih,akulagi butuh bantuan mas bukan kemarahan, Risa kesal melihat Dika datang bukan nya membantu nya malah memarahi nya.
"iya maaf sayang, kita kedokteran sekarang ya. Risa hanya mengangguk saja karma dia benar-benar lemas. "menempuh perjalanan beberapa menit sampailah mereka di rumah sakit, Dika keluar dari mobil terlebih dahulu lalu membantu Rasa turun,dan menuntun Risa masuk kedalam rumah sakit.
"sampi didalam.seorang suster membimbing mereka menuju ruang UGD untuk melakukan pemeriksaan.
__ADS_1
"jangan lupa ya dukungan nya.😍😍😍😍😍😍