Aku Bukan Istri Simpanan

Aku Bukan Istri Simpanan
episode 18


__ADS_3

"selamat membaca.


"mas aku harus menyiamkan ma_. "tidak perlu sayang aku sangat merindu kan mu. ujar Dika. "padahal dia melakukan itu hanya agar Risa tak merasa curiga pada nya,seolah-olah dia sangat merindukan Risa.


"walau pun dia mamang sangat merindukan Risa. "Dika pun membawa Risa ke sofa yang tak terlalu jauh dari dapur itu.


"Risa menuruti keinginan suami nya karena dia juga merindukan suami nya, sampai di sofa, dia terus mencium Risa tanpa ampun ia sangat pandai membangkitkan gairah Risa.


"Risa juga membalas ciuman Dika,lalu Dika membimbing Risa agar Bisa berbaring di sofa.lalu ia kembali menjelajahi seluruh tubuh Rusa.mencumbui nya dari bibir Risa terus keleher dan sekarang dia bermain digunung kembar Istrinya, menikmati nya,lalu kembali Dika turun kebawah.anggota tubuh Rusa yang paling sensitif.melihat Rusa sudah meliuk-liuk Dika pin memulai pertempuran mereka yang sesungguhnya nya.


"maaf ya sayang,aku benar-benar tidak bisa menahan nya lagi,selama seminggu ini aku sangat merindukamu.ucap nya setelah percintaan mereka selesai bahkan Dika masih ada di atas tubuh Risa.


"ya mas,aku ini istri kamu kok malah minta maaf sih kan sudah kewajiban aku mas, tapi. "Risa sedikit ragu mengatakan nya.


"tapi kenapa sayang,apa aku main nya terlalu kasar.Dika bertanya, karna hanya pertanyaan itu lah yang melintas di pikirkan nya.


"bukan itu mas.Risa masih ragu untuk mengatakan nya. "jadi apa dong sayang. Dika berucap lembut. "semenjak mas pergi ke luar kota aku gak minum pil nya.ujar ragu dia takut kalau Dika marah.

__ADS_1


"mereka memang sudah sepakat jangan dulu memiliki momongan.di karnakan keadaan mereka belum memungkinkan.


"aku kirain apa sayang,gak papa kok aku sudah siap punya anak. "setelah mendengar itu barulah Risa bernapas lega.


"lalu Dia melepaskan senjata nya dari dalam diri Risa,ia mengecup kening Risa,berdiri mengangkat Risa, membawanya kekamar mereka.


...********...


"di lain tempat.


"seharian ini iya benar benar sibuk,walau pun hanya memerintah,karena yang mengerjakan nya dalah pembantu nya di rumah itu.


"setelah semua nya selesai, dia kembali kekamar nya."kok gak aktif sih mas Dika lagi gnapain sih sudah sore begini kok gak pulang apa dia lembur ya.karena seminggu ini dia libur.ia mrgumam sendiri.


"saat ia ingin masuk kedalam kamar mandi HP nya berbunyi. "ya halo mas tadi aku telepon kok gak bisa? kamu juga sudah sore begini belum juga pulang,cacar Sarah.


"maaf ya Sar aku nggak bisa pulang malam ini soal nya aku benar-bebar banyak kerjaan,kamu kan tau sendiri seminggu ini aku gak masuk kantor. "jelas Dika berbohong, padahal saat ini dia berada di rumah Risa.

__ADS_1


"ya mas. hanya itu jawaban Sarah sambungan telpon nya pun terputus. "ia pun tak mempermasalah kan itu semua karena saat ini Dika telah menjadi suami nya.


"kamu lagi teleponan sama siapa sih mas?. "tanya Risa. "i ini dari asisten aku sayang. jawab nya tergagap.


"saat ini mereka ada di dalam kamar, setelah bercinta disofa yang berlanjut ke kamar mandi. "sayang, sebenarnya ada hal yang harus aku katakan pada mu.ucap nya ragu.


"Rusa hanya menatap nya,seolah ia menantikan apa yang akan Dika katakan.


"sebenarnya aku bekerja di kantor papa.papa memaafkan aku dan mengijin kan aku kembali kerumah. tapi tidak dengan mu sayanga.tapi kamu gak usah khawatir papa nggak melarang kita untuk bersama kok, tapi aku nggak boleh bawa-bawa kamu ke acara atau apa pun itu. "Dika menjelaskan nya panjang lebar.memang benar papa Hardi memberinya sarat itu,ia hanya boleh membawa Sarah.


"Risa hanya bisa menundukkan kepala nya.apa sebenci itu kah mertua nya pada nya sampai sampai tidak mengijinkak nya diketahui orang banyak. "itu lah yang ada di pikiran nya. tanpa ia ketahui karena Dika sudah mempunyai istri yang sepadan dengan keluarga mertua nya.


"jangan bilang selama seminggu ini mas tidak keluar kota,tapi menginap dirumah papa.ucap Risa lirih ia sangat sedih.


"gak sayang, aku memang keluar kota,menganti kan papa. karena mama kurang sehat jadi papa gak bisa pergi. ujar nya. bertambah banyak lah kebohongan nya


"jangan lupa ya dukungan nya.😍😍😍😍😍😍

__ADS_1


__ADS_2