
"selamat membaca.
"malam hari nya!
"mah dimana Dika?"papa Hardi bertanya ada istrinya."mama juga hak tau pak. jawab mama santi."saat ini mereka berada di rumah makan.
"sudah satu jam mereka menunggu,Dika tak kunjung datang,padahal tadi kata nya sudah di jalan tapi belum juga sampai.
"bagai mana ini Hardi ,dimana putra mu mengapa belum juga datang? "Reza bertanya, "jangan jangan kamu memppermain kan saya.ucap nya lagi.
"sabar sebentar lagi juga sampai.ucap papa Hardi."benar saja tak berapa lama Dika datang.
"maaf pah om, aku terlambat tadi itu ada kecelakaan kecil yang membuat jalanan nya sedikit macet.bohong nya. "padahal sudah dari tadi dia sampai hanya dia ragu untuk menemui calon istri kedua nya.
"ya tidak masalah yang penting sekarang kamu sudah ada di dini.kata Ayah Reza.lalu Dika duduk di samping mama santi.
"hai Sarah,sudah lama ya kita tidak bertemu. ucap Dika menyapa."kebetulan mereka duduk berdekatan.
"hai juga Dik,sudah lima tahunan ya kita tidak bertemu.Sarah balik menyapa Dika ramah.
__ADS_1
"Dika memang mengenal Sarah sejak dulu,karena ayah mereka bersahabat.jadi mereka sudah tidak perlu lagi berkenalan.
"setelah itu mereka makan malam.
"dari tadi Sarah selalu memperhatikan Dika,sedangkan Dika tidak terlalu memperdulikan nya. karna saat ini ia sedang memikir kan istrinya.
"bagai mana sayang, apa kamu mau dijodohkan dengan Dika. "Reza bertanya pada putri nya. "saat ini mereka sudah selesai makan malam nya.
"Serah mau Dad,tapi bagai mana dengan Dika."ia menjawab,lalu bertanya. "jelas saja dia mau karena dari dulu sudah menyukai Pria itu.
"Dika pasti mau,kalau tidak mana mungkin dia bersedia datang ke acara makan malam ini. bukan Dika yang berkata tapi papa Hardi.
"Dik! aku nggak nyangka deh kalau bentar lagi kita mau nikah.Ucap Sarah memnyandar kan kepala nya di bahu Dika.
"saat ini mereka dalam perjalanan
pulang.papa Hardi menyuruh Dika untuk mengantarkan Sarah, kata nya agar lebih dekat karena sebentar lagi mereka akan menikah.
"jangan gini dong Sar, aku kan lagi nyetir nanti kita nabbrak. ujar nya mendorong kepala Sarah agar kembali duduk dengan benar.
__ADS_1
"aku kan mau dekat sama kamu Dik, kangen tau.ucap nya memanyun kan bibir nya.
"ia kan gak goni juga Sar.lagian kenapa harus aku sih yang antar kamu kenapa nggak sekalian aja sama om Reza.ucap nya ketus, dia nggak suka melihat tingkah Sarah.
"kamu tadi gak dengar om Hardi ngomong apa, kata nya itu bi_."iya aku tau gak usah kamu perjelas lagi. ucap nya memotong ucapan Sarah.
"sepanjang perjalanan Dika benar-benar tidak suka dengan Sarah yang menempel terus padanya.dua puluh menit perjalanan akhir nya Dika sampai di rumah sarah.
"kamu ngak mampir dulu Dik! "ucap Sarah. "nggak Sar aku langsung pulang aja,ini sudah terlalu malam, gak enak malam-malam bertemu.ujar nya.
"kok gak enak,kan bentar lagi kita nikah kamu nginap juga gak papa. ucap Sarah lagi."yang muat Dika tambah jenggah, sudah dari tadi dia mau pulang tapi Sarah selalu menghalangi nya.
"udah ya Sar aku pulang dulu. Ucap nya masuk kembali ke dalam mobil nya,tanpa menghirau kan D Sarah lagi, karena dia harus cepat pulang.
"Sarah pun menghentikan kaki nya. melihat mobil Dika benar-benar pergi. "Sarah pun masuk ke dalam rumah nya dengan cemberut karna gagal sudah niatnya yang ingin berduan dengan Dika.
"lima belas menit perjalanan Dika pun sampai di depan gedung apartemen.lalu ia langsung masuk life setelah ia memarkir kan mobil nya. "untung saja jalan keruma sarah,searah dengan apartemen nya. jadi tak butuh waktu lama dia pun sampai.
"sampai didepan pintu apartemen nya, Dika pun masuk langsung menuju kamar nya. membuka pintu lalu masuk ke dalam kamar. "dia melihat Risa sudah tertidur,lalu ia mendekat mengecup kening istrinya.
__ADS_1
"maafin aku sayang.gumam nya pelan sambil mengusap kepala Risa.