AKU BUKAN WANITA MALAM

AKU BUKAN WANITA MALAM
Episode 13


__ADS_3

Minuman yang sudah tercampur dengan racun ini sudah siap dan akan diantar ke Natasha.


Lalu Natasha yang sedang menonton TV didatangi oleh erpan dan segelas minuman yang sangat enak.


"Sayang,ini aku buatakan minuman spesial untuk kamu"kata Ervan dengan sangat manis yang terucap dari mulutnya pada Natasha.


Natasha sama sekali tidak terpikirkan olehnya kalau sang suami ini sangat jahat sekali pada dirinya dan ia malah membanggakannya, apalagi mendengar kata sayang dari sang suami.


"Makasih banyak ya mas"Natasha mengucapkan rasa terima kasih.


Ketika Natasha Hendak meminum, tiba-tiba terdengar dering telepon Ervan.Dan ini adalah panggilan dari Nayla.


"Eh kamu minum saja dulu ya biar aku angkat telepon ini mungkin dari perusahaan"Ervan segera pergi meninggalkan Natasha sendirian dengan minuman yang beracun itu.

__ADS_1


Tetapi ketika ia handak meminum minuman yang dibuat oleh Ervan ia teringat dengan sesuatu, dan dia segera bergegas ke dapur karena dia sedang membuat air panas untuk teh.


"Duhh, ternyata ini sudah mendidih aku lupa hampir aja"Natasya tergesa-gesa pergi ke dapur dan membuat minuman itu tumpah karena gesekan dari lutut.


Tetapi Natasha lebih mementingkan air yang mendidih itu karena takut terjadi kebakaran atau hal-hal yang sangat buruk, dan minuman itu dibiarkan saja dari tadi dan pecah.


Kali ini dirinya aman karena tidak meminum jus yang dibuat oleh sang suami, kini Natasha kembali dan membereskan jus yang ada di lantai yang sudah berantakan.


Karena minuman yang sudah jatuh maka Natasha mengambil air putih untuk meminumnya dengan beberapa tengukan sekaligus.


Di sisi lain,Ervan sedang berada di luar rumah dan ditelepon oleh Nayla, dan hal ini mengenai tentang perencanaan membunuh Natasha.


"Heh, bagaimana dengan rencanamu Apakah dia sudah mati?"pertanyaan yang sangat kejam sekali yang tidak pernah memikirkan orang lain.

__ADS_1


"Oke semuanya aman karena aku sudah memberikan minuman yang diberi racun"ervan membalasnya dengan bangga kepada Nayla.


"Yess, Bagus dong kalau kamu sudah bisa membunuhnya kini tinggal membuat rencana selanjutnya Anggap semua ini adalah kematian yang secara alami bukan pembunuhan"Nayla memberikan saran membuat beberapa rencana untuk selanjutnya agar tidak terjadi kesalahan.


Ervan yang mendengar rencana tersebut hanya mengangguk saja dan mengikuti perintahnya.


Setelah menelepon erpan memasukkan handphonenya kedalam saku dan berjalan ke ruang tamu di mana Natasha sedang tergeletak di atas sofa, dengan bangga ervan mendekatinya dan tersenyum karena rencana yang sudah berhasil.


Tetapi Ervan tidak tahu kalau Natasya belum mati dan dia hanya tertidur saja dengan begitu nyenyak, sesuai perintah Nayla Ervan harus membawa Natasha ke kamarnya seolah-olah ia meninggal karena semalam tidur.


Ia mulai memangku Natasha yang tertidur itu dengan begitu kuat, Ervan memangku Natasha dan menaiki beberapa anak tangga hingga sampai ke kamarnya.


Ervan merasa ada yang aneh karena melihat wajah Natasha yang tersenyum dan tidak ada buih-buih racun yang diminumnya tadi.

__ADS_1


Namun Iya sama sekali tidak memikirkannya dan langsung membawanya ke atas ranjang, tetapi ervan terdiam sejenak dan melihat wajah Natasha yang begitu polos, kemudian Ia berpikir mengapa dirinya harus membunuh orang yang sama sekali tidak bersalah.


Lalu Iya terdiam dan meminta maaf kepada Natasha, tetapi hal ini membuat Ervan sangat kaget.


__ADS_2