
Di sisi lain saat ini Laura pun sedang memeriksa beberapa kerjaan dan beberapa saat kemudian handphonenya pun berdering.
"Hallo selamat pagi jeng"ucap suara dari seberang telepon tersebut.
"Hallo,selamat pagi juga jeng,ada apa yah jeng"???
"Sebentar gue boleh main-main ke butik loe enggak"???
"Boleh aja sih jeng"
"Tapi jeng wajib belanja yah,soalnya ada pakaian model baru yang baru masuk jeng"
"Oh yah!!!oke siap jeng"
"Ya udah gue tunggu yah jeng"
"Oke jeng"
Beberapa saat kemudian telepon pun di akhiri.
"Pagi-pagi udah telepon aja ini orang"umpat laura dalam hati.
Beberapa saat kemudian laura pun mengambil handphonenya untuk menelepon seseorang.
"Hallo ,selamat pagi bu"
"Hallo,Selamat pagi rena"
"Ada apa yah bu"???
"Rena,kamu tolong ke ruangan saya yah"
"Baik bu"
Beberapa saat kemudian pintu laura pun di ketuk.
Tok...tok...tok
"Permisi bu"ucap suara di seberang telepon tersebut.
"Masuk"ucap suara dari dalam ruangan tersebut.
"Duduk Rena"
"Baik bu,terima kasih"
"Kemarin kan ada pakaian yang baru masuk,kamu tolong pajang yang rapi yah,terus di pajang aja secara sejajar soalnya teman gue mau datang lihat sebentar"
"Oke baik bu"
"Nanti minta di bantuin sama yang lain yah"
"Iya bu"
"Ya udah kamu boleh pergi yah"
"Baiklah ibu"
"Oh yah,Rena kamu tolong buatkan saya kopi yah"
"Oke bu"
Beberapa saat kemudian kopi yang di tunggu pun datang.
"Ini kopinya bu"
"Oke,makasih yah rena"
"Sama-sama bu"
"Ya udah kamu boleh pergi yah"
"Baik bu"
Karyawan tersebut pun berlalu meninggalkan ruangan bosnya tersebut.
Di sisi lain saat ini kusuma sedang duduk di dalam ruangannya dan tiba-tiba pintu nya pun di ketuk.
Tok...tok...tok
"Permisi bos"ucap suara dari seberang pintu tersebut.
"Masuk"ucap suara dari dalam ruangan tersebut.
"Silahkan duduk"
"Terima kasih bos"
"Ini hari ada meeting dimana Tyo"???
"Ini hari enggak ada meeting bos"
"Kamu yakin tyo"
"Yakin dong bos"
__ADS_1
"Oh yah ngomong-ngomong bagaimana dengan perkembangan dari ruangan sebelah tyo"???
"Sepertinya mereka sudah mengetahui kalo bos sudah mencurigai mereka,jadi sekarang tidak ada gelagat yang mencurigakan bos"
"Ya udah enggak apa-apa,nanti terus di telusuri yah"
"Baik bos"
Oh yah,tyo kamu tolong buatkan saya kopi yah"
"Baik bos"
Beberapa saat kemudian kopi yang di tunggu pun datang.
"Ini kopinya bos,silahkan di cicipi yah"
"Baik tyo,terima kasih yah"
"Sama-sama bos"
"Ya udah saya lanjut kerja dulu yah bos"
"Oke baiklah"
"Oh yah,sebentar malam loe ada waktu enggak tyo"???
"Emang mau kemana bos"???
"Gabung sama keluarga saya dinner yah"
"Oke boleh bos,nanti saya sherlock tempatnya yah"
"Oke siap bos"
Beberapa saat kemudian tyo pun bergegas meninggalkan ruangannya tersebut.
Di sisi lain saat ini Feli dan roy pun sudah sampai di apartemen tersebut dan keduanya pun bergegas untuk masuk ke dalam apartemen tersebut.
"Sayang,apa sebaiknya kita beberapa bahan makanan di supermarket yah"
"Iya juga yah mas"
"Ya udah kamu tunggu sini,biar mas yang cek di kulkas"
"Biar feli aja yang cek mas,emang mas tau segala urusan dapur,hehehe!!!''
"Kamu bisa aja sayang"
"Ya udah feli cek bentar yah mas"
"Oke sayang"
"Udah cek yah sayang"???
"Iya mas,sebaiknya kita keluar belanja bahan makanan bentar mas,biar nanti feli bisa masak"
"Oke boleh sayang,mas juga pengen merasakan masakan kamu"
"Ayo berangkat sayang"
"Oke,let's go "
Beberapa saat kemudian mobil pun berjalan di sepanjang jalanan ibu kota dan sampailah keduanya di sebuah supermarket yang menjual berbagai macam sayuran tersebut.
"Ayo masuk sayang"
"Oke mas"
Keduanya pun bergegas menuju pintu masuk supermarket tersebut.
"Sebentar yah mas,feli ambil keranjangnya dulu"
"Oke boleh sayang"
"Sayuran di bagian mana yah mas"???
"Di sebelah sana sayang,ayo ikut mas"
Keduanya pun bergegas mendekati tempat jual sayuran tersebut.
"Wah,sayurnya segar-segar mas"
"Iya yah sayang"
Feli pun mengambil beberapa jenis sayuran, ikan dan beberapa jenis daging yang akan di masaknya saat pulang nanti.
"Ayo kita pilih juga buah-buahan sayang"
"Oke mas"
Keduanya pun mulai memilih beberapa jenis buah-buahan.
"Ini salah satu buah-buahan kesukaan mas sayang "ucap roy sambil menunjukan buah apel"
"Kok bisa sama yah mas"
__ADS_1
"Jadi kamu juga suka apel yah sayang"
"Iya dong mas"
"Pantesan kita jodoh sayang,hehehe!"
"Mas bisa aja"
"Ya udah pilih aja yang banyak sayang"
"Oke mas"
"Ya udah sekarang kita pilih snack dan minuman dulu yah sayang"
"Oke mas"
"Nah ini juga salah satu minuman favorit mas"ucap roy sambil menunjukan sebuah minuman sprite.
"Oh gitu yah,kalo feli sukanya yang ini mas"ucap feli sambil menunjukan sebuah kotak susu bermerek yakult yang ada di kulkas supermarket tersebut.
"Hum,kamu aneh sayang masa udah gede minumnya susu"
"Emang orang gede enggak boleh minum susu yah mas"
"Yah ,boleh-boleh aja sih sayang"
"Trus kenapa mas ngomongnya ke gitu"
"Iya sorry sayang,kan mas cuma bercanda doang"
"Iya enggak apa-apa mas"
"Ya udah sayang ,ayo buruan pilih soalnya mas udah lapar"
"Mas serius yah"
"Iya sayang"
"Ya udah kita bayar aja udah yah mas"
"Oke sayang"
Keduanya mulai bergegas mengambil antri untuk melakukan pembayaran di supermarket tersebut.
"Total semua berapa mbak"???ucap roy kepada salah satu karyawan di supermarket tersebut.
"Sebentar saya hitungan dulu yah pak"
Beberapa saat kemudian karyawan tersebut pun sudah selesai menghitung total belanjaan tersebut.
"Total semua satu juta rupiah yah pak"???
"Oke baiklah mba,ini kartunya"ucap roy sambil menyodorkan kartu ATMnya tersebut.
"Tolong masukan PINnya pak"
"Oke"Roy pun mulai menekan beberapa angka untuk memasukan PINnya tersebut.
"Oke makasih yah pak"ucap karyawan tersebut sambil menyodorkan kembali kartu ATM tersebut kepada roy.
"Sama-sama mbak"
"Ayo sayang"
"Oke"
Beberapa saat kemudian mobil pun melaju di sepanjang jalanan ibu kota dan keduanya pun bergegas untuk pulang kembali ke kediamannya tersebut.
"Mas udah enggak sabar pengen nyoba masakan kamu sayang"
"Serius mas"
"Iya dong sayang"
"Tapi kalo masakan feli enggak enak,jangan marah yah mas"
"Iya sayang,mas akan tetap mencicipi masakan istri mas yang cantik ini"
"Mas mulai deh"
Mobil pun melaju dengan kecepatan sedang dan beberapa saat kemudian sampailah mereka di apartemen tersebut.
"Biar mas yang turunin barangnya sayang,kamu tunggu mas aja di ruang tamu"
"Emang enggak apa-apa yah mas"
"Ya enggak apa-apa sayang,lagian ini juga berat,tubuh kamu kecil gitu mana bisa angkat berat ke gini"
"Ah,mas ini bisa aja"
"Cuma kantong plastik doang sama beberapa sayuran dan buah-buahan doang kok"
"Iya mas bercanda sayang,tapi serius kamu duduk aja di dalam,biar mas yang angkat aja yah"
"Oke mas"
__ADS_1