AKU BUKAN WANITA MALAM

AKU BUKAN WANITA MALAM
Episode 7


__ADS_3

Natasha mengangkat tubuhnya berdiri untuk pergi ke dapur setelah membantu sang ibu mertua dan memberinya sebuah obat.


Ia mulai bingung kepikiran tentang apa yang dikatakan sang ibu mertua mengenai kesehatannya dan dimana Ia menginginkan seorang cucu.


Natasha yang begitu polos dan tidak tahu kalau suaminya tidak mencintainya akan berusaha untuk memberikan cucu kepada sang ibu mertua dan memberi kebahagiaan.


Maka dari itu Natasha memberanikan dirinya memasuki kamar dan membangunkan sang suami, ia melangkah dengan begitu panik dan tubuh yang gemetaran hingga panas dingin seolah-olah ingin memasuki ruang maut.


Cklek...


Natasha membuka gagang pintu dan melihat sang suami yang ada di dalam, ternyata sang suami sudah bangun dan bersiap-siap untuk mandi.


Natasha menghela nafas dan berpikir kalau dirinya bisa, iya harus mengingat apa yang dikatakan oleh sang ibu mertua dan melangkahkan kakinya menuju sang suami yang mengambil handuk.


"Mas"panggil Natasha perlahan kepada sang suami.

__ADS_1


"Ada apa?"jawabnya.


"Anu mas, tadi ibu lagi sakit"


"Lalu?"bales Ervan yang masih mondar-mandir ingin pergi ke kamar mandi.


"Jadi, tadi ibu minta sesuatu, dia menginginkan cucu...."belum selesai berkata semua ini dihentikan oleh sang suami yang kejam.


PLAKKK!!!!........


"Heh! kamu jangan asal bicara ya! kamu jangan memanfaatkan situasi ini hanya karena ibu aku sedang sakit dan kamu ingin anak dariku! sampai kapanpun ! Aku tidak akan bersetubuh dengan mu! ingat itu baik-baik!"bentuk sang suami Ervan sembari menamparmu wajah Natasha begitu keras.


"Mas, kamu bisa bicara baik-baik tapi jangan menamparku juga! aku hanya menyampaikan apa yang dikatakan oleh ibu, dan aku tidak mengada-ngada dengan apa yang aku katakan"balas dari Natasya sambil merintih kesakitan karena mendapat tamparan dari sang suami.


"Heh!!! awas aja ya kalau kamu memanfaatkan aku! lagian sebentar lagi aku akan cerai dengan kamu dan aku tidak ingin memiliki anak darimu!"bentak Ervan dengan nada tinggi yang membuat hati Natasha tersentak sekali.

__ADS_1


Ervan dengan wajah yang marah dan begitu kusam pergi meninggalkan sang istri sehabis ditampar dan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


Natasha mencoba menabahkan hatinya karena mengalami semua hal ini, dia berpikir kalau dirinya akan menjadi istri yang baik setelah menikah, tetapi dia malah mendapatkan suami yang begitu kasar dan kejam padanya hingga berani menamparnya.


"Hiks.... ibu, ayah..... Aku sangat merindukan kalian"tangis Natasha di kamar dan membuat dirinya terdiam.


Di sini tidak ada siapa-siapa lagi selain sang ibu dan Erpan suaminya, Natasha mencoba menghapus air mata dan menguatkan dirinya agar dirinya tidak bercerai dengan sang suami.


Ingin mengadukan semua hal ini kepada sang ibu mertua tetapi sang ibu mertua sedang sakit-sakitan dan tidak ingin mengganggu kesehatannya.


Untuk meluapkan rasa kesedihan ini Natasha hanya bisa melakukan pekerjaan rumahnya, tetapi ia juga merindukan teman-temannya dan juga pergi ke kampus.


Sang suami hanya sibuk bekerja dan dia juga tidak ingin memiliki anak dengan Natasha, Natasha merasa bosan hanya diam saja di rumah dan dia ingin pergi untuk keluar.


Bahkan Natasha ingin meminta izin kepada sang ibu mertua untuk pergi ke kampus dan kuliah lagi.

__ADS_1


Ketika meminta izin kepada sang ibu mertua maka dengan cepat langsung memperbolehkannya, tetapi sang ibu mertua meminta Natasha untuk meminta izin kepada sang suami terlebih dahulu.


__ADS_2