
Part 29
Roy pun bergegas merangkul tubuh mungil gadis tersebut sambil bergegas memapah dia keluar dari kamar mandi tersebut.
"Loh ini kan feli,loh temuin dia dimana bro"???ucap rizky kepada sahabatnya tersebut.
"Gue temuin dia di dalam kamar mandi,loe urusan sih brengsek itu yah,terserah loe mau apakan dia "ucap roy sambil menunjuk ke arah lelaki tersebut.
"Oke bro"ucap roy dengan geram
"Tadi loe bilang enggak ada siapa-siapa disini,kenapa bisa ada teman gue,loe mau menipu kita yah,udah menipu mau meras orang juga,enggak tau malu banget yah loe"bentak rizky dengan kasar kepada lelaki tersebut
"Emang loe ada urusan apa sama gue"ucap lelaki tersebut dengan ketus
"Memang gue enggak ada urusan sama loe tapi tapi loe nyakitin itu teman gue,ngerti loe,oh yah gue mau tanya sama loe kenapa baju dia bisa basah kuyup ,loe mau melecehkan dia yah"ucap rizky tersebut dengan geram.
"Terserah gue dong mau gue buat apa ke dia"
"Loe tuli atau pura-pura enggak dengar sih,kan gue udah bilang dia itu teman gue,jadi apa yang loe lakuin ke dia sekarang udah menjadi tanggung jawab gue,ngerti enggak loe"
"Jangan sok jadi pahlawan yah loe,atau loe juga mau pakai dia yah ngomong jujur aja "
"Loh udah gila yah"ucap rizky penuh emosi.
"Udahlah dia itu perempuan enggak benar,ngapain juga loe harus mati-matian bela dia terus,apa yang mau loe banggain dari dia "ucap lelaki tersebut dengan kasar.
"Plak..."Rizky pun mendaratkan tanganNya ke pipi lelaki tersebut, dan saat lelaki tersebut hendak membalas tamparan Rizky, dengan sigap Rizky pun menahan tangan lelaki tersebut.
"Sialan loe" umpat lelaki tersebut dengan kesal.
"Loe pikir gue bodoh yah, hahahaha" ucap Rizky kepada lelaki tersebut.
Rizky pun mulai memukul lelaki tersebut dengan bertubi-tubi, dengan sangat keras.
"Prok... prok... prok... prok... prok..., itu balasan karena loe udah menganggap teman gue perempuan engga benar" Dan lelaki tersebut pun jatuh tersungkur ke lantai.
"Gue minta maaf bro" ucap lelaki tersebut dengan penuh penyesalan.
"Ini belum seberapa yah, sekali lagi loe sentuh dia, bukan badan loe aja yang gue bikin remuk, nanti leher loe bisa gue patahkan, ngerti loe"
__ADS_1
"Ampuni gue bro,gue benar-benar minta maaf "ucap lelaki tersebut sambil memohon.
"Ini kali gue maafin loe yah,tapi kalo lain kali loe gue lihat loe ganggu teman gue lagi ,loe bakal tau akibat yang lebih fatal dari ini"
"Gue enggak bakal ganggu dia lagi,gue janji bro"ucap lelaki tersebut sambil mengacungkan jari telunjuk dan jari tengahnya secara bersamaan"
"Oke cepat pergi"bentak roy dengan kasar kepada lelaki tersebut.
"Baik"Lelaki tersebut pun menghilang entah kemana.
Rizky pun bergegas menghampiri sahabatnya tersebut.
"Beres bro"ucap rizky kepada sahabatnya tersebut.
"oke baiklah"ucap roy sambil mengacungkan jempolnya tanda setuju.
"Ya udah loe bawah feli aja,nanti gue pakai taksi aja"ucap rizky kepada sahabatnya tersebut.
"Oke bro"ucap roy kepada sahabatnya tersebut.
"Ayo berangkat fel,ini helmnya loe pakai dulu"ucap roy sambil memakaikan helm kepada gadis tersebut.
"Iya sama-sama,ayo buruan naik"
"Oke pak"
"Gue mau ajak ke suatu tempat,tapi loe mau enggak"???
"Emang mau ajak gue kemana"???
"Udah loe jawab aja mau apa enggak"
"Ya udah gue mau"
"Ya udah loe pegangan yah,nanti habis itu baru gue antar loe pulang yah"
"Oke deh pak"Feli pun mulai memeluk pinggang lelaki tersebut dengan ragu-ragu.
"Let's goooo"
__ADS_1
Roy pun melajukan motornya menuju menuju sebuah pesisir pantai yang berada di jalanan ibu kota jakarta tersebut.
"Ayo turun fel,gimana tempatnya loe suka enggak"???
Gue suka banget ,makasih yah udah ajak gue kesini "
"Iya sama-sama ,ayo kita kesana "ucap roy sambil menggandeng tangan gadis tersebut dengan penuh kelembutan.
Secara diam-diam feli pun mencuri pandang kepada lelaki tersebut.
"Fel loe kenapa"???ucap roy penuh antusias.
"Gue enggak apa-apa kok"
Feli pun menatap roy dan tanpa sengaja roy pun sedang menatap wajah feli dan seketika itu pandangan mereka pun saling bertemu dan saat itu roy pun membuang pandangannya ke tempat lain.
"Loe bisa cerita enggak apa yang terjadi tadi di klub tersebut"???ucap roy kepada gadis tersebut .
"Tadi itu gue habis dinner sama keluarga gue trus saat pulang gitu kita masih mampir di klub itu dan saat teman gue ke toilet dan gue lagi duduk santai sambil menikmati minuman non alkohol tiba-tiba lelaki tersebut menghampiri gue dan beberapa saat kemudian di menanyakan nama gue trus gue tanya balik namanya tapi dia enggak jawab trus tiba-tiba dia menarik paksa tangan gue ke sebuah kamar di klub tersebut dan dia pun menyuruh gue untuk melepaskan pakaian gue,dan lebih gilanya lagi kalo gue enggak mau lepas pakaian gue dia yang bakal bantu lepasin pakaian gue,terus setelah itu gue di bilang perempuan enggak benar seperti wanita malam yang bekerja di klub malam yang kerjaan nya melayani setiap tamu yang datang,dan dia mau bayar gue berapapun asal gue bisa memuaskan dia terus beberapa saat kemudian karena gue enggak turuti kemauan dia jadi gue di seret paksa ke kamar mandi dan dia pun menyiram gue sampai basah kuyup dan saat itu gue pun menangis dengan histeris dan tiba-tiba terdengar ketukan pintu dan itu adalah loe,beruntung loe datang tepat waktu kalo enggak mungkin gue enggak tau bakal terjadi apa nantinya"ucap feli dengan sedih.
"Iya udah enggak apa-apa,yang penting loe udah selamat dari laki-laki sialan itu"ucap roy kepada gadis tersebut.
"Iya pak,sekali lagi makasih banget yah"
"Iya sama-sama itu sebagai balasan karena gue omong kasar ke loe waktu itu"
"Oke deh"
"Oh yah ngomong-ngomong loe kenal sama dia enggak"???
"Gue enggak kenal pak"tapi seingat gue sepertinya dia itu teman sekolah gue waktu SD,tapi gue lupa namanya siapa"
"Ya udah nanti gue cari tau tentang dia yah,soalnya rizky udah memotret kartu ATM nya siapa tau kita bisa dapat informasi dari kartu ATMnya tersebut.
"Loh kok bisa memotret kartu ATMnya,kenapa bisa seperti itu pak"??ucap feli penuh antusias.
"Uya fel jadi ceritanya gini saat gue dan rizky memeriksa setiap kamar ternyata loe enggak ada dan sampilah kita ke kamar 404 yang tempat loe di sekap,gue pun mulai mengetuk pintu tersebut dan tiba-tiba gue melihat ada seorang lelaki yang membukakan pintu tersebut dan beberapa saat kemudian dia pun membuat gue emosi lalu gue pun tidak dengan sengaja menampar dia dan disitulah ancam gue untuk laporin gue ke kantor polisi atas tuduhan pencemaran nama baik karena gue menuduh dia menculik loe dan saat itu ia pun menyodorkan kartu ATMnya kepada rizky dan saat itu rizky pun dengan sigap mulai memotret kartu ATM tersebut"
"Oh jadi begitu ceritanya yah"
__ADS_1