
Natasha hanya bisa diam di sudut ruangan dan menahan rasa tangisannya yang begitu mendalam, Iya tidak bisa bercerita kepada siapapun kecuali kedua orang tuanya tetapi sudah meninggal dunia.
Pada hari pertama Natasha hanya memaklumi kelakuan Sang suami mungkin saja mereka belum cocok untuk menjadi suami istri dan harus memiliki perkenalan atau pendekatan dahulu.
Tetapi yang tidak diketahui Natasha adalah Ervan memiliki pacar di luar sana, dan Ervan adalah pemimpin perusahaan roti.
Dia termasuk pemimpin yang kaya raya namun Ia juga memiliki wanita yaitu sekretarisnya.
Pagi hari Natasha sudah memiliki kebiasaan bangun pagi ia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan hendak memasak untuk sang suami.
Natasha yang awalnya hendak kuliah kini sudah berhenti karena diminta oleh sang suami untuk mengurus dirinya dan tidak perlu keluar, karena kebutuhan sehari-hari akan ditanggung oleh Ervan.
Di dapur Natasha sudah bersiap-siap untuk membuat sarapan dan mengambil bahan-bahan yang ada di kulkas, Natasha dengan gembira membuat masakan yang diberi tahu oleh ibunya sejak kecil dahulu dengan penuh cinta dan kasih sayang.
__ADS_1
Ketika sedang memasak sang mertua Datang Dan terlihat senang melihat Natasha yang sudah bangun pagi dan memasak untuk Ervan.Sang mertua merasa bangga dan tidak salah kalau dirinya menjadi istrinya Ervan.
Tetapi Ervan yang kelelahan hanya bisa tertidur pulas dan tidak pergi kemana-mana.
"Wah.... ternyata kamu pandai memasak juga ya ibu tidak salah menjodohkanmu dengan anak ibu"sang ibu terlihat bahagia melihat Natasha yang memasak.
Namun yang dirasakan oleh Natasha adalah sebuah kepedihan yang dialami tadi malam karena cerita dari Ervan.Tetapi melihat ibu Ervan yang begitu bahagia Natasha berpura-pura bahagia juga dan tidak menceritakan kesedihan Nya kepada ibu mertuanya.
Sarapan kini sudah siap dan sang ibu mertua meminta Natasha untuk membangunkan Ervan yang masih tertidur.
"Mas, ayo mas bangun Ini udah pagi dipanggil ibu tuh untuk sarapan dulu"panggil Natasha dengan lembut kepada suaminya itu.
Tetapi sama sekali tidak ada respon dari sang suami malah menarik selimut untuk tidur lagi.
__ADS_1
Natasha sekali lagi membangunkan sang suami dengan nada yang lembut, tetapi jawaban suami tidak sesuai perkiraan.
"Apa sih! hah! aku tuh lagi mau tidur kamu jangan ganggu aku! bisa nggak sih Kamu hargai suamimu! cepat sana pergi Jangan ganggu aku!"kata Sang suami dengan nada tinggi kepada Natasha yang masih polos.
Hati Natasha tersentak sekali ia tidak berani membangunkannya lagi, jadi ya kembali lagi ke meja sarapan dan mengatakan kepada sang ibu mertua kalau Ervan masih tertidur dan dia masih ingin istirahat.
"Bu, dianya lagi tidur dulu nanti saya bangunkan lagi saya merasa kasihan Karena dia kelelahan"kata Natasha kepada sang ibu mertua berbohong.
"Yaudah ayo kita sarapan dulu"ucap ibu mertua itu mengajak Natasya untuk makan berdua.
Ayah dari Ervan sudah tidak ada karena dia selingkuh dari sejak dulu waktu masih kecil.Maka dari itu hanya ibu lah yang membesarkan anaknya sendirian sehingga dirinya menjadi anak yang terdidik dan pengusaha.
Sang ibu juga menginginkan istri yang baik bagi Ervan bukan istri yang memilih hartanya.
__ADS_1