
~Episode 10~
Setalah mereka sudah di interogasi dengan polisi, polisi pun pergi dan membawa keempat pemuda tadi. Sedangkan Kelvin,Aldo,dan Bayu Iya ingin mengantar Nayla, Nadia dan Nadila pulang ke rumahnya. Karna tidak mungkin mereka meninggalkan Nabila dan ketiga sahabatnya itu di pinggir jalan, takutnya nanti terjadi yang tidak di inginkan lagi.
"Kita pulang yuk guys aku takut nih nanti terjadi apa-apa lagi Ini juga udah malem" sahut Nadila yang kelihatannya masih ketakutan.
"Iya ayo kita pulang sahut ketiga temannya"
"Kalian bertiga pulang bareng kita aja kan Nabila bawa mobil sendiri itu. Terus Nayla pulang barengan sama aku sahut Kelvin. Kalau Aldo bareng sama Nadia dan Bayu barengan sama Nadila"
"Tapi Nabila gimana? tanya Nadia
"Masalahnya Nabila kan bawa mobil sendiri, engga papa sebentar mobil Nabila yang jalan di bagian depan" kata Aldo"
"Iya engga papa guays Kalian di antar sama mereka Aja supaya kita hemat waktu, aku pulang sendiri aja soalnya kan aku bawa mobil sendiri"
"Ohhh terserah kalian aja deh" kata Nayla"
**Mereka pun pulang dan Kelvin mengantar Nayla pulang ke rumahnya begitupun dengan yang lain kecuali Nabila dia tidak di antar oleh Brayen so dia bawa mobil sendiri
*Mobil Kelvin*
~Nayla~
Aduh kenapa jantung aku berdebar kencang banget iya atau mungkin gara-gara Kelvin antar aku pulang?
Ahhhhh masa iya cuma gara-gara gitu doang jantung aku dedekan. Kelvin cuma kebetulan nolong aku doang kok tadi, Intinya aku engga akan pernah suka sama Kelvin" Batin Nayla.
~Kelvin~
Nayla kok diam aja, apa dia pikir kejadian yang tadi ya?. Ahhhh bodo amat mikirin dia kan disini aku cuma berniat nolong dia aja Plus antar dia pulang.
"Nayla..hey sahut Kelvin"
"Iya ada Kel?"
"Kok kamu sedari tadi diam aja sih, apa kamu pikir kejadian yang tadi? tanya Kelvin.
"Iya aku khawatir banget gimana kalau mereka ganggu aku lagi"
"Itu engga mungkin terjadi Nay"
"Engga mungkin gimana Kel tadi aja aku engga nyangka semua itu akan terjadi sama aku dan ketiga sahabat aku, tapi apa" Nayla tiba-tiba menangis.
"Iya Nay cowok brengsek itu sudah di tangkapkan jadi apa lagi yang kamu takutin, aku mohon kamu jangan nangis lagi iya" sambil memegang tangan Nayla.
*Nayla hanya diam dan tak sepata kata pun yang di ucapkan dia lagi*
~Di rumah Nayla~
"Kelvin makasih iya kamu udah antar aku pulang ke rumah" sahut Nayla.
"Iya sama-sama, kalau gitu aku pulang dulu iya Nay"
"Engga mampir dulu? tanya Nayla"
"Engga usah...aku pulang iya"
"Iya hati-hati.
*Aldo dan Nadia**
"Nadia kamu engga papa kan kok kamu diam aja dari tadi"
"Engga papa Al"
"Nad kamu nangis? tanya Aldo"
"Aldo aku takut aja"
"Takut apa lagi Nad, kamu engga usah mikirin yang aneh-aneh lagi. Kamu engga lihat tadi cowok brengsek itu sudah di tangkap polisi kan" berusaha menenangkan Nadia lagi.
"Iya tapi Aldo"
"Hey lihat aku (sambil bertatapan mata) kamu engga usah takut soalnya saat inikan aku yang antar kamu pulang jadi kamu ku jamin aman" tersenyum ke Nadia.
"Ow iya makasih"
Tidak lama kemudian mereka pun sampai di rumah Nadia
~*Rumah Nadia~
__ADS_1
" Itu rumah aku yang cat warna pink" sahut Nadia.
"Ow itu rumah kamu , besar juga" sahut Aldo
Aldo pun memparkir mobilnya di depan rumah Nadia.
"Kamu engga mau mampir dulu? tanya Nadia sambil turun dari mobil."
"Engga usah ini juga udah malem kan"
"Mmmm iya juga sih.
Aldo...panggil Nadia"
"Iya ada Nad"
"Engga aku cuma mau bilang terimakasih aja soalnya kamu udah bantu aku dari tadi ditambah kamu antar aku pulang ke rumah"
" Iya Sama-sama Nad, kalau gitu aku pulang iya"
"Iya Hati-hati"
*Bayu dan Nadila*
~Bayu~
Kalau lama-lama aku pandang wajah Nadila, dia kelihatannya Cantik juga (Batin Bayu)
"Ahhhhh apa-apaan sihhh Bayu bisa-bisa kamu pikir hal kayak gitu"
"Apa aku suka sama Nadila?
Tapi masa iya sihhhhh.
Bayu diam-diam ternyata sering memandangi Nadila tapi Bayu engga tau kalau dia beneran suka atau gimana karena setiap Bayu memandangi Nabila terkadang ada perasaan aneh yang tiba-tiba muncul yang dia rasa tapi terkadang pula rasa egoisnya juga sering muncul.
~Diatas mobil Bayu~
"Nadila...kamu lagi mikirin apa?.
"Engga ada"
" Mmmm Bay makasih iya kamu udah nolong aku tadi, andai kalian engga ada Aku engga tau selanjutnya gimana" sedikit sedih.
"Kamu engga usah pikirin itu Nadila"
Nadila hanya memandang bayu sambil tersenyum. Sedangkan Bayu yang melihat Nadila tersenyum kepadanya Bayu hanya bisa tersipu malu.
~Di Rumah Nadila~
Nadila pun sampai di rumahnya.
"Bayu makasih iya sekali lagi soalnya kamu antar aku pulang juga"
"Iya santai aja" sambil tersenyum.
"Kamu mampir aja dulu Bay" panggil Nadila.
"Engga usah Nadila aku langsung pulang aja"
"Mmmm kalau gitu terserah kamu aja deh Bay"
"Iya kamu masuk gih, kalau kamu udah masuk baru aku pergi"
*Nadila pun sudah masuk ke rumahnya begitupun dengan Bayu dia sudah pulang dengan mengendarai mobil pribadinya.
*Nabila*
Nabila pulang dengan mengendarai mobil pribadinya. Diatas mobil Nabila masih sedikit merasa ketakutan tapi dia terkadang berusaha melawan rasa takutnya itu**.
Ahhhhhh Yaallah hilangkanlah rasa takut ini aku mohonya allah. Nabila berpikir...Kenapa Brayen ngasih pinjam jaket dia ya, bukannya dia itu orang yang tipenya cuwek banget.
**Tidak lama kemudian Nabila pun sampai di rumahnya.
*Rumah Brayen*
Brayen pun sampai di rumahnya. Brayen langsung masuk aja ke dalam rumah soalnya kalian tahu kan Rumah Brayen kayak gimana, rumahnya sepih banget soalnya orang tuanya jarang pulang ke rumah karna sibuk dengan bisnisnya**.
"Mungkin bibi udah istirahat di kamarnya (batin Brayen).
"Udah ah aku langsung naik aja ke kamar ku"
__ADS_1
*Pagi Hari*
~Di Sekolah~
Ini hari pertama mereka aktif belajar di kelas. Suasana sekolah pagi ini masih sangat sepih karna ini juga masih jam berapa kok.
~4N~
4N adalah sebutan nama geng mereka di sekolah, seperti biasa banyak yang naksik sama keempat cewe cantik ini. Siapa lagi kalau bukan Nabila,Nayla,Nadia dan Nadila. Banyak yang mengasih mereka hadiah. Ada yang kasih Bunga,Coklat,Boneka dan banyak lagi deh hadiah yang lain.
~Perkarangan sekolah menuju Ke kelas mereka~
"Dek....Dek....ini hadiah buat kalian" Teriak kakak kelas Nabila,Nayla,Nadia dan Nadila
"Makasih kak" sahut mereka.
"Dek kita ke kantin yu sarapan pagi, biar kakak yang bayar" sahut salah satu kakak kelasnya.
"Engga usah kak makasih, tapi kita mau ke kelas aja soalnya tadi kita udah sarapan kok kak"
Mereka pun pergi ke kelas dan sunggu mereka butuh perjuangan untuk sampai di kelasnya, mana juga kelas IPA 1 posisi tempatnya jau banget lagi.
"Uhhhhhh akhirnya sampai juga di kelas" Sahut Nabila.
"Iya butuh perjuangan banget sih kita kesini" kata Nadila.
"Gimana engga butuh perjuangan, lihat aja hadiah yang kita dapet dari mereka banyak banget kan" sahut Nayla.
"Iya banyak soalnya banyak benget kakak-kakak kelas yang modusin kita, aku mah engga suka sama cowok yang modus kayak mereka" Kata Nadia.
"Hahahha iya betul banget kita bertiga juga (sahut ketiga temannya sambil mereka tertawa)
*Brayen,Kelvin,Aldo dan Bayu*
Brayen dan ketiga temannya itu juga banyak cewek yang tergila-gila sama mereka. Soalnya mereka bukan juga pintar dan tampan tapi mereka adalah anak dari pemilik sekolah itu.
~Parkiran~
Sudah banyak yang menunggu kedatangan mereka di sekolah bahkan di tempat parkiran aja banyak kakak kelas mereka yang lagi menunggu kedatangannya. Mobil Branyen dan Ketiga Temannya itu memparkir mobil mereka di tempat parkiran setelah mereka sudah memparkir mobilnya mereka pun turun dari mobil dan mereka cepat-cepat ingin menuju ke kelas tapi sayangnya langkah mereka terhenti karna banyak kakak kelas mereka yang sedang menggodanya.
"Hay dek ganteng sahut salah satu kakak kelas mereka
"kita jalan bareng yuk dek ke kelas" sahut salah satu cewek itu lagi"
"heheheh engga usah kak makasih" sahut mereka yang berhasil kabur dari rombongan kakak kelasnya.
*Akhirnya mereka berhasil sampai ke kelas*
"Sumpah gila tuh kakak kelas kali iya" sahut Kelvin.
"Iya geli banget aku sama mereka semua" kata Brayen.
Nabila dan Nayla yang melihat kedatangan Branyen dan Kelvin, mereka berdua pun menghampiri Brayen dan Kelvin itu dengan niat mereka ingin mengembalikan Jaket yang di pinjamkan untuknya semalam.
"Permisi" sahut Nabila dan Nayla"
"Ehhhhh ada tamu yang engga di undang nihhh datang" sahut Aldo
"Ihhh apaan sih Aldo tamu tak di undang, kita ini kesini cuma mau kasih kembali jaketnya Brayen dan Kelvin yang mereka pinjamkan ke kita semalam" sahut Nayla yang merasa kesal"
"Ow gitu.....mungkin itu alasan kalian berdua aja hahahha bilang aja kalian kangen sama kita iya kan" Goda Bayu lagi"
"ihhh nyebelin banget sih kalian...PD amat sih jadi cowok"kata Nayla lagi
"Kamu juga Kel kenapa senyum-senyum kayak gitu? Tanya Nayla yang masih kesal"
"Engga aku cuma pikirin aja yang apa betuk di omongin sama Bayu tadi kalau kalian kesini karna kangen sama kita...hahahahhaha" kata Kelvin sambil tertawa lepas sedangkan Brayen,Aldo dan Bayu mereka cuma Tersenyum melihat ekspresi wajah Nabila dan Nayla yang keliatan tersipu malu.
" Ih apaan sih kalian pagi-pagi udah nyebelin banget jadi orang bikin kita kesal aja tau enggak, udah ah Nayla kita pergi aja dari sini. nih kasih tuh sama Brayen dan Kelvin Jaket mereka. Pagi-Pagi udah bikin orang emosi aja" Kata Nabila yang betul-betul emosi melihat Brayen,Kelvin,Aldo dan Bayu yang masih pagi-pagi udah bikin ulah lagi.
"Iya ayo Nabila aku udah bosen liat muka mereka yang kepedean tingkat dewa itu"
"Iya udah pergi sana" kata Brayen dan ketiga temannya yang masih tertawa.
**Mereka pun Kembali ke tempat duduk mereka masing-masing
Assalamualaikum guys Alhamdulillah episode ke-10 nya sudah selesai. Enggak terasa ya sekarang udah episode 10, Aku banyak ucapin Terimakasih kepada kalian yang sudah sempatkan waktunya untuk mampir ke novel aku ini dan kalian jangan bosen-bosen dong nunggu episode-episode berikutnya ya. Tolong dong guys jangan lupa like, Comment and vote ya novel aku ini.
Thank you guys.....eh satu lagi kalian jangan lupa mampir ke karya kedua aku yang berjudul "Perjuangan Gadis Desa Yang Menyelamatkan Keluarganya"
thank you**
__ADS_1