
~Episode 17~
Akibat kejadian beberapa hari yang lalu yang menimpa Nadila, Brayen dan Kelvin mendapatkan hukuman dari Ibu Rina. Brayen dan Kelvin mendapat hukuman yaitu dalam seminggu kedepan mereka harus membersihkan semua WC yang ada di sekolah. Sedangkan Bayu dan Nadila hubungan mereka akhir-akhir ini sangat renggang. Mereka berdua sering kali bertengkar walaupun masalahnya hanya sepele saja. Mau gimana lagi Nadila sudah enggak tahan dengan sikap Bayu yang terkadang lebut dan terkadang emosian terhadapnya. Bayu belum bisa merubah sikap Playboy nya itu, enggak salah lagi kalian masih ingat kan kalau Bayu itu hanya sekedar pura-pura suka dengan Nadila.
Suatu hari Nadila dan Bayu bertengkar karena Nadila mengetahui kalau Bayu sedang kencan dengan seorang perempuan di sebuah Cafee dan esok harinya Bayu dan Nadila pun bertengkar hingga hubungan mereka putus.
Nadila yang meminta sendiri putus dari Bayu sedangkan Bayu dia hanya mengiyakan saja apa yang di katakan Nadila. Bayu mah bodoh amat kalau hubungan mereka putus soalnya kan Bayu hanya pacaran dengan Nadila karena sekedar dia ingin memanfaatkan Nadila doang.
Malam ini Nadila dan ketiga sahabatnya ingin ke cafee tempat favoritnya itu karna mereka bosen tinggal di rumah. Mereka janjian ketemu di cafee.
*Di Cafee*
Nabila,Nayla dan Nadia mereka bertiga sudah ada di cafee tinggal Nadila yang belum datang.
" Guays Nadila kok lama banget sih, sahut Nadia"
"Iya nih kok Nadila belum datang sih Nay coba kamu telepon Nadila kasih tau Nadila dia udah dimana"
"Iya sabar, ehh tunggu dulu nih Nadila baru chat aku kata Nadila dia udah ada di bawah di parkiran"
"Oh kirain Nadila belum OTW, sahut Nadia lagi"
"Enggak nih Nadila baru chat aku barusan Katanya dia udah ada di parkiran Kok"
Tidak lama Nadila pun datang.
"Hai guays maaf ya aku telat soalnya tadi bensin aku habis di tengah jalan untung aja ada orang yang baik yang mau nolongin aku"
"Iih apaan sih Nadila itu pelajaran sebelum kamu kemana-mana mobil kamu isi dulu bensinnya"
"Hahaha iya guys"
" Nadila kamu mau pesan apa? tanya Nabila"
"Biasa aku pesan jus alpukat aja"
"Iya...iya aku pesan buat kamu dulu ya"
"Iya"
Tidak terasa sudah 1 jam lebih mereka di cafe itu. Tiba-tiba mata Nadila fokus dengan satu titik yaitu fokus dengan seorang cewek dan cowok yang sedang bermesraan di sebelah pojok. Dia kaget soalnya laki-laki yang ada di sana adalah Bayu, ya Bayu ada juga di cafe itu tapi dia bersama dengan seorang perempuan lain dan lebih parahnya Bayu bermesraan dengan perempuan itu. Tiba-tiba ada rasa yang aneh di dada Nadila. Rasanya sakit dan sedikit sesak yang Nadila rasakan sekarang. Nadila melihat Bayu berciuman bersama perempuan itu.
"Bayu jahat selama ini Bayu anggap aku itu apa. Bisa-bisanya dia bermesraan dengan perempuan lain dan lebih paranya Bayu enggak perduli kalau mereka itu ada di tempat umum. Apa mereka enggak malu di lihatin orang banyak?
"Apa aku enggak salah lihat apa itu betulan Bayu kalau Beneran itu Bayu cewek itu siapa? batin Nadila"
Tiba-tiba Nabila memukul pundak Nadila sehingga Nadila tersadar dari lamunannya.
"Hei Nadila Kamu kenapa kok kamu melamun sih, emangnya kamu lihat siapa Nadila?
"Aku enggak papa kok Nabila dan aku enggak lihat siapa-siapa kok"
"Bohong pasti kamu perhatiin seseorang kan?
"Siapa sih yang kamu liatin tanya Nabila lagi" "Ooh kamu lihat itu sana tapi tunggu bukannya itu Bayu guays?
"Ya itu Bayu"
"Mereka berdua enggak malu amat sih enggak sopan deh masa mereka bermesraan di tempat umum kayak gini, sahut Nabila"
"Iya iya kurang ajar banget tuh bermesraan di tempat umum"
"Iihh apaan sih Kalian itu kan terserah mereka sahut Nadila yang sudah dari tadi menahan air matanya keluar"
"Iya sih terserah mereka tapi kan enggak sopan dilihatnya"
"Udah kita enggak usah lihatin mereka"
Nadila betul-betul sakit hati melihat Bayu berciuman dengan perempuan lain.
*Ke Esokan Harinya*
Nadila meminta Bayu ketemuan dengan dia di taman. Nadila menelfon Bayu.
" Aduh kok Bayu enggak mau angkat telepon aku sih?
angkat dong aku mau ngomong sama kamu.. "Bayu angkat aku mohon"
Sudah berapa kali Nadila menelpon Bayu tapi Bayu enggak juga mau mengangkat teleponnya, entah dia sibuk atau bagaimana. Berapa menit kemudian Nadila menelepon Bayu kembali dan akhirnya Bayu mengangkat telepon Nadila itu.
"Halo kamu dimana sih Bayu kok kamu enggak angkat telepon aku?
"Tadi Kamu dari mana aja?
"Aku sibuk Nadila"
"Sibuk...kamu sibuk dengan siapa?
"Udah deh Nadila kamu enggak usah telepon aku dulu aku lagi latihan nih sama yang lainnya, sahut Bayu"
"Bohong kamu pasti bohong kan"
__ADS_1
"Bohong gimana aku sekarang ada di rumahnya Aldo, emangnya kamu ini kenapa sih Nadila?
"Bayu kamu sekarang ke taman soalnya aku ada di taman sekarang"
"Di taman buat apa kamu suru aku ke taman?
"Pokoknya kamu ke sini cepetan aku mau ketemu sama kamu aku mau ngomong sesuatu"
"Maaf ya aku enggak bisa aku lagi sibuk"
"Kamu kenapa sih Bayu aku tuh cuma suru kamu ke sini doang kenapa sih kalau aku yang panggil kamu ketemu kamu enggak mau?
"Kamu ngerti dong Nadila aku tuh sibuk banget sekarang"
"Please kamu ke sini kalau memang kamu sayang sama aku Bayu, kamu ke sini aku mohon"
"Apaan sih Nadila"
"Pokoknya kamu ke sini aku tungguin kamu" "Oke....oke...aku ke sana enggak usah bawel deh jadi cewek"
Nadila pun menutup teleponnya berapa menit kemudian Bayu pun sampai di taman.
"Ada apa Kenapa kamu suruh aku ke sini?
"Kok kamu ngomong kayak gitu sih Bayu?
Ya aku kangen dong sama kamu"
"Kangen kata kamu Nadila, hei kamu enggak sadar kita ini ketemuan dimana?
"Aku ketemuan dengan kamu disini kamu mau teman sekolah kita lihat kita kencan di sini?
"Emangnya kenapa, kenapa sih Bayu kita harus sembunyiin hubungan kita kayak gini?
"Nadila kamu harus tahu geng aku itu sama geng kamu itu bermusuhan, enggak mungkin dong kita bersatu. Perlu waktu Nadila untuk kita ungkapkan kalau kita itu pacaran"
"Aku tahu Bayu aku tahu tapi kamu mengerti dong perasaan aku, aku enggak mau kalau kamu dekat sama perempuan lain"
"Perempuan lain masuk kamu Nadila
hahah masuk kamu apa sih?
"Kamu enggak usah bohong Bayu dan semalam kamu dimana?
"Semalam aku latihan di rumah Aldo, emang kenapa?
"Kamu bohong kan Bayu"
"Anak kecil gimana?
Aku cuma tanya sama kamu Kamu tuh dari mana aja semalam"
"Aku ada di rumah Aldo Nadila kenapa sih kamu ini, sahut Bayu saat ini membentak Nadila"
"Nadila hanya bisa menangis dan berkata kamu bohong semalam itu kamu ada di cafe kan aku lihat kamu sama perempuan lain dan kamu bermesraan sama perempuan itu" "Sekarang aku tanya sama kamu perempuan itu siapa?
"Apa kamu bisa jelasin ke aku?
"Bayu sampai kapan hubungan kita ini disembunyikan udah hampir dua tahun loh kita pacaran tapi apa cuma sakit hati yang aku dapat"
"Oh sakit hati kata kamu kalau memang kamu sakit hati pacaran dengan aku ya kita udahan aja"
"Kok kamu ngomong kayak gitu sih"
"Ya buat apa di pertahankan kalau bikin sakit hati"
"Aku enggak mau aku sayang sama kamu Bayu aku tuh sayang banget sama kamu"
"Sayang kata kamu basih tau enggak Nadila. kalau emang kamu sayang sama aku tuh kamu enggak kayak gini harusnya kamu percaya sama aku jangan malah kayak gini"
"Iya aku percaya sama kamu Bayu tapi aku cuma mau tau kamu ke mana semalam, aku cuma mau kamu jujur itu aja soalnya enggak mungkin aku itu salah lihat semalam kalau kamu ada di cafe sama perempuan lain"
"Maksud kamu apa?
"Semalam aku lihat kamu itu berciuman kan sama perempuan lain di cafe, sahut Nadila yang saat ini menahan air matanya keluar"
"Itu bukan aku dan kamu itu salah lihat soalnya aku semalam ada di rumah Aldo latihan"
"Aku enggak salah lihat Bayu dan itu beneran kamu apasalahnya sih kamu jujur"
Bayu hanya diam.
"Kamu jahat Bayu kamu enggak mengerti perasaan aku bagaimana, kamu lakuin sesuka hati kamu tampa kamu pikirin penasaran aku. Kalau memang kamu pacaran sama itu perempuan terus kenapa kamu masih mau pacaran sama aku. Dasar laki-laki brengsek"
"Hei tutup mulut kamu Nadila, emang kenapa kalau aku laki-laki brengsek dan bodohnya kamu kenapa mau sama aku"
"Kesabaran aku udah habis Bayu aku benci sama kamu kalau gini terus mending kita putus"
"Ok kalau itu mau kamu kita putus"
"Bayu kamu beneran mau putus?
__ADS_1
"Iya bukannya itu mau kamu dan aku itu bukan cowok bodoh ngerti Nadila"
"Bayu aku minta maaf aku enggak mau putus tadi aku itu cuman emosi doang, sahut Nadila sambil memegang tangan Bayu"
"Enggak usah sentuh aku dan mulai sekarang kamu enggak usah dekat-dekat aku lagi, enggak usah hubungi aku lagi dan lupakan aku"
"Aku enggak mau Bayu....sayang aku minta maaf Bayu"
Bayu meninggalkan Nadila sendirian di Taman itu dan Saat ini Nadila betul-betul terpukul atas kejadian ini. Hari ini taman itu menjadi saksi bahwa hubungan mereka saat ini sudah putus dan Bayu melarang Nadila menghubunginya lagi.
Hari-hari telah berlalu tidak terasa sudah satu bulan Nadila putus dengan Bayu. Nadila tidak bisa membohongi perasaannya kalau dia itu masih mencintai Bayu tapi sayangnya Bayu sudah tidak peduli lagi dengan Nadila.
Minggu depan anggota OSIS akan mengadakan pesta di sekolah mereka dimana pesta itu setiap tahunnya di laksanakan. Pesta yang akan anggota OSIS adakan di sekolah yaitu pesta musik.
*Ruang OSIS*
"Assalamualaikum teman-teman alhamdulillah kita masih diberikan kesempatan dan kesehatan oleh Allah SWT sehingga kita bisa berkumpul di tempat yang sederhana ini guna kita akan membahas tentang pesta yang akan kita laksanakan di sekolah kita ini yaitu pesta musik. Saya meminta anggota osis kumpul di sini karena saya ingin meminta pendapat dari
teman-teman sekalian tentang kapan waktu bisa kita laksanakan pesta tersebut, sahut Nabila yang merupakan ketua OSIS di sekolahnya itu"
" Apakah di antara kalian ada yang mempunyai usul kapan baiknya kita laksanakan pesta musik itu? tanya Nabila"
"Saya kak bagaimana kalau pesta itu kita laksanakan sebelum kita ulangan semester dua? sahut salah satu anggota OSIS"
"Oh iya boleh juga"
"Aku setuju tapi bagusnya kita laksanakan bulan berapa? tanya Nayla"
Lama mereka berdiskusi Brayen dan ketiga temannya malah diam saja tidak mengeluarkan pendapat.
"Brayen,Kelvin,Aldo, Bayu kalian berempat kok diam kalian keluarin pendapat kalian juga dong soalnya kalian kan juga anggota inti disini"
Sahut Nadia yang kesal dengan Brayen dan tiga temannya itu soalnya sedari tadi mereka cuman diam saja.
Nadila di ruang OSIS itu dia juga enggak banyak bica soalnya dia lagi enggak semangat karna di ruangan itu ada Bayu juga.
"Oke...oke gimana kalau pestanya kita laksanakan minggu depan"
Sahut Kelvin.
"Apa minggu depan? tanya Nabila"
"Iya minggu depan, kenapa?
"Kok kenapa sih apa enggak terlalu kecepatan waktunya?
"Enggak lah pestanya kita lakukan pas malam minggu, hari ini kan masih hari Selasa jadi masih ada waktu beberapa hari untuk kita persiapkan semuanya terus di sini kan juga banyak anggota OSIS tuh jadi kita bisa
bagi-bagi tugas aja supaya semuanya berjalan dengan lancar dan cepat selesai. Sahut Kelvin lagi"
"Kalau itu aku setuju dengan pendapat Kelvin gimana kalau kita laksanakan pestanya pas minggu depan lebih cepat kan lebih bagus,Sahut Bayu juga"
"Iya juga sih tapi....?
"Tapi apalagi Nayla?
Apalagi kita ini kan kakak kelas nih kita tuh udah kelas 3 SMA otomatis kita sibuk untuk belajar karena kita harus ujian kalau kita laksanakan pas bulan 4 enggak ada waktu untuk kita bantu junior-junior kita soalnya pasti kita sibuk untuk les untuk belajar buat persiapan ujian nantinya, kata Kelvin lagi"
"Iya juga sih kalau ini aku setuju dengan pendapat Kelvin,Sahut Nayla"
"Oke pestanya kita laksanakan minggu depan ya"
"Iya Minggu depan kita laksanakan pesta itu, apa lagi betul juga sih kata Kelvin kalau kita ini kan udah kelas 3 SMA nih otomatis kita harus fokus belajar kalau kita laksanakan di bulan 4 yakin dan percaya kita pasti enggak bisa bantu adik-adik kelas kita yang lainnya untuk laksanakan pesta ini, kata Nadia"
"Jadi fix kita laksanakan pesta musik itu minggu depan ya"
"Iya pas malam minggu bagusnya kita laksanakan pesta itu"
"Iya apalagi anggota OSIS di sekolah ini kan cukup banyak jadi kita bisa bagi-bagi tugas agar pesta ini berjalan dengan lancar sesuai dengan kita inginkan"
"kalau gitu fix yaa pestanya kita laksanakan minggu depan? tanya Nabila lagi"
"Ok fix kata semuanya"
"Kalau begitu mungkin cukup sekian pertemuan kita kali ini saya ucapkan
banyak-banyak terima kasih kepada kalian semua karena sudah sempatkan waktunya untuk saling sharing di ruangan kita ini tentang pelaksanaan pesta musik. Dan hasilnya yaitu kita laksanakan pestanya minggu depan tepat pada malam minggu. "Kalau gitu saya ucapkan banyak terima kasih buat kalian
"Assalamualaikum sahut Nabila yang selaku ketua OSIS"
"Waalaikumsalam, kata mereka semua"
Kesepakatan di laksanakannya pesta musik yaitu minggu depan. Dan mulai besok para anggota OSIS sudah mempersiapkan sedikit demi sedikit persiapan pesta itu.
~Bersambung.....
Assalamualaikum guays Alhamdulillah terima kasih banyak buat teman-teman semua yang sudah mampir ke Novel aku. Jangan lupa like,comment dan favorit ya guays.
Maaf kalau Karya aku masih berantakan.
follow Instagram aku juga dong guys kalau mau.
__ADS_1
ig: multi_astuti