
~Episode 14~
*Nadila dan Bayu*
Selama di perjalanan mereka di atas mobil cuma diam saja tidak ada sepatah kata pun yang mereka keluarkan dari mulut mereka Setelah beberapa lama Nadila pun sampai di rumahnya.
" Sayang kamu enggak mau mampir dulu? "Enggak usah aku males"
"Kok gitu sih Yank kamu mampir aja dulu" "Kalau aku bilang aku enggak mau ya Aku enggak mau Nadila"
"Oh iya enggak papa sayang"
"Aku langsung pulang aja aku capek"
"Oh iya hati-hati ya Yank"
Bayu pun langsung pulang dari rumah Nadila Bayu tidak mampir masuk di rumah Nadila karena dia betul-betul kesal, Entah kenapa Bayu kesal malam ini.
*Di Sekolah*
Minggu depan mereka akan ulangan semester tapi sebelum mereka ulangan mereka diizinkan berlibur dimana pun mereka mau. Mereka berlibur bersama teman-teman sekolah mereka dan beberapa guru dari sekolahnya juga ikut.
*Di Kelas IPA 1*
" Pagi anak-anak,sahut Ibu Rina yang merupakan wali kelas IPA 1"
"Pagi Bu"
" Anak-anak minggu depan kan kita sudah ulangan semester"
"Oh yang bener Bu minggu depan kita udah ulangan semester?
" Iya Aldo minggu depan kita udah ulangan semester. Jadi rencana Ibu maunya gimana kalau sebelum kita ulangan semester kita liburan dulu kalian mau tidak?
"Iya mau banget dong Bu, sahut mereka semua"
"Tapi bagusnya kita refreshing di mana ya? "Gimana kalau di pantai aja Bu, sahut Nadila" "Aah pantai.... Apaan sih kamu Nadila kesel banget deh, emangnya enggak ada tempat yang lain apa kecuali pantai"
"Iya apaan sih Nadila masa ke pantai....Iihhh kampungan banget mending kita itu nanjak naik gunung gitu"
"Apaan si kalian berdua pantaikan seru"
" Pokoknya kita enggak ke pantai gimana kalau kita ke pegunungan aja kita kemping di sana kan cantik tuh pemandangannya kalau di pegunungan.. gimana Bu? sahut Kelvin"
"Aku setuju banget sama pendapat Kelvin, kalau kita ke pegunungan aja Ibu terus kita bawa ikan yang banyak tuh jadi kita bakar-bakar ikan di pegunungan itu dan pasti seru banget, sahut Aldo"
"Iya Ibu juga setuju dengan pendapat Kelvin dan Aldo kalau kita liburannya ke daerah pegunungan aja"
" Ya udah deh terserah Ibu mau dimana Aku mau ikut aja. Sahut Nadila yang sedikit mengalah"
"Oke anak-anak minggu depan kita liburan ke pegunungan tapi tunggu dulu pegunungan apa yang bagus kita kunjungi ya?
" Gimana kalau kita pergi ke pegunungan Artapela? kata Brayen"
"Gunung Artapela....letaknya di daerah mana tuh nak Soalnya Ibu baru dengar?
"Iya Bu Gunung Artapela itu Emang sih sedikit masih asing namanya terdengar di telinga tapi Gunung Artapela itu adalah sebuah gunung yang ada di daerah Kertasri, berbatasan dengan Kecamatan Pangalengan Bandung Jawa Barat. sahut Brayen lagi"
"Iya Ibu, Gunung Artapela kini menjadi salah satu gunung baru populer dan mulai banyak di datangi oleh para pendaki, meski tidak terlalu tinggi namun pemandangannya di sekitar Gunung itu cukup indah loh Bu' kita bisa lihat sunset atau sunrise di gunung itu, tak hanya itu di sana juga ada awan rumput ilalang yang menghijau dan pemandangannya Pasti sangat indah deh Bu Enggak kebayang. Sahut Aldo panjang lebar"
" Tapi kita bisa kemping di sana kan dan wilayahnya cukup aman? tanya Ibu Rina"
" Iya Bu disitu Aman kok wilayahnya Insyaallah"
"Oke kalau gitu minggu depan kita akan berlibur ke Gunung Artapela"
" Yes kita jadi naik gunung nih, kata Bayu"
*Satu Minggu Kedepan*
Hari ini adalah hari yang di tunggu-tunggu oleh anak kelas IPA 1 karna hari ini mereka akan berlubur ke pegunungan.
Berlibur adalah salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu oleh banyak orang karena liburan adalah salah satu cara paling tepat untuk melepas stres akibat rutinitas dan pekerjaan yang menjemukan. Apalagi bagi siswa-siswa yang seharian belajar di sekolahnya mereka juga butuh refreshing agar mereka tidak stres dengan
pelajaran-pelajaran yang mereka dapat.
Bagi kalian yang ingin refreshing tidak perlu meluncur ke luar negeri atau menghamburkan uang di pusat-pusat pembelanjaan mahal.
Di Negara Indonesia juga punya banyak sekali tempat menarik yang menunggu untuk segera Anda jelajah dari mulai wisata pegunungan dan masih banyak lagi yang lainnya semua bisa dengan mudah ditemukan di Negara Indonesia yang kita cintai ini. Dan menurut saya pribadi liburan Selain sebagai momen untuk refreshing dan bersenang-senang, liburan juga bisa kita jadikan sebagai sarana pembelajaran. Banyak hal yang akan saya lihat dan yang akan saya temukan di tempat wisata-wisata alam yang sangat mungkin membawa saya pada intropeksi diri atau menyadarkan saya bahwa betapa indahnya ciptaan-ciptaan Allah yang dia ciptakan di luar sana.
*Di Parkiran Sekolah*
" Oke anak-anak Hari ini kita akan berkunjung ke pegunungan dan pegunungan yang akan kita datangi itu adalah Gunung Artapela. Sebelum kita berangkat Ibu mau bertanya dulu apa dari siswa kelas IPA 1 ini semuanya sudah lengkap?
"Belum Bu, sahut salah satu siswa kelas IPA 1"
" Belum lengkap emang siapa yang belum datang? tanya Ibu rina yang merupakan wali kelas IPA 1?
"Iya siapa lagi Bu kalau bukan perempuan rempong itu"
"Perempuan rempong siapa masuk kamu Aldo?
"Iya siapa lagi Ibu kalau bukan Nabila,Nayla, Nadia dan Nadila kan mereka
perempuan-perempuan rempong di kelas kita. "Iya, sudah telat malah kita mau tungguin lagi. Sahut Aldo yang merasa kesal"
__ADS_1
"Iya mau gimana lagi Nak kita harus nungguin mereka kan mereka teman kelas kalian"
"Ada yang tahu kenapa mereka belum datang?
"Enggak ada bu"
"Kalau gitu kalian coba telepon mereka"
"Oh tunggu dulu Bu aku telepon mereka, sahut salah satu siswa kelas IPA 1"
Tiba-tiba Nabila,Nayla,Nadia dan Nadila mereka berempat pun sudah datang.
"Eeh itu mereka udah dateng, enak banget di tungguin seperti Putri saja. Sahut Kelvin"
"Oh iya kalau gitu enggak usah telepon mereka soalnya mereka sudah datang tuh" "Maaf Bu kita berempat telat soalnya mobil kita tadi mogok di jalan jadi kita telat deh datangnya. Kata Nabila"
"Yaelah Ibu itu cuma alasan mereka semua palingan mereka malas-malasan di rumah dulu"
"Iiihhhh apaan sih kamu kelvin kalau enggak tahu masalahnya enggak usah ikut bicara deh kamunya. Kata Nayla"
"Kenapa???
Emang iya kan nyatanya kalian berempat telat datangnya. Kenapa tidak, soalnya kalian itu rempong banget jadi cewek. Ehhh di kelas kita itu juga banyak cewek loh tapi cuma kalian yang paling rempong. Sahut Kelvin lagi"
"Iya udah telat marah-marah lagi untung aja kita nungguin kalian, sahut Brayen"
"Udah-udah enggak usah bertengkar lebih baik kalian naik ke atas Bis soalnya Kelas kalian sudah lengkap nihhhh. Ok kalau gitu cepatan kalian naik ke atas Bis karna Ibu mau lihat siapa yang tidak kebagian tempat duduk. Kalau tempat duduknya enggak cukup buat kalian, kalian bisa gabung dengan kelas yang lain di Bis yang satunya lagi"
Mereka pun naik ke atas Bis untuk mencari tempat duduk. Brayen,Kelvin,Aldo dan Bayu, Mereka berempat duluan naik ke atas Bis itu. Mereka masing-masing duduk di kursi yang berbeda dan Tas yang mereka punya mereka simpan di kursi yang ada di sebelahnya. Bukannya mereka menyimpan Tas mereka di dalam bagasi atau di bawah kursi dan atau pun di atas tempat duduk di tempat khusus penyimpanan barang tapi ehhhh malahan mereka menyimpan Tasnya itu di kursi yang kosong yang letaknya berada pas di sebelah kursi yang mereka tempati duduk. Sedangkan Nabila,Nayla,Nadia dan Nadila mereka kebingungan mereka mau duduk dimana karena di dalam Bis itu tempat duduknya semuanya sudah penuh. Sebenarnya belum penuh sih masih ada 4 kursi yang kosong yaitu kursi yang kosong masing-masing ada di samping Brayen,Kelvin,Aldo dan Bayu tapi kursi itu mereka tempati untuk menyimpan Tas milik mereka jadinya Kursi yang ada di atas Bis itu semuanya kelihatan penuh.
"Gimana dong guays tempat duduknya semua pada penuh dan masa sih kita duduk di Bis yang lain kan enggak seru. Sahut Nadia"
"Iya juga nih mana kelihatannya disini semuanya kursinya udah penuh lagi, kata Nadila juga"
"Iya nih kita mau duduk di mana"
"Guays coba dehhh lihat itu, kata Nayla"
"Itu siapa Nayla? tanya mereka"
"Iya siapa lagi kalau bukan mereka cowok nyebelin itu masa dia simpan tasnya di kursi sih. Bagaimana kursinya enggak penuh harusnya Tasnya itu mereka simpan di atas bagasi atau di bawah kursi ini malah tas mereka kok di simpan di atas kursi kosong yang ada di samping mereka masing-masing. Sahut Nayla yang betul-betul sangat kesal"
"Iya Curang banget sih mereka sahut Nadila" "Iya....iya betul banget guays jadinya kan kita enggak kebagian tempat duduk. Pokoknya aku enggak mau duduk di Bis yang lain aku maunya satu Bis dengan teman satu kelas kita"
"Iya enak aja kitakan juga murid kelas IPA 1. Dasar mereka engga punya sopan santun"
Tiba-tiba Ibu Rina yang merupakan wali kelas IPA 1 itu datang.
"Eeeeh Nabila,Nayla,Nadia dan Nadila Kok kalian berempat belum duduk Nak?
"Iya nih Bu kita belum dapat tempat duduk" "Belum dapat tempat duduk?
"Apa tempat duduknya udah penuh?
"Iya gitu deh bu"
"Kalau gitu kalian duduk di Bis yang lain aja dari pada kalian engga duduk kan engga enak Nak"
"Lebih baik kita berdiri aja Bu dari pada kita gabung dengan kelas yang lain kan enggak seru. Sahut Nadila"
"Iya betul banget bu kata Nadila mending kita berdiri aja"
"Tapi Nak perjalanan yang kita mau tempuh itu bukan perjalanan yang dekat masa kalian mau berdiri berjam-jam sih"
"Biar aja Bu yang jelas kita gabung sama satu kelas kita, kata Nabila"
Tiba-tiba Ibu Rina memperhatikan Kursi yang ada di samping Brayen,Kelvin,Aldo dan Bayu.
" Tunggu dulu kelihatannya kursi yang ada di samping Brayen,Kelvin, Aldo dan Bayu itu kosong deh, kenapa mereka simpan tas mereka di atas kursi itu?
"Enggak tau juga Bu dan itu yang tadi kita omongin disini berempat. Kok mereka simpan tas mereka di atas kursi sih bukannya di bagasi atau di bawah kursi mereka malahan mereka simpan Tasnya di kursi yang ada di sebelahnya jadinya kan tempat duduk di Bis ini kelihatan penuh padahal enggak. Sahut Nayla"
"Oke kalau gitu biar ibu yang tanya mereka supaya mereka pindahkan tasnya ke bagasi atau ke bawah kursi mereka itu supaya kalian bisa duduk disamping mereka masing-masing "What.....kita berempat mau duduk disamping mereka Bu, enggak banget deh mendingan kita berdiri aja dari pada duduk di samping mereka. Kata Nadia"
"Aku enggak mau Bu duduk di samping mereka"
"Aku juga enggak mau, sahut Nabila"
"Kenapa Nak mereka kan teman kalian juga" "Tapi ibu....
"Udah kalian berempat enggak usah tapi-tapian, mending kalian ikut ibu biar ibu yang jelasin sama mereka"
Sambil berjalan menghampiri Brayen dan ketiga temannya itu.
" Permisi Nak"
"Iya Bu ada apa? tanya mereka berempat"
"Enggak Nak Ibu cuma mau tanya kok kalian simpan sih Tas kalian di atas kursi, Kenapa enggak disimpan di bagasi aja atau di bawa kursi kalian masing-masing?
"Enggak kok Bu kita males aja, sahut Bayu"
"Tapi kan Nak masih ada teman kalian yang enggak kebagian tempat duduk. Dan bagusnya kalian simpan aja Tas itu di tempat bagasi atau di atas tempat duduk kalian di tempat khusus penyimpanan barang"
"Ibu apaan sih lebih enak kan juga kalau tas ini disimpan di samping Kita masing-masing kan enggak rempong kalau kita mau ambil sesuatu"
__ADS_1
"Iya Ibu ngerti tapi kamu juga harus mengerti dong Nak kan masih ada teman kamu yang mau duduk"
"Iya itu urusan merekalah bu sahut Kelvin"
"Kalian enggak boleh ngomong gitu, udah kalian simpan gih Tasnya ke Bekasi dan ibu enggak mau tau"
"Iya...iya...iya kita simpan di bawa kursi tas ini tapi tunggu dulu emangnya siapa yang mau duduk di samping kita Bu?
Jangan bilang kalau yang mau dulu itu cewek rempong yang ada di samping ibu"
"Cewek rempong, sahut Ibu Rina sambil melirik Nabila dan ketiga sahabatnya itu. Masuk kamu Nabila,Nayla,Nadia dan Nadila? "Iya Bu siapa lagi kalau bukan mereka, kalau mereka yang mau duduk di samping kita aku enggak jadi pindahin tas Aku ini soalnya males banget duduk sama orang kaya mereka. Sahut Kelvin lagi"
"Enggak boleh ngomong gitu bagaimana pun mereka itu satu kelas kalian"
"Iiih Siapa juga yang mau duduk sama kalian males banget, sahut Nayla"
"Terus kenapa kamu ke sini sama ibu Rina?
"Ibu Rina yang maksa juga kok. Ibu mending kita berdiri dari pada kita duduk di samping mereka"
"Iya udah kalian berdiri aja, emang kuat hahahha"
"Astagfirullah Kenapa sih kalian sering banget bertengkar"
" Mereka yang sering duluan cari gara-gara sama kita Bu, sahut Nadia"
" Udah....enggak usah bertengkar lagi mending Nabila kamu duduk disamping Brayan, Nayla duduk di samping Kelvin, Nadia duduk disamping Aldo dan Nadila duduk di samping Bayu. Dan kalau kalian enggak mau lebih baik kita enggak jadi liburannya"
"Oke kita terpaksa duduk sama mereka dari pada kita enggak jadi liburan, sahut Kelvin"
Mereka pun duduk berdampingan sesuai dengan yang diatur oleh Ibu Rina.
*Di Perjalanan*
~Nabila~
" Ya Allah kenapa sih Aku harus duduk berdampingan dengan Brayen. Pasti Brayen juga enggak mau duduk sama aku, dimana Brayen yang sifatnya kaku banget lagi. Nayla,Nadia dan Nayla mereka bertiga lagi ngapain iya atau mereka lagi tidur? Tapi masa sih mereka enggak menikmati perjalanan. Udah ah aku capek mending aku tidur aja"
~Nayla~
Nayla dan Kelvin mereka berdua duduk berdampingan tapi Nayla dan Kelvin tetap saja bertengkar.
"Apaan sih kamu lihat-liatin aku dari tadi"
"Yaelah kamu pede banget sih jadi cewek Siapa juga yang lihatin kamu, aku tuh ngeliatin Pemandangan yang di luar sana kok"
"Iiiih enggak usah bohong deh nyebelin banget sih"
"Eeeeh asal kamu tau ya Aku tuh enggak mau banget duduk berdampingan dengan kamu" "Aku juga kali aku juga ogah banget duduk sama kamu tapi ini terpaksa karena kalau aku enggak duduk sama kamu bisa-bisa liburannya kita dibatalin sama Ibu Rina"
"Aku juga terpaksa kok duduk sama kamu"
"Iiiih nyebelin, sahut Nayla"
"Kenapa aku Nyebelin??
Ya suka-suka aku dong"
"Udah aku males ngomong sama kamu"
Kevin tiba-tiba memandangi wajah Nayla "Kalau dilihat-lihat dia imut juga kalau dia lagi marah bibir merahnya itu monyong banget hahaha tapi manis(batin Kelvin). Cantik....!!! "Apa kamu bilang cantik, Siapa yang cantik?
Tiba-tiba Kelvin tersadar dari lamunannya.
"Iya itu yang cantik, agak terbata-bata"
" Yang mana?
"Iya udah lewat kali Nayla pemandangan yang aku bilang cantik"
"Aku kira kamu bilang aku yang cantik tapi ternyata pemandangan itu doang, sahut Nayla yang memonyongkan bibirnya ke depat" "Hahahaha pede banget kamu jadi cewek, udah ahhh aku ngantuk aku mau tidur aja"
(emang kamu yang cantik kok Nayla hahhaha, batin Kelvin)
~Nadia~
Tiba-tiba asam lambung Nadia kambuh karena Nadia memang belum sarapan pagi tadinya. Nadia ingin mengambil Obatnya yang ada di dalam tas tapi tas Nadia ada di bagasi pas di atas tempat duduk Aldo. Nadia ingin menelfon ketiga sahabatnya tapi dia takut mengganggu istirahat sahabatnya itu.
"Aduhhhhh lambung ku sakit banget, kenapa sih sakitnya ini datang di waktu yang enggak tepat. Dimana obat aku ada di dalam tas lagi, masa sih aku minta bantuan sama Aldo untuk ambilin obat aku....ya enggak banget dehhhh"
Tiba-tiba Nadia menangis dia betul-betul tidak bisa menahan rasa sakit yang dia rasakan sekarang. Aldo yang mendengarkan musik sambil memejamkan matanya itu ,Dia merasa Nadia gelisa sedari tadi tapi Aldo tidak berani bertanya sama Nadia kalau Nadia kenapa gelisa kayak gitu.
"Aawwww sakit banget tuhan aku engga bisa tahan rasa sakitnya. Apa aku bangunin Aldo aja ya terus aku minta tolong sama dia untuk ambilin obat aku di dalam tas?
Nadia bingung dia mau minta tolong sama Aldo atau enggak.
~Bersambung.....
Hello guays kalian penasaran enggak apakah Aldo membantu Nadia mengambil obat asam lambung milik Nadia atau enggak??
Kalau kalian penasaran yuk lanjut baca episode berikutnya..
Assalamualaikum guys aku ucapin
banyak-banyak Terima kasih buat kalian yang sudah sempatkan waktunya untuk mampir membaca novel aku ini dan aku harap kalian tidak bosan-bosannya untuk menunggu episode-episode berikutnya dan jangan lupa like,Comment and favorite.
__ADS_1
Thank you guys...
Assalamualaikum