Aku Butuh Kasih Sayang Mu

Aku Butuh Kasih Sayang Mu
*Tiga Tahun Kemudian*


__ADS_3

~Episode 13~


Tidak terasa mereka sudah kelas 3 SMA. Seperti biasa Nabila,Nayla,Nadia dan Nadila mereka berempat tetap menjadi siswa terfavorit di sekolahnya mereka tetap menjadi siswa yang berprestasi sedangkan Brayen, Kelvin,Aldo dan Bayu mereka berempat juga tetap menjadi siswa yang terfavorit di sekolahnya tapi nilai mata pelajaran mereka sering dikalahkan dengan Nabila,Nayla,Nadia dan Nadila. Itulah terkadang Brayen dan ketiga temannya itu merasa tidak suka dengan Nabila dan ketiga sahabatnya karena Brayen,Kelvin,Aldo dan Bayu itu merasa disaingi oleh Nabila dan ketiga sahabatnya. Dengan berjalannya waktu sebenarnya Nadila dan Bayu itu memiliki hubungan yang spesial Tapi sahabat-sahabat mereka tidak ada yang mengetahui kalau Nadilah dan Bayu itu sedang berpacaran. semenjak Nadila sering ditolong dengan Bayu sehingga Nadila menyukai Bayu sedangkan Bayu mendekati Nadila cuma adanya satu alasan yaitu Bayu pura-pura mencintai Nadila karena dia ingin merebut juara prestasi Nadila di sekolah karena Nilai Bayu sering di kalahkan dengan Nilai yang di dapat Nadila, Itulah sebabnya Bayu pura-pura suka sama Nadila.


*Nadila dan Bayu*


Bayu berencana ingin mengajak Nadila pergi ke cafe tempat favorit dia tidak lupa Bayu menelpon Nadila agar Nadila bersiap-siap karena Bayu ingin menjemput Nadila di rumahnya.


~Rumah Bayu~


Bayu tinggal di rumah mewahnya bersama orang tuanya. Bayu memiliki rumah yang sangat indah bagaikan istana Bayu terlahir di keluarga orang kaya orang tuanya memiliki banyak perusahaan baik itu di luar kota maupun di luar negeri.Walaupun orang tua Bayu umpamanya tidak memiliki perusahaan Bayu tetap menjadi orang kaya karena keturunannya memang terlahir dari orang yang berada.


" Bayu Nak kamu enggak mau makan? tanya Ibu Bayu"


"Enggak Ibu Aku makan di luar aja soalnya aku mau ke cafe nih"


" Iihhhh kamu mau ke cafe bareng Brayen dan yang lainnya juga ya?..."


" Aah Ibu kepo deh. Bu' udah ah aku mau naik dulu ya Bu ke kamar ku soalnya aku mau siap-siap nih mau mandi"


"Oke Sayang mandi gih sana"


Bayu pun naik ke kamarnya sebelum dia mandi dia juga menelpon Nadila supaya Nadila siap-siap karna Bayu ingin menjemputnya.


~Nelfonan~


" Halo Assalamualaikum"


" Waalaikumsalam.....Eh kamu mandi gih soalnya aku mau jemput kamu"


"Mau jemput aku? tanya Nadila"


"Iya aku mau ke rumah kamu"


"Memangnya kita mau ke mana? tanya Nadila lagi"


"Aku mau ajak kamu ke Cafe Aku bosen di rumah 30 menit lagi aku kesana"


"Iya Bayu aku tunggu ya"


"Iya Assalamualaikum"


" Waalaikumsalam"


Setelah Bayu sudah siap-siap dia pun Turung dari kamarnya dan meminta izin kepada orang tuanya kalau dia mau pamit keluar sebentar.


"Ibu...Ayah aku pamit sebentar ya"


"Emangnya kamu mau kemana nak ini kan sudah malam, tanya Ayah Bayu"


"Ah ayah enggak tahu anak muda aja aku bosan ya di rumah terus aku mau ke cafe sebentar boleh ya Ayah"


"Oh iya tapi pulangnya jangan kemalaman"


"Siap Ayah aku enggak bakalan pulang larut malam kok"


Setelah Bayu pamit dengan orang tuanya Bayu pun pergi menjemput Nadila menggunakan mobil pribadinya.


~Di Rumah Nadila~


" Permisi Assalamualaikum, sahut Bayu sambil mengetuk pintu rumah Nadila" "Waalaikumsalam tunggu...eh maaf dengan siapa ya, sahut bibi"


"Nadila Ada bi, tanya Bayu"


"Ada Tuan tapi dia ada di kamarnya.


Silahkan masuk tuan, sambil mempersilahkan masuk dan menyuruh Bayu duduk di ruang tamu sambil menunggu Nadila turun dari kamarnya.


" Tuan Bibi ke kamar non Nadila dulu ya Tuan"


"Oh iya Bi' dan jangan lupa kasih tahu Nadila ya Bi kalau aku sudah datang"


"Iya Tuhan"


~Kamar Nadila~


" Non Nadila ada yang cari non di bawah tuh" "cowok kan bi'...?


"Iya Non yang cari non laki-laki"


"Oh ya Bi aku sudah siap kok"


"Memangnya Non Nadila mau ke mana Aku mau ke cafe bi' bareng cowok yang di bawah itu"


"Tapi ini kan udah jam berapa Non"


"Ahh bibi ini juga masih jam 7 malam kok bi" "Iya tapi Non Nadila pulangnya jam berapa?


"Enggak tahu bi' tapi aku janji aku enggak bakalan pulang larut malam kok"

__ADS_1


"Udah ah bibi aku mau turun" sambil berjalan menuju ruang tamu.


" Maaf ya Bayu aku telat selesainya jadinya kan kamu agak lama nungguin aku"


"Enggak papa sayang yuk kita berangkat"


"Oh iya sayang"


"Bibi Aku pergi dulu ya, Assalamualaikum"


"Iya Waalaikumsalam


Non Nadila hati-hati di jalan ya"


"Iya bibi"


*Di Atas Mobil*


"Sayang kita mau makan dimana?.


"Kita makan di Cafe favorit aku"


"Mmmm iya sayang"


"Sayang kamu kenapa? tanya Bayu"


"Engga Kok sayang aku cuman dingin aja"


Yank....???


"Ada apa sayang?.


" AC-nya di matiin aja ya soalnya dingin banget"


"Kok mau di matiin si yank, kamu pake jaket aku aja" sambil membuka jaketnya dan memberikannya kepada Nadila untuk di pakai.


"Ow iya makasih sayang"


*Di Cafe*


Beberapa lama mereka di perjalanan akhirnya mereka pun sampai di Cafe. Dan mereka pun mencari meja yang kosong, Setelah Bayu dan Nadila mendapatkan meja kosong mereka pun duduk dan tidak lupa memesan makanan. Beberapa lama kemudian tiba-tiba ada seorang perempuan yang menghampiri mereka.


"Ini Cafe favorit aku, yuk Kita masuk"


" Iya Sayang ayo"


"Yank kita duduk disitu aja, sambil menunjuk ke arah meja yang kosong"


"Oh iya Yank, kamu mau pesan apa? Tanya Bayu"


"Aku pesan nasi goreng aja sama jus alvokat" "Tunggu dulu kita Panggil pelayan cafenya"


" Mbak aku mau pesan makanan sahut Bayu sambil Melambaikan tangannya"


" Oh ya Tuan tunggu kata pelayan cafe itu. Tuan Mau pesan apa?..."


"Oh aku pesan nasi goreng dua dan minumannya green tea kalau pacar aku minumannya jus alvokat"


"Oh iya Tuan Tunggu sebentar ya"


"Oke"


Pelayan cafe itu pun pergi mengambil pesanan Bayu dan Nabila. Tidak lama menunggu pesanannya pun datang.


"Ini Tuan nasi gorengnya 2 porsi minumannya green tea dan jus alpukat"


"Makasih ya Mbak"


"Iya Tuan"


Tidak lama mereka makan tiba-tiba ada seorang perempuan yang menghampiri mereka perempuan itu langsung memeluk Bayu dari belakang Nadila yang melihat itu langsung bertanya-tanya di pikirannya siapa wanita itu.


" Bayu kamu ada di sini juga, sahut cewek itu yang langsung memeluk Bayu dari belakang" "Eeh Tasya Kamu ngapain disini, sahut Bayu yang merasa kaget Ada Tasya yang datang langsung peluk aja"


"Kok ngapain sih kata kamu, ya aku nongkrong lah sama temen-temen aku tapi aku lihat kamu sama cewek itu di sini jadi aku aku langsung menghampiri kalian"


"Kapan kamu pulang dari Singapura?


Tasya memang sekolah di Singapura dia ke Indonesia karna mau liburan doang selama satu minggu.


"Oh aku datang kemarin sore and maaf ya aku engga kabarin kalian soalnya kemarin itu aku capek banget terus tadi aku tiba-tiba di jemput sama teman ku untuk ke sini"


"Oh iya engga papa"


Semenjak Tasya gabung duduk di tempat duduk Bayu dan Nadila, Nadila di cuwekin sama Bayu. Bayu sibuk ngobrol sama Temannya itu. Dan lebih parahnya pas Tasya sudah mau kembali ke rombongan temannya


Tasya langsung mencium Bayu. Dan lagi-lagi


Nadila Cuma diam. Sejak awal Tasya datang, Nadila sudah tidak suka sama kedatangan Tasya itu soalnya Tasya itu jadi perempuan kecentilan banget, peluk dan cium Bayu sesuka hatinya saja padahal Nadila aja yang sudah Satu tahun pacaran sama Bayu dia tidak berani mencium atau memeluk Bayu dengan sengaja atau gimana.

__ADS_1


"Kamu ke sini cuma berdua sama cewek itu? tanya Tasya"


"Iya"


"Emangnya dia siapa? tanya Tasya lagi yang merasa penasaran"


Oke sebelum kita lanjut aku perkenalkan sama kalian ya siapa Tasya itu. Tasya adalah teman Brayen,Kelvin,Aldo dan Bayu mereka berteman dengan Tasya sejak mereka masuk SMP. Tapi Tasya lanjutkan sekolahnya di Sekolah yang ada di Singapura.Sebenarnya Tasya suka sama Bayu sedangkan Bayu tidak pernah ingin menyimpan rasa untuk Tasya. Bayu terpaksa bohong di depan Tasya kalau Nadila itu bukan pacarnya melainkan cuma teman biasa.


" Oh dia itu cuman temen aku kok" sahut Bayu berbohong"


"Yang bener teman tapi kok kalian cuma berdua kesininya?


" Tasya....Tasya kepo banget sih kamu, Emangnya kenapa sih.... kalau kamu enggak percaya kamu tanya aja sama dia itu temen aku atau bukan"


Nadila yang dengar apa yang dibilang Bayu itu barusan, dia cuma bisa diam...diam dan diam Nadila tidak tahu mau bilang apa. Nadila mau marah dia takut sama Bayu karena dulunya Bayu udah pernah marah sama Nadila sedangkan Nadila sangat takut kalau Bayu marah karena Nadila takut kehilangan Bayu.


" Hei kamu apanya Bayu tanya Tasya ke Nadila?


"Oh maaf aku cuman temannya Bayu kok, Iya kan Bayu, sahut Nadila sambil tersenyum.


Bayu yang mendengar Nadila menjawab pertanyaan Tasya dengan jawaban itu, Bayu langsung tersenyum kepad Nadila.


"Oh kamu temannya Bayu doang, Aku kira kamu pacarnya" sambil tersenyum.


" Enggak kok aku bukan pacarnya kita ke sini cuman mau ngebahas tentang pelajaran itu doang Kok. Dan kamu enggak usah marah sama Bayu soalnya aku dan Bayu enggak pacaran kok, iya kan Bay"


"Iya apa aku bilang dia itu cuma teman aku doang"


Tasya yang puas dengan jawaban Bayu Dia cuma bisa tersenyum dan minta pamit untuk kembali bergabung dengan teman-temannya di meja sebelah. Tidak lama kemudian Bayu dan Nadila pun siap-siap untuk pulang.


~Di Atas Mobil~


di sepanjang perjalanan Nadila dan Bayu mereka berdua cuma diam aja. Bayu tidak meminta maaf dengan Nadila Atas kejadian tadi di Cafe. Sedangkan Nadila banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang ada di pikiran Nadila saat ini dia bingung kenapa Bayu bilang kepada Tasya kalau Nadila itu adalah temannya bukan pacarnya. Emang sih selama 1 tahun ini Semenjak mereka menjalani hubungan mereka tidak pernah memberitahukan kepada siapapun kalau mereka itu pacaran tapi menurut Nadila dia heran aja kenapa Bayu tidak mau memberitahukan kepada Tasya kalau mereka itu adalah sepasang kekasih. Masih terlintas di pikiran Nadila kalau Tasya itu siapa kenapa Tasya langsung memeluk Bayu dan mencium Bayu Seenaknya saja waktu di Cafe tadi. Saat ini Nadila ingin memberanikan diri untuk bertanya kepada Bayu.


" Sayang aku boleh tanya sesuatu enggak sama kamu? sahut Nadila"


Bayu tidak menjawab pertanyaan Nadila, Bayu cuma diam Bayu memikirkan betapa sialnya dia ketemu dengan Tasya Entah kenapa Bayu sudah lama tidak suka dengan Tasya.


"Uhhhh sial banget sih kenapa coba aku bisa ketemu sama Tasya di Cafe itu. Gimana kalau Tasya ketemu dengan Brayen,Kelvin dan Aldo terus Tasya kasih tau mereka kalau aku lagi Dinner di cafe bareng Nadila. Aduhhhhh kan bisa gawat, kalau gini kan bisa-bisa aku ketahuan sama yang lainnya kalau aku itu pacaran sama Nadila padahalkan aku cuma


bohong-bohong aja sukanya sama Nadila, Batin Bayu"


"Sayang Hey aku mau tanya sesuatu sama kamu"


"Apaan sih kamu Nadila bikin kaget aja tau engga, sahut Bayu sambil membentak Nadila"


Jangan di herankan Lagi Bayu mah gitu orangnya sedikit kasar dan baik kalau ada maunya doang. Sedangkan Nadila dia tidak peduli kalau sifat Bayu agak kasar sama dia soalnya Nadila sudah terlanjur sayang dengan Bayu.


"maaf sayang aku enggak bermaksud bikin kamu kaget kok aku cuma mau bertanya doang"


" kalau kamu mau bertanya Kamu ngomong aja langsung enggak usah kayak gitu, sebel aku lihat kamu"


Nadilah heran kenapa Bayu sifatnya kembali lagi jadi Kasar. Apa gara-gara perempuan yang tadi.


" Sayang Tasya itu siapa?


"Kamu enggak usah tahu"


"Tapi sayang aku juga pengen tahu kalau Tasya tuh siapa Soalnya tadi pas kita di cafe perempuan itu langsung peluk kamu dan cium kamu juga" sahut Nadila yang semakin penasaran.


"Aku bilang kamu enggak usah tahu dia itu siapa" Suhut Bayu yang emosi nya sudah hampir melunjak.


"Tapi sayang dan yang bikin aku heran itu kenapa kamu enggak mau kasih tahu dia kalau kita itu pacaran?


Bayu diam saja~~~


"Sayang jawab"


"Enggak usah banyak ngomong kamu disitu kamu enggak lihat aku ini lagi menyetir mobil tahu enggak dan Kamu ini kenapa sih Nadila jadi perempuan nurut sedikit kenapa susah banget. Kalau aku bilang kamu enggak usah tahu ya kamu enggak usah tahu. Ribet banget sih jadi perempuan"


Bayu betul-betul marah sedangkan Nadila dia masih heran kenapa Bayu bisa semarah itu sama dia.


"Maaf sayang aku enggak bermaksud bikin kamu marah kayak gini, sahut Nadila yang sedikit lagi hampir Nangis".


"Maaf maaf kamu itu bisanya cuma minta maaf doang. Kamu lupa Aku kan sudah kasih tahu sama kamu kalau kamu enggak usah banyak tanya sama aku soalnya aku enggak suka di tanya-tanya masalah gitu. Ngerti kamu"


"Iya Maaf Yank"


Nadila kamu jangan nangis...jangan nangis nadila malu tau kalau kamu nangis di depan Bayu (Batin Nadila sambil menahan air matanya keluar).


Setelah Bayu sudah marah dengan Nadila sepanjang perjalanan Bayu cuman diam aja.


Harusnya Bayu minta maaf sama Nadila bukan malah dia marah dan bentak-bentak Nadila kayak gitu. Sedangkan Nadila Dia cuman diam dan berusaha untuk menahan air matanya agar tidak keluar membasahi pipi mulusnya itu. Nadila mah selama meraka pacaran satu tahun ini dia sudah sering di perlakukan begitu sama Bayu.


Assalamualaikum guys..


Alhamdulillah sudah episode 13 nih guys. Thank you banget ya buat kalian yang sudah sempat kan waktunya untuk mampir ke novel aku. Intinya aku ucapkan banyak terima kasih sama kalian dan buat kalian semua jangan bosan-bosan nunggu episode-episode berikutnya ya Guys jangan lupa like,Comment and favorit.


Thank you guys......

__ADS_1


__ADS_2