Aku Butuh Kasih Sayang Mu

Aku Butuh Kasih Sayang Mu
*Di Selamatkan Oleh Brayen dan Ketiga Temannya*


__ADS_3

~Episode 8~


Pemuda itu memaksa Nabila dan Ketiga sahabatnya itu keluar dari mobilnya. Tapi Nabila dan sahabatnya itu tidak berani untuk membuka pintu mobil, tetapi keempat Pemuda itu tetap memaksa dan mengancam mereka. Nabila dan sahabatnya itu hanya bisa pasrah dan menangis di atas mobil.


"Hey kalian keluar dari mobil" sahut salah satu pemuda itu.


"Kita bilang keluar dari mobil, kalau kalian tidak mau keluar kita pecah kaca mobil ini" Sahut salah satu pemudah itu lagi.


*Nabila,Naila,Nadia dan Nadila mereka berempat hanya bisa menangis ketakutan di atas mobil, mereka ingin minta tolong tapi rasanya itu percuma saja soalnya keadaan sekarang sangat sepih*


"Guays aku takut banget" kata Nadia yang menangis sambil memeluk Nadila.


"Iya aku juga takut banget" sahut Naila


Tiba-tiba salah satu pemuda itu berhasil memecahkan kaca mobil Nabila sedangkan pemudah yang lain berhasil membuka pintu mobilnya. Nabila dan ketiga sahabatnya hanya bisa menjerit ketakutan.


"Keluar kalian"


"Lepasin aku...lepas" sahut Nabila dengan nada bergemetaran


"Kalau kalian menurut dari tadi kalian tidak akan di siksa kaya gini" sahut salah satu pemudah itu yang mukanya menyeramkan sekali.


"Aku mohon jangan sentuh aku" terik Naila


"Mau kalian apa hahhh?" kata Nadila.


"Hahahah mau kita apa kata kalian, hahahha apa lagi kalau bukan tubuh kalian cantik" Dengan nada menggoda


"Sambil menangis nabila teriak..lepaskan aku...lepas, aku bilang lepas cowok sialan"


"Apa kamu bilang cowok sialan. Plakkkk

__ADS_1


sebuah tamparan yang melayang ke pipi mulus Nabila. Ehhhh dasar cewek sok jual mahal ini bagian kamu karna udah berani berkata kurang ajar sama aku"


~Nabila hanya bisa menangis menahan rasa sakit di pipinya bekas tamparan pemuda itu~


"Aku mohon lepaskan kita, aku mohon" sahut nadia.


~Keempat pemudah itu hanya mengacuhkan permohonan Nabila,Naila,Nadia dan Nadila. Malahan pemudah itu melakukan hal yang tak seharusnya mereka lakukan. Mereka memaksa Nabila dan ketiga sahabatnya itu untuk membuka baju mereka, sedangkan Nabila,Naila ,Nadia dan Nadila hanya bisa melawan agar pemudah itu tidak berhasil membuka baju mereka. Tidak lama kemudian tiba-tiba Brayen,Kelfin,Aldo dan Bayu, mobil mereka lewat di sebuah jalan dimana Nabila,Naila,Nadia dan Nadila serta ke empat pemudah itu juga ada di jalanan itu. Awalnya Brayen dan ketiga temannya itu tidak memperhatikan kalau ada pemuda yang berbuat kurang ajar kepada seorang perempuan. Nabila yang melihat ada mobil yang ingin melintas di jalan dimana mereka berada sekarang, Nabila dia sekuat tenaga berteriak untuk meminta tolong tapi ketika dia meminta tolong mulutnya itu di tutup oleh pemuda tersebut~


" kelihatannya ada mobil yang ingin menuju ke sini (batin Nabila)


Tolong....tolong" teriak Nabila


*Tetapi ketika dia meminta tolong pemuda itu langsung menutup mulut Nabila*


" Ehhhh cewek nyebelin, Dasar cewek jual mahal kalau kamu berani minta tolong lagi aku sumbat mulut kamu pakai batu kamu ngerti engga" sahut pemuda itu


#Sedangkan Naila,Nadia dan Nadila hanya bisa meminta mohon agar pemudah itu tidak melakukan hal kurang ajar kepada mereka tapi apa semuanya itu sia-sia#


" hahaha Siapa juga yang mau dengar permohonan kamu, hahaha emangnya aku orang bodoh yang mau ninggalin tubuh mulus seperti kamu Siapa suruh kalian sangat mempesona.


" Hahaha iya betul sekali Siapa suruh kalian pas nyanyi di atas panggung tadi waktu di cafe, kalian sangat mempesona membuat kita tertarik sama kalian"


" jadi jangan salahkan kita jika kita melakukan hal kayak begini sama kalian, kalian juga yang salah kenapa tubuh kalian sangat menggoda kita. Iya enggak bro" sahut salah satu pemuda itu lagi.


" Aku bilang lepasin aku, kalau kalian tidak mau lepasin kita kalian akan dapat sendiri akibatnya" kata Nadila.


" hahaha Siapa juga yang mau tolong kalian di sini, di sini tuh jalannya sangat sepi Kalau jam-jam kayak gini. Dasar cewek jual mahal, apa salahnya sih kalau kalian itu menurut sama kita. Kalian harus layanin kita dari pada kita semua siksa kalian satu persatu. Emangnya kalian mau tubuh mulus kalian penuh dengan luka lebam? sedikit terik


" Siapa suruh kalian sangat menggoda waktu di cafe tadi, jadi jangan salahkan kita kalau kita kayak gini"


* Oke aku ceritain sedikit ya guys. Ternyata pemuda yang gangguin Nabila, Naila, Nadia dan Nadila mereka berempat juga adalah pengunjung cafe tadi. Ternyata pemuda itu sudah dari tadi memperhatikan Nabila dan ketiga temannya tapi Nabila,Naila, Nadia dan Nadila mereka tidak mengetahui kalau keempat pemuda itu adalah orang yang jahat. Berapa menit kemudian Brayen dan ketiga temannya itu menghampiri pemuda tersebut. Kelfin baru memperhatikan kalau perempuan yang di lihat itu yang sedang di gangguin oleh orang asing adalah ternyata Nabila,Naila,Nadia dan Nadila.

__ADS_1


" Kalian lihat enggak tadi ada pemuda yang lagi gangguin empat cewek? sahut Kelfin yang memberi tahukan kepada temannya"


" Dimana... Emang kamu lihat Kelfin? tanya Brayen"


" Iya Brayen aku dengar, aku kira sih tadi kalian juga denger itu"


" Iya sih kayaknya tadi aku dengar suara perempuan yang lagi minta tolong dehhh" kata Aldo juga.


"Kalau gitu kita balik ke sana aja mungkin cewek itu butuh pertolongan kita lagi" usul Bayu.


" Iya betul banget cepat Brayen Belok mobilnya kita ke sana lagi" sahut Kelfin lagi.


*Brayen pun membelok mobilnya dan bergegas ke tempat itu. Setelah mereka tiba disana mereka langsung menolong perempuan tersebut dan memukul abis-abisan laki-laki breksek itu. Awalnya Brayen dan ketiga temannya itu tidak mengetahui kalau yang dia tolong itu adalah Nabila, Naila, Nadia dan Nadila. Setelah semuanya sudah babak belur, Brayen menelepon pihak keamanan agar mereka datang dan menangkap Pemuda tersebut. Nabila dan ketiga sahabatnya yang melihat kedatangan Brayen,Kelfin,Aldo dan Bayu, mereka itu sangat bersyukur bisa diselamatkan oleh ke empat pria itu.


" Dasar laki-laki brengsek"


Aldo menarik kerah baju pemuda tersebut dan Aldo langsung memukul muka pemuda itu sampai bapak belur. Sedangkan Brayen, Kelfin, dan Bayu dia langsung menendang badan Pemuda tersebut dari belakang. Sehingga pemudah itu yang awalnya berada di atas badan Nabila,Naila dan Nadila langsung terlempar jauh dari posisi mereka.


"Dasar laki-laki tak punya malu, bisanya lakuin hal gitu di tempat umum" sahut kelfin yang menendang badan pemuda itu.


Keempat pemuda itu langsung berdiri dan memperbaiki posisi tubuhnya agar mereka bisa menangkis serangan Brayen dan ketiga sahabatnya itu. Pemudah itu menyerang balik Brayen,Kelfin,Aldo dan Bayu tapi Brayen dan Ketiga Temannya itu tetap bisa menangkis dan bisa menyerang balik. Brayen dan Ketiga Temannya itu sangat susah untuk di kalahkan karna ilmu belah diri mereka sudah cukup di bilang tinggi. Karna Mereka berempat sudah mengenal ilmu belah diri sejak mereka kecil. Bahkan mereka sering mendapatkan piala juara satu ketika mereka ikut lomba belah diri.


Nabila, Naila, Nadia dan Nadila yang melihat pertempuran tersebut mereka hanya bisa menjerit ketakutan sambil menangis yang mereka rasakan betul-betul sangat takut. Badan mereka tak henti-hentinya bergetar sakin takutnya mereka. Setelah pemuda itu sudah terpapar tak berdaya di tanah, beberapa menit kemudian pihak keamanan pun datang dan menangkap ke empat pemuda itu dan membawanya ke kantor polisi.


"Guays aku takut" sahut Nadila yang tak henti-hentinya menangis ketakutan.


"Iya Nadila kita juga takut" sahut ketiga sahabatnya.


*Tak lama kemudian Brayen dan ketiga temanya itu pergi menghampiri Nabila,Naila,Nadia dan Nadila yang dari jau kelihatannya mereka betul-betul sangat ketakutan*


Alhamdulillah guys episode 8 nya sudah jadi nih kalian jangan pernah bosen-bosen ya nungguin episode-episode berikutnya. Intinya aku sangat berterima kasih banget sama kalian yang sudah sempatkan waktunya untuk mampir ke novel aku, aku minta tolong sama kalian bahwa kalian Jangan pernah lupa like,Comment and share ya ke teman-teman kalian.

__ADS_1


Thank you guys....


__ADS_2