
~Episode 3~
Sesuai dengan rencana mereka, setelah Nabila dan ketiga sahabatnya itu selesai melakukan tes mereka pun lanjut ke tempat panti asuhan dengan menaiki angkutan umum. Tapi sebelum itu mereka ke tempat ATM terlebih dahulu untuk menarik uang dari ATM mereka masing-masing. Setelah mereka dari ATM mereka mengumpulkan uang mereka menjadi satu, Nabila sebanyak 4 juta dan ketiga sahabatnya masing-masing 2 juta dan total uang mereka sebanyak 10 juta.
"Guays ayo cepat kita ke panti asuhan, kita naik angkutan umum aja ya engga papakan guays? kata nabila
"Iya engga papa...sahut nadia
"Eh guays jangan lupa kita pergi ke tempat ATM terlebih dahulu soalnya kan kita tidak punya uang kes.(kata naila yang mengingatkan temannya itu)
"Oh iya kita hampir lupa, yuk kita ke ATM dulu terus kita lanjut ke supermarket untuk beliin mereka kerupuk dan perlengkapan ransum. (kata nadia dengan semangat)
"Iya guays ayo
*Mereka pun sampai di tempat ATM setelah mereka sudah menarik uang merekapun mengumpulkan uang mereka menjadi satu*
"Guays uang kalian ada berapa banyak? kata nabila"
"aku cuma dikasih 2 juta aja nih guays sahut naila"
"oh engga papa soalnya mama aku tuh kasih aku uang 4 juta.
kalau kalian berdua berapa? kata nabila lagi"
"oh aku dan nadia juga cuma 2 juta sahut nadila"
"Oh engga papa kan uang ini kita gabungin. uang aku 4 juta dan uang kalian masing-masing 2 juta jadi uang kumpulan kita sebanyak 10 juta (dengan semangat menghitung) "
"Alhamdulillah aku senang banget orang tua kita kasih kita uang cukup banyak. Kata nadia dengan senang"
"Iya alhamdulillah kalau gitu kita lanjut ke supermarket"
~Setalah mereka sudah belanja di supermarket mereka lanjut ke tempat tujuan yaitu ke panti asuhan~
"Assalamualaikum Ustadzah...kata mereka berempat"
"Waalaikumsalam, ada yang bisa ustadzah bantu? sahut salah satu pengurus panti"
" Mmm gini ustadzah kami berempat mau ketemu dengan Ustadzah Rosdina, apakah beliau ada dan apakah beliau engga sibuk? kata Nabila"
" Oh kalian ada perlu dengan ustadzah Rosdina, kalau gitu mari ustadzah antar ke ruangannya"
~Tidak lama kemudian mereka pun sampai keruangan ustadzah Rosdina~
"Assalamualaikum ustadzah (sambil mengetuk pintu)"
"Waalaikumsalam, dengan siapa?
__ADS_1
"Ini aku Rahayu ustadzah, apakah saya boleh masuk?
"Oh iya masuk aja saya enggak kunci pintunya kok" (mempersilahkan mereka masuk)
"Assalamualaikum (kata nabila dan ketiga sahabatnya)"
"Waalaikumsalam, ada apa ya nak?
kelihatannya kalian baru pulang dari sekolah, mmmmm???? (berpikir) apakah kalian udah izin ke orang tuah kalian kalau kalian itu mau kesini?
"Iya udah ustadzah, orang tua kami udah izinin kami kesini. Maaf ustadzah maksud kedatangan kami kesini itu, kami mau beri sedikit rejeki sama adek-adek yang ada di panti" sahut Nabila panjang lebar.
"oh masyaallah niat kalian sunggguh mulia nak"
"Iya ustadzah soalnya kami bersyukur banget sama Allah soalnya kami lulus di sekolah dengan nilai memuaskan dan kami pikir dari pada kita rayain pesta, lebih baik uangnya kita sedekahin ke anak panti...sahut nadia"
"Masyaallah nak..
Di dalam QS.Saba ayat 39 yang berbunyi
yang artinya: "Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya" (QS.Saba. 39 )
" ustadzah berdoa semoga rezeki keluarga kalian tamba banyak dan kalian semua bisa sukses. Aamiin"
"ow iya nak, mari ustadzah antar kalian ke depan"
"iya ustadzah
*Setelah mereka suda pamitan dengan ustadzah Rosdina dan kak Rahayu yang merupakan salah satu pengurus panti, mereka pun naik kendaraan umum. Beberapa menit kemudian mereka pun sampai di rumah mereka masing-masing*
~Rumah Nadila~
Nadila Astuti atau bisa di panggil Nadila adalah seorang anak pengusaha terkaya yang sukses di jakarta. Nadila orangnya cukup pendiam tapi kalau dia sudah di pancing ribut maka dia juga bisa jahil. Orangnya itu asik di temani curhat, Nadila baik dan sopan. Nadila tidak kalah pandai dari sahabatnya, Nadila lebih suka dalam bidang kesenian. Nadila pandai dalam membuat lagu dan puisi. Nadila tinggal bersama orang tuanya, kakak laki-lakinya serta bibi dan sopir pribadi keluarganya.
*Kamar Nadila*
"Sayang tadi disekolah meyenangkan engga sayang? kata ibu nadila"
"Awalnya sih menyenangkan bu tapi berjalannya waktu suasananya jadi bikin BT (sahut nadila yang curhat sama ibunya)
"kok gitu sih sayang? "
kenapa bisa jadi BT kamunya?
"Iya bu, soalnya pas aku dan ketiga sahabat ku ngambil nomor antrian di meja panitianya, ehhhh tiba-tiba ada empat cowok yang langsung ngerampas nomor antrian itu😠 siapa coba yng tidak marah kalau gitu bun(merasa kesal)
__ADS_1
"dan kalian tau cowok itu siapa?"
"Itu dia bun aku dan ketiga teman ku itu enggak kenal sama sekali sama mereka. Dan lebih parahnya lagi mereka itu enggak mau ngalah, malah mereka ngomong kalau kita itu cewek nyebelin. Sumpah aku benci banget sama mereka"
"Astagfirullah sayang, kamu enggak boleh benci sama orang soalnya kamu sekolah disana itu bukan untuk cari musuh tapi mau cari teman. ( sedikit menasehati)"
"Iya bu, Nadila tau tapi ini tuh beda tau enggak sih ibu"
"Iya sayang tapi ibu ingatkan lagi kalau kita engga boleh terlalu benci sama orang soalnya nanti kamu suka lagi sama dia" (sedikit menggoda)
"hahaha ibu kok ngomong gitu sih..😒
ahh amit-amit deh sumpah" 😕(agak kesal)
"Tapi itu fakta loh sayang karna dalam (Q.S.Al.Baqaroh ayat 216 yang berbunyi:
yang artinya: "Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu"
yang artinya: "Dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu."
jadi dari ayat yang ibu baca itu menjelaskan bahwa kamu enggak boleh terlalu membenci orang sayang. ( kata ibu Nadila yang menasehati anaknya)
"Uhhh(menghembuskan nafas)
Iya....iya Nadila paham bun😔 (masi sedikit kesal)
"Iya..iya....!!!!
jangan sekedar di tau aja ayat itu, tapi kamu harus memahami apa maksud ayat tersebut. Paham?????
"iya ibu paham"
"iya kalau gitu kamu bersih-bersih sana gih terus kamu pergi tidur soalnya ini juga udah jam berapa...soalnya ibu juga mau ke kamar.
"Iya ibu selamat malam" (mencium ibunya)
"selamat malam sayang"
* Sebelum Nadila tidur iya terlebih dahulu mempersiapkan perlengkapannya untuk di pakai ke sekolah besok pagi. Mulai dari setrika baju seragam sekolahnya sampai mempersiapkan tas dan sepatu yang mau di pake untuk ke sekolah. Setelah semuanya beres nadila dan ketiga sahabatnya nelfonan*
~Alhamdulillah guays episode ke 3 sudah selesai. Maaf ya guays episode pertama sampai episode ketiga masih kebanyakan membahas tentang perkenalan😇
ow iya jangan bosen nunggu episode berikutnya iya. Karna di episode berikutnya akan menceritakan tentang perdebatan-perdebatan tentang grup 4N dengan si empat cowo itu*
__ADS_1
kalau cara nulis aku masih banyak yang salah, aku minta maaf iya guays, soalnya ini masi novel pertama aku. Jangan lupa like, comment and shar