Aku dan haluku

Aku dan haluku
Jalan jalan bersama #2


__ADS_3

Sekitar 1 jam lebih perjalanan dari rumah ku menuju kota dan sekarang kita berdua sudah tiba di salah satu mall untuk membeli kebutuhan V oppa.


"kita sudah sampai V oppa.. turunlah.. atau kau ingin kutinggal sendiri di parkiran..". ucapku karena V oppa hanya diam dduk diatas motor tak segera turun.


"hehee.. iyaa iyaa aku turun.. " akhirnya V oppa dan akupun turun dari motor.


"ehh ..ehhh..ehh.. V oppa... lepas duluu helmnya..🤦🏼 masa ke dalem pake helm". teriakku memberitahu oppa karena ia berjalan ingin memasuki mall dengan masih menggunakan helm.


"owh iyaa aku lupa.. hahaha.. maaf maaff " katanya sambil tertawa.



"cepat lepas dulu.." ucapku sambil tertawa.


"eh.. tolong aku.. aku tak mengerti bagaimana cara membuka nya😁" pintanya kepadaku.


"hahhaa.. kau ini ada ada saja.. sini biar ku bantu.." tawar ku.


V oppa pun menghampiriku dan akupun membantunya melepaskan kunci helm yang ia tak mampu buka.


deg deg deg deg..kenapa jantungku berdebar yaa saat wajah V oppa tepat di depanku. akupun grogi dengan kejadian ini,dengan cepat aku membuka kunci helm dan melepaskannya serta meletakkan di motor dengan cepat untuk menutupi wajahku yang mulai merah memanas .huffttt.. kenapa harus seperti ini lagi..??.batinku.


 


"*kau kenapa*..?" tanyaku kepada nafis ketika ia memalingkan wajahnya dengan cepat dariku.


"*ahh aku tidak apa apa opaaa*.." jawabnya.


"*ayokk kita masuk kedalam*" tiba tiba nafis menarik tanganku dengan lembut untuk memasuki mall tersebut.


*deg deg deg .. ah kenapa jantungku sangat keras berdetak..?? apa aku mendapat serangan jantung? apa aku akan mati disini*? batinku. aku tak bergeming.diam mematung saat nafis menarik tanganku.


"*oppa.. oppaa... opppaaaaa.. kau kenapa..?? knpa kau malah diam mematung seperti itu.. ayokk masuk*.." teriaknya membuyarkan segala pertanyaan aneh dalam pikiranku.

__ADS_1


Akupun melihat kebawah. tepatnya melihat tanganku dan tangan nafis yang terpaut. *deg deg deg..ahh jantungku kenapa lagi ini*... batinku menggerutu. ah sepertinya jantungku berdetak kencang karena tanganku bergandengan dengannya. *aku harus bagaimana.. ? apa harus ku lepas genggaman ini..? aku takut jantungan.. tp..aku gk mau lepas.. tangan nafis begitu hangat dan nyaman*.. pikiranku saling adu argumen hanya karna soal genggaman.


"*V oppa... kenapa kau diam saja*..?" tanya nafis.


"*apa kau baik baik saja*..?" sambungnya.


" *aku baik baik saja nafis.. apa kau mengkhawatirkanku ..hah*..??" jawabku sambil menjepit hidungnya yang mancung itu.


"*aw..aw.. oppaa.. sakit*.." katanya sambil mencoba melepaskan jepitan tanganku.


"*siapa juga yg khawatir kepadamu huhh.. narsis..😝*" jawabnya meledekku.


kita berdua pun berjalan mengelilingi mall tersebut . tanpa sengaja perutku berbunyi dengan keras hingga membuat nafis tertawa.


"*hahhaaa.. oppa.. kau lapar*..?" tanya nya..


aku hanya menunjukkan box smile ku kepadanya dan ia menarikku membawaku ke sebuah restoran.


 


akupun pergi menuju antrian makanan untuk V oppa. hmm.. ku harap semua tabungan ku cukup untuk keperluan V oppa selama ia bersamaku. yaa aku selalu menabung,karna aku tidak suka selalu bergantung kepada orangtua,uang tabunganku ini semua berasal dari kerja kerasku sendiri selama beberapa tahun .


setelah selesai membeli makan untuk oppa aku berjalan menghampiri V oppa yang terus memandangku.


"ini oppa.. makanlah.. biar perutmu tidak keroncongan lagi😅" ucapku sambil meledek.


"hahahaa.. baiklah.. ehh.. kenapa kau hanya membeli satu paket..? kenapa kau tak membeli makanan untukmu..?" tanya nya yang bingung karena aku hanya membeli satu paket untuknya.


"udah lah oppa.. makan saja.. lagian aku tidak lapar.. aku sudah makan tadi.." jawabku ngeles, yaa.. kau tahu.. sekarang banyak kebutuhan oppa yang dibutuhkan dan itu butuh banyak uang..jadi aku lebih mementingkan V oppa daripada diriku sendiri.


"kapan kau makan..? sejak pulang dari kampus kau selalu bersamaku dan aku tak melihatmu makan " ucapnya seperti mengetahui bahwa aku berbohong.


"oppa.. aku sudah makan di kantin kampus sebelum aku pulang dan sekarang aku masih kenyang.." jawabku.

__ADS_1


"sekarang oppa makanlah.. biar kita bisa mengelilingi mall ini dengan semangat" sambungku.


akhirnya V oppa pun memakan makanan yang aku pesankan tadi.


tiba tiba ia menyodorkan makanan yang ada dalam sendoknya ke arahku.


"cobalah.. ini sangat enakk" ucapnya.


"aku sudah pernah memakannya oppa.. kau saja.." jawabku sambil tersenyum.


" tidak.. tidak.. ini rasanya berbeda dari yang biasa kamu makan.. karna skarang aku yang menyuapimu..pasti lebih enak.. jadi cobalah..buka mulutmu.." katanya sambil mendekatkan makanan itu ke mulutku.


deg deg deg.. jantungku gk karuan lagi..


aku merasa sangatt bahagia saat ini dan ku yakin wajahku memerah😅.


akupun membuka mulutku dan menerima suapan V oppa dengan malu.


"hahaa mukamu kenapa memerah seperti itu.." ucapnya.sontak aku memegang kedua pipiku dan merasa malu.


"tak usah menutupi apapun dariku nafis.. aku tidak akan lari meski kau berubah seperti apapun.." katanya sambil tertawa..


"sudahh lahh cepat habiskan makanmu.." pekikku. dan v oppa hanya tertawa mendengar aku berkata seperti itu.


terima kasih..


jangan lupa like dan vote yaa


saran dan kritiknya juga boleh biar author bisa lebih baik..


stay with my novel yaa..


i purple you💜

__ADS_1


__ADS_2