Aku dan haluku

Aku dan haluku
Dia adalah..


__ADS_3


Mataku terbelalak..dia terus berjalan menghampiriku .. saat jarak sudah dekat..dia menatapku dengan kedua matanya yang tajam lansung menusuk hatiku.. deg deg deg deg..jantung ku berdetak secara tak beraturan dan cepat ntah mengapa..



dia terus menatapku sehingga aku tak sadar kaki ku tertumpahan ice cream yang sedari aku makan..


"Excuse me .. you can speak english..?"


mampuss... dia berbicara sambil terus menatapku.. berharap aku menjawab..


"ohh..ohh.. ya.. what can i do for you..?" jawabku tergugup-gugup..


dia membuka maskernya dan tersenyum kepadaku.. Ohh my Goddddd.... diaa.. diaa .. diaa adalahhh bias ku...

__ADS_1


aku melongo sambil membuka mata ku lebar- lebar.. aku ingin berteriakkk.. apa ini kebiasaan haluku yang terlalu akut sehingga aku mengira orang asing yang di depanku ini adalah V ...batinku.. sambil terus menggenggam tangan ku yang dingin karena terkejut..


"Are you okey..? heyy.. heyy..heyy" dia melambai-lambaikan tangannya di depan mataku yang sedang terkejut.. aku pun mulai sadar dan menjawab pertanyaannya..


"Ahh..i'm sorry .. i'm schock.. hm.. are you V BTS..?" tanyaku sambil terus merasa gugup dan kaget..


Dia tersenyum canggung dan mengangguk pelan..dan itu hampir membuatku menjerit tak percaya hingga tangannya menutup mulutku agar aku tidak menjerit dan membuat heboh para tetangga..


"heyy ..heyy.. quiet please.. " pintanya.. dan dia mulai menurunkan tangannya dan meminta maaf karena sudah menutup mulutku .. aku pun mulai tenang dan berkata "ada yang bisa saya ban..bantuu..??" jawabku masih sdikit gugup.. "saya terpisah dari rombongan.. dan saya tidak tau sekarang saya dimana.. bisakah kau membantuku..? " tanyanya dengan nada yang sedih .. aku pun yang merasa gugup hingga tak bisa berpikir panjang mau membantunya dan mengajaknya kedalam rumah ku.. dan mempersilahkannya untuk istirahat sejenak dalam rumah ku yang kebetulan hanya memiliki 3 ruang kamar yang kosong karena memang aku tinggal sendiri dalam rumah sewaku itu.. dia pun berjalan kedalam rumahku sambil merasa canggung.. dan aku menatapnya dengan senyum..


"Dimana orang tuamu..?" dia bertanya sambil terus berjalan dibelakangku


"ahh.. benarkah..? mengapa kau sendiri??"


"aku kuliah disini dan orang tuaku sibuk bekerja di sana.. ah iyaa kau mau minum apa..? " tanya ku menawarkannya..

__ADS_1


"ah apa saja..maaf merepotkanmu" jawabnya.. "owh oke .. sebentar" aku pergi meninggalkannya untuk mengambil minum..


"ehh tunggu .. aku belum tahu namamu.."


"Nafis" jawabku sambil pergi meninggalkannya..


"owhh.. nafiss.. nafiss.." lirihnya sambil mengulang- ulang namaku..


"silahkan minum.." aku membawa air putih dingin dan memberikan kepadanya.. dia pun mengambilnya dan meminumnya "thanks " ucapnya.. dan aku hanya tersenyum menatapnya.. ini seperti mimpi bagiku.. melihat konsernya saja itu sudah menjadi mimpi apa lagi sampai seruangan dengannya... oh my Goddd... berkah apa ini Tuhannnn... teriak ku dalam hati.. ingin rasanya aku teriak karna bahagia tapi aku malu rasanya..๐Ÿ˜ dia pun menatapku dengan tatapan aneh..dan berkata" kau kenapa tersenyum seperti itu..?" aku pun tersontak dan menggeleng dengan cepatt.. " ini seperti mimpi bagiku..aku bisa melihat bias ku.. ohh v oppa aku sangat menyukaimu" jawabku tanpa sadar.. V hanya tersenyum dan kemudian tertawa.. itu membuatku kaget " kau lucu.." jawabnya sembari mengelus ujung kepalaku..


ohh tuhann ingin rasanya aku memberhentikan waktu sejenak lebih lama agar kejadian ini aku terus merasakannya..


jangan lupa like dan vote yaa..


terima kasih sudah membaca novelku..

__ADS_1


semoga suka..


purple you๐Ÿ’œ


__ADS_2