
Jam 4 pagi aku sudah terbangun dari tidurku.Aku tidur dikamar sendiri,meninggal bangtan boys di ruang tengah yang hanya beralaskan beberapa kasur lantai.
akupun beranjak keluar dari kamarku melihat para oppaku yang masih tertidur dengan lucu.
hmm.. bagaimana bisa.. sedang tertidur aja masih seimut dan semanis gini.. aku bisa kena diabetes kalo lama lama liat mereka.
gumamku.
aku pun beralih membereskan rumahku,ya meski masih pagi buta aku tetap membereskannya,agar ketika pagi sudah mulai cerah kerjaan rumahku sudah selesai.
aku berniat untuk membuatkan para oppa sarapan,ketika aku melihat kedalam lemari es ku ternyata bahan makanan ku sudah pada habis.
ah.. aku lupa belum beli sayuran.. sayurannya habis semua.. aku pergi ke pasar aja kali yaa kalau kaya gini.. biar bisa masak buat oppa. pikirku.
akupun bergegas menuju kamarku karena matahari sudah mulai muncul untuk bersiap pergi ke pasar membeli bahan makanan.
Setelah selesai bersiap aku keluar dari kamarku,ku lihat lagi mereka yang berada di ruang tengah dan ternyata masih terlelap dalam tidurnya.
bagaimana jika oppa pada bangun dan melihatku tak ada dirumah..? apa aku buat pesan aja yaa.. hmm.. oke deh aku nulis aja di kertas ..nanti aku tempelin di tv."
akupun mulai menulis dan menempelkannya di tv agar bisa terlihat dengan mudah,lalu aku pergi menuju pasar.
***Bangtan POV***
j~hope bangun lebih awal dari member yang lain .Ia dduk untuk menyadarkan dirinya terlebih dahulu.
Lalu matanya tak sengaja melihat sebuah kertas yang menempel di tv.tak berpikir lama j~hope pun mulai meraih dan membacanya.
"*namjoon.. namjoon... bangunlah*.. "
"*ehmm..ada apa*..?" ucap namjoon.
"*ey.. bangun sekarang sudah pagi.. liat.. gadis kecil meninggalkan surat untuk kita*.." j\-hope sambil terus mengoyang goyangkan tubuh namjoon..
"*yaa... iyaa.. aku akan bangun*.. " ucap namjoon malas.lalu kemudian namjoon pun bangun dan menerima surat itu.
"*hmm..apa ini..?? nafis pergi kemana..?ke pasar.. sama siapa..?? ko sendiri..?? emang gak ada yang bisa nganterin..? kita masih tertidur semua*..?" ucap namjoon sambil bertanya lalu ia sendiri yang menjawab.
"*bangunkan semuanya*.."
j\-hope dan namjoon pun mulai membangunkan semuanya.
"*hoaaamm.. apa ini sudah pagi hyung*..?" tanya jimin.
__ADS_1
"*hey.. tae.. lihat.. nafis pergi ke pasar seorang diri.. apa kalian semua ini bai haaa..?? ko gak ada yang nemenin ...liat nih nafis sampe bikin surat gini.." ucap namjoon.
"*ahh benarkah..?? coba sini liat suratnya*.." taehyung mengambil surat ditangan namjoon.
"*kau sendiri apa.. ? kau juga sama tak bangun dan membantu nafis*." celetuk suga.
"*😁😁😁 aku lelah.. makanya aku tak tahu nafis pergi*.." jawab namjoon.
"*sudahlah.. ehh apa kita susul aja ke pasarnya sekalian kita jalan jalan pagi..
tae.. kau tau gak dimana pasarnya*..? " ucap j\-hope.
"*🤔🤔🤔 hm.. aahh.. aku tau.. aku tau*.." ucap tae dengan semangat.
"*ya sudah semuanya ayo kita siap siap.. sebelum nafis selesai berbelajannya*." ucap jin .
"*huah.. rumahnya sudah sangat rapih.. apa nafis yang merapihkan semuanya sendiri* .?" tanya jungkook
"*nafis memang selalu membersihkannya ketika pagi buta.. saat ia bangun ia langsung membersihkan semua ini* " jelas taehyung.
"*gadis yang sangat mandiri*" puji namjoon.
"*yuk.. kita susul nafis kepasar.." ajak jin.
"yuk.. "ucap* semuanya sambil memakai masker dan hodi mereka masing masing.
huftt.. aku sangat lelah membawa sayuran ini sendiri.. aku beli es dulu ah biar seger.
akupun menghampiri salah satu kedai es dan membelinya.Tak lama setelah es itu habis aku pulang dengan membawa banyak barang hingga aku hampir kesusahaan untuk membawanya.
"hai nafis.." tabrak seseorang ke arah tubuhku hingga barang bawaanku jatuh bahkan ada yang berserakan.
"ahh kau.." ucapku kaget.
"sudah lama tak bertemu.. kau tambah cantik saja.. mau kemana..?". tanyanya sambil memegang bahuku. lalu ku singkirkan tangannya itu.
"mau apa kau.. sudah sanah pergi.." ucapku kesal.
"ohh ohh.. masih sama seperti dulu rupanya selalu menggemaskan ketika marah" ucapnya jenaka.
" pergi.. aku tak mau bertemu dengan mu lagi roy..!" bentakku.
ya.. lelaki di hadapanku ini bernama roy.. ia adalah orang yang selalu menggangguku dari awal aku pindah ke kota ini,ia akan selalu mengangguku saat bertemu .Sikap dan sifatnya yang arrogant membuatku membencinya tapi roy tak pernah berhenti mendekatiku bahkan ia rela menyakitiku karena aku pernah menolak cintanya.Hingga aku sangat takut jika harus berpapasan dengannya.bukan karena aku penakut,tetapi aku takut ia berbuat hal macam macam padaku.
__ADS_1
"hahahaa.. sini abang bantu bawa pulang.. pulang kerumah abang aja yaa..hahaha.." ucapnya dengan lantang.
aku bingung harus bagaimana,jalanan sangat sepi aku tak bisa meminta bantuan kepada siapapun..
Tuhaann.. aku takutt...
jeritku dalam hati.
"sudahlah cantik.. kau tak bisa menolakku kali ini.. " roy menarik tanganku. Tapi aku terus berontak mencoba melepaskan genggamannya.
"Hey.. dia bilang lepaskan tanganmu.." ucap seseorang dari belakang punggungku dan menepis tangan roy dari tanganku.
"apa kau budeg yaa.. lepaskan tangan kotormu itu.. kau mengotori gadis kecilku" muncul lagi seseorang di sampingku.
"cih.. apa hakmu melarangku untuk menyentuhnya.. dia itu pacarku." ucap roy dengan sombong.
"haha.. kau lucu.. bagaimana bisa gadis kecilku mencintai orang kasar sepertimu.." ucap seseorang lagi,muncul.
Lalu satu persatu lelaki dengan memakai masker dan hodi berdiri di sampingku.
"kau tak apa apa gadis kecil..?" ucap seseorang yang ternyata jimin oppa sembari melingkarkan tangannya di bahuku.
aku yang terkejut hanya bisa membelalakkan mataku.
"cih.. ternyata kau gadis murahan.. kau rupanya bersama dengan tujuh laki laki ini.. kau di bayar berapa hah..? berapa satu malam..?" ucap roy.
aku yang mendengarkan lecehan itu tak sanggup menahan kemudian ku layangkan sebuah tamparan ke pipi roy dengan amat keras.
"jaga ucapanmu.. ! " bentakku sembari mengalirkan air mata ke pipi.
"hey.. sudah ku bilang jangan kau sakiti gadis kecil.. atau kau berurusan dengan kami" ucap seseorang yang sedari tadi memegang tangan roy dengan kuat.ternyata itu adalah suga oppa.
"hahaha.. kalian semua ini siapa sih.. ikut campur saja urusan ku dengan pacarku..kalian ini peng..."
Bukkk..
satu pukulan mendarat di pipi roy.
"ishh.. brengsek.. " geram roy yang mulai memukul balik.tetapi dengan mudah di tangkis dan dibalikkan.
Dengan situasi ini suga oppa yang yang unggul dalam segi postur tinggi dan kekuatan.Suga oppa berhasil membuat roy babak belur kemudian lari terbirit birit.
jangan lupa like dan vote yaa...
kritik dan sarannya juga boleh.. biar author bisa bljar lagi..☺
__ADS_1
terima kasih☺☺
I purple you💜