
Pagi hari yang indah..
Nafis mulai terbangun sperti biasanya,jam 4 pagi.Dengan langkah gontai ia memasuki kamar mandi nya untuk membersihkan diri. Tak peduli sedingin apa udara di luar, Nafis tetap membasuh tubuh nya untuk menghilangkan rasa kantuk.
Setelah sekian lama nafis pun turun dari lantai atas menuju dapur nya.
"Bi.. apa yang akan kita masak untuk sarapan kali ini..?" tanya nafis kepada bi Ratih selaku asisten rumah tangga di rumahnya.
"eh non..sudah bangun? hm.. maaf non.. kemaren sore bibi belum sempet ke pasar jadi hari tidak ada bahan yang banyak.. paling kita akan bikin roti panggang untuk sarapan non sama yang lain" jawab bi Ratih.
"hmm.. kalau begitu biar saya aja bi yang ke pasar.. mumpung masih jam 5.. cukup lah buat belanja bahan-bahan.."
"gk usah non.. biar bibi aja.. non kan baru pulang.. non istirahat lagi saja.. nanti bibi yang ke pasar" bi Ratih melarang.
"gk pp bi.. sekalian mau jalan-jalan pagi juga.. gk pp ko.." nafis menyakin kan bi ratih.
"ya sudah sama saya ya non ke pasar nya biar bisa bawain belanjaanya sekalian temenin non nafis ke pasar"
"ya sudah bi.. yuk siap-siap " nafis pun menyetujui apa yang di katakan oleh bi Ratih.
Nafis kembali ke kamarnya untuk bersiap pergi ke pasar bersama bi Ratih.
Nafis mengenakan pakaian seperti orang yang akan berolahraga, dengan memakai jacket dan sepatu sport nya.
__ADS_1
"eh.. suga oppa ?"
Nafis yang baru saja keluar dari kamarnya melihat suga yang berjalan menuju tangga dengan raut muka yang masih mengantuk dan sesekali memejamkan matanya.
"Ooooh.. nafis.." jawabnya sambil memicingkan matanya ke arah nafis.
"kau mau kemana oppa..?" tanya nafis sambil berjalan menghampiri suga yang mulai menuruni tangga.
"aku sangat haus.. jadi aku terpaksa turum ke lantai bawah" jawabnya sambil melangkah gontai tapi dengan pasti.
"eh..kau mau kemana nafis..? apa kau akan pergi..?" tanya nya yang mulai sadar akan penampilan nafis yang rapih seolah akan pergi berolahraga.
"iya oppa.. aku mau ke pasar sekalian olahraga pagi.. lumayan biar tambah sehat.. hehehe...."
"oppa.. orang indonesia biasanya ke pasar saat pagi buta.. jika ke pasar saat matahari sudah muncul,akan banyak bahan yang sudah habis terjual" jelas nafis.
"haaah.. ?begitu kah ?" heran suga.
"iya oppa.. apa kau mau ikut..?" tanya nafis terbesit sedikit harapan .
"ah tidak.. aku masih mengantuk" tolak suga.
"yah.. ayolah oppa.. temani aku.. " bujuknya.
__ADS_1
"ahh.. aku tidak suka pasar" ucap suga seakan ia menolak pergi.
"hm.. ya sudah.. aku pergi yaa oppa" pamit nafis di selingi nada kecewa karna suga tidak menerima ajakannya.
"hey tunggu.. dengan siapa kau pergi ?" segat suga saat melihat nafis mulai melangkahkan kaki nya.
"aku dengan bi ratih oppa.. " jawab nafis.
"hanya berdua..?"
"iya oppa, hanya berdua" nafis memastikan jawabannya.
"itu tidak baik.. ini masih gelap dan kau oergi dengan tanpa laki-laki yang bisa melindungimu.." celoteh suga.
"tak apa.. aku sudah biasa kemana-mana tanpa ada yang menjaga" jawab nafis.
"tidak.. tunggu sebentar.. aku akan bersiap lalu ikut denganmu .. bilnag ke bi ratih biar aku saja yang menjagamu dan menemanimu ke pasar hari ini" ucap suga sambil berjalan kea rah kamarnya lagi.
"kau serius oppa..?" tanya nafis.
"tunggu saja"
"ah baiklah.. aku tunggu oppa di bawah " senyum nafis terpencar dengan indah mendengar suga akan ikut dengannya ke pasar pagi ini.
__ADS_1