
"mereka adalah..."
mas rio yang mendengarkan penjelasan ku beralih menatap 7 laki laki di belakang tubuhku.
"oppa.. kalian buka masker kalian.."
Mendengar ucapanku,para member bangtan mulai membuka masker,topi dan kaca mata yang mereka kenakan.
"Ya ampun... ini BTS...?? " ucap mas rio tak percaya.
lalu para member BTS dengan seketika berkenalan dengan resmi di depan mas rio yang tak percaya.
"heyyyyy.. kalian ini gimana... seharusnya aku yang membungkuk sopan ke kalian.." ucap mas rio yang melihat para member BTS itu membungkukkan badannya.
"tidak usah.. kami lah yang seharusnya seperti itu kepada bapak " ucap namjoon oppa ke mas rio.
"kau panggil aku apa..?? bapak..?! aku ini masih muda... mungkin umurku sama dengan kalian.."
aku yang mendengar mas rio se PD itu langsung menyenggolnya.
"mas ngaku ngaku..." ucapku.
"hahhaaa... ya sudah.. marii..marii silahkan duduk.. "ajak mas rio.
Semua member bangtan pun mulai duduk dengan rapih.
"tumben rapih gini biasanya pada absurd semua.. baterai nya pada abis yaa..?". tanyaku meledek para bangtan.
tetapi yangg diledekin hanya bisa tertawa dan tersenyum saja.
"owh iya.. kenalin ini mas ku.. atau bisa di bilang kakak ku.. namanya mas Rio Hardika"
ucapku mengenalkan.
"Tunggu.. rio hardika..?? namanya seperti tidak asing..ya..?" ucap namjoon kepada member lain.
"aku seperti pernah mendengar nama ini.." ucap jin ikut menimpali.
aduhh.. jangan jangan mereka tau siapa keluarga ku..~ batin nafis.
ahh.. lebih baik aku kabur saja ke kamar..biar gk di introgasi lagi..~pikir nafis
"hm.. oppa..mas.. aku ke kamar yaa.. aku mau beresin barangku dulu ntar turun kesini lagi..
__ADS_1
oppaa.. kalian bisa berbincang bincang dengan kakakku dulu sebentar sebelum kita makan malam." ucapku sambil berdiri lalu naik ke lantai dua menuju kamarku.
Author POV
Semua member bangtan heran dengan apa yang sebenarnya terjadi,belum lagi dengan orang yang berada di depannya yang tak asing lagi namanya.
"aku seperti pernah mendengar nama ini.." ucap jin.
"Oooo..😮😮 aku sepertinya ingat.. Rio Hardika pemilik sekaligus CEO perusahaan tekstil terbesar ke 3 di asia tenggara bukan..?? yang bahannya sering di ekspor ke korea dan menjadi nomor satu incaran warga korea karena kualitasnya yang sangat bagus" j-hope menjelaskan dengan semangat.
semua member yang mendengarnya sontak terkejut dan kaget dengan apa yang di jelaskan oleh j~hope.Lain halnya dengan mas rio yang hanya tertunduk malu mendengarkan ucapan j~hope.
"owhh iyaa iyaa.. pak Rio Hardika anak sulung dari pendiri perusahaan tekstil bpk.Bima Hardika kan..?? iyaa aku yakin.. aku beberapa kali melihat wajahnya di tv korea" namjoon berkata.
"aduhh .. aduhh.. sudahh cukup kalian ini.. saya itu cuman CEO biasa.. tak usah mengatakan hal hal yangg berlebihan.. jika dibandingkan kalian.. saya mah tak ada apa apanya.." ucap mas rio sambil tertawa.
"saya tak menyangka pak rio orangnya seperti ini.. saya sungguh beruntung dapat bertemu dengan pak rio.." ucap j~hope.
"eittss... jangan panggil saya bapak.. saya itu belum menikah.. saja juga masih muda.. sama seperti kalian..panggil saya mas saja sama seperti ade saya " sela mas rio.
"owh.. ehh tunggu.. jadi nafis itu adik dari mas rio..?" tanya V.
"iya lah.. trus ade siapa lagi...kau ini ada ada saja.." ucap mas rio sambil menepuk pundak V.
"iyaa.. nafis memang tak akan pernah mau membeberkan siapa dia yang sebenarnya.. dia itu anak yang tak mau memanfaatkan nama keluarganya hanya agar dia dihormati dan di segani oleh orang lain kalau bukan dia sendiri yang berusaha dengan namanya sendiri " ucap mas rio seperti mengerti apa yang V maksud.
"dia juga tak mau memakai uang dari keluarganya.. dia bilang kalau minta terus nanti malah males kerja katanya. dia anaknya keras.. gk bakal mau pake apa pun yang kami sediakan buat dia walaupun tiap bulan kami mengirim uang untuknya..dia bahkan malah lebih milih kerja jadi penjaga toko buat hidup sehari harinya" sambungnya
"wahh.. taehyung.. kau sungguh beruntung bertemu dengan nafis waktu itu.." ucap jungkook.
"owh iyaa kalian sendiri kenapa bisa sampe ketemu nafis.. nafis gk pingsan kan pas ketemu kalian.. secara dia kan sangat mencintai kalian.. bahkan aku yang kakak nya saja terkalahkan oleh kalian.." mas rio sambil tertawa.
"hahaa... jadi gini mas..blaaa..blaaa... blaaa.. dan blaaa..." namjoon menjelaskan sejak awal bisa bertemu dengan nafis dan apa saja yang telah dilakukan bersama.
tak lama setelah itu terlihat nafis turun dari lantai dua.
"*sudah beres beresnya ade ku "
"apaan sih mas.. lebay deh.. ntar aku tabok nih"
"mau kemana kamu.. sini dduk "
"gk mau mas.. aku mau bantu bibi aja masak buat kita makan malam"
__ADS_1
"owh ya sudah.."
"mas rio.. jadi profil adik yang di sembunyikan di media itu nafis yaa..?" tanya namjoon.
"hahaa..itu..?? iya.. nafis gk mau ada berita tentang dirinyanya.. dia maunya low profil dari media apapun,bahkan pegawai kantor pun tak tau apa apa tentang ade ku itu*.. "
"*ko gtu mas..?"
"ya gtu.. nafis itu orangnya pemalu ..gk suka kalo diliatin banyak orang.. bakal merah semua mukanya..hahaha*.."
"Mas Riooooo!!! kenapa ketawa ketawa.. ? mas rio pasti bilang yg gk gk yaaa sama oppa.. ih nyebelin banget sih.." ucap nafis yang baru datang dari dapur mendengar sdikit pembicaraan masnya dengan oppa, langsung memukul mukul bahu masnya.
"ehh iyaa iyaa.. ampuunn...ampunn.. gk lagi deh.. gak lagi.."
nafis pun menyudahi aksi pukul pukulan itu.
"ada apa..? katanya mau bantu masak..?" tanya mas rio.
"makanan udah siap tuh di meja makan.. makan yuk.."
"ya sudah.. mari makan semuanya.. ayokk.. gk usah malu aku tahu kalian semua lapar" mas rio menggiring member bangtan menuju tempat makan.
"mari duduk silahkan nikmati.. maaf jika masakan ini tidak cocok dengan lidah kalian.. kalian bisa bilang nanti akan dibuatkan yang lain" ucap mas rio .
"hm.. mas.. aku boleh minta nasi goreng.. ada..?" ucap suga ragu.
"apa..?? nasi goreng..?"
"iya mas"
"sebentar.. biii... tolong buatkan nasi goreng spesial ya biii.. " ucap mas rio kepada pelayan,kemudian pelayan itu pergi menuju dapur.
"ini tuan nasi gorengnya"
"terima kasih bii"
"ini suga.. silahkan di makan.. oh iya.. kau suka nasi goreng.. ??"
"iya.. nafis pernah memasak untuk kita semua dan menurutku aku sangat suka dengan nasi goreng khas indonesia ini.."
"hahaha.. ya sudah silahkan semuanya nikmati..."ucap mas rio mempersilahkan.
tak lama setelah itu semuanya pun mulai melahap makanan yang tersedia di meja makan dengan semangat.
__ADS_1