
Bangtan POV.
"Kalian sudah siap..?" tanya sang leader,Namjoon.
"sebentar hyung.. aku belum memakai sepatu.." seru jimin.
"aish .. cepatlah .. aku mengantuk kau tahu..aku ingin segera tidur di pesawat" ketus suga.
"iyaa iyaa .. yuk brangkat sekarang.. aku sudah sangat rindu tae.." ucap jimin.
" iya hyung .. aku juga.." celetuk kookie.
Para member bangtan pun mulai memasuki mobil menuju bandara internasional Seoul.
Setibanya di bandara mereka langsung check in dan memasuki pesawat.
🛫🛫 tak lama mereka pun take off menuju Indonesia untuk menjemput taehyung.
>>>>Nafis dan V POV<<<<
"oppa.. apa hari ini oppa akan langsung kembali ke korea..?". tanyaku gusar sekaligus sedih.
V oppa yang melihatku sedih langsung dduk di sampingku.
"heyy heyy.. kenapa gadisku sedih.." ucapnya sambil memelukku.
"aku akan selalu mengingatmu nafis.. kau tahu.. kau itu sangat berharga.. meski kita baru kenal.. tapi aku sllu merasa nyaman saat aku bersamamu.." ucap V oppa sambil terus memelukku
,kemudian ia melepaskannya.
"oppa.. apa aku boleh minta satu permintaan ke oppa.. sebelum oppa kembali.. " ucapku ragu..
"ehmm..??" V oppa seperti tak mendengar omonganku.
"aku ingin memeluk oppa.. mungkin ini yang terakhir..karena aku tau.. kalau oppa sudah kembali ..oppa tak akan pernah bisa datang kesini bersamaku lagi.." jawabku sambil menahan air mataku.
"hahhaa.. tadi aku sudah memelukmu nafisah.." ucapnya gemas.
"aku ingin aku yang memelukmu opoa.." rengekku.
__ADS_1
"hahaha.. kemarilah gadis kecilku.." V oppa merentangkan kedua tangan menandakan aku boleh memeluknya.
akupun langsung memeluknya,tanpa kusadari air mataku mengalir sangat deras.. hatiku merasa nyeri mengingat V oppa akan kembali..
aku tak sanggup melihatmu pergi oppa.. aku sungguh menyayangimu.. kau sungguh sangat berarti untukku..kau menghapus rasa sepiku.. bolehkah aku memelukmu lagi jika bertemu..akankah kau menjaga ucapanmu untuk tak melupakanku.. aku sungguh takut kau akan melupakan aku..~batinku.
aku menangis sampai sesenggukan, V oppa menyadari aku menangis langsung melepaskan pelukannya.
"hey gadisku.. kenapa..??ada apa..??" V oppa khawatir.
"oppa... aku sungguh menyayangimu oppa.." ucapku sambil menangis..
"hmm.. nafiss" V oppa memelukku kembali.
"aku juga menyayangimu.. tolong jangan menangis.. kau menyakitiku dengan tangismu.. aku tak sanggup melihat gadis yang ku sayangi menangis.." ucap V oppa kepadaku sambil mengelus elus rambutku.
Beberapa lama kemudian aku mulai tenang dan V oppa terus menghiburku.
"oppa.. kapan mereka akan sampai di indonesia..?" tanyaku.
"hmm.. mungkin besok pagi mereka akan sampai.." jawabnya.
"oke.. ayokk.. silahkan kau bersiap siap dulu" V oppa pun pergi ke kamarnya , begitupun aku.
setelah beberapa menit kemudian aku dan V oppa pergi bersama.
"oppa.. apa kau mau beli ini..? " ucapku sambil memegang sebuah ukiran kayu yang berbentuk kapal
"huaahh ini sangat keren... bagaimana kau bisa menemukannya.." ucap V oppa takjub.
"oppa.. aku tau kau suka sesuatu yang mengandung art.. dan jadi kupilihkan in untukmu,karena ku kira kau bakal suka ini.." terangku.
"ahhh.. aku makin menyayangimu nafiss..." ucapnya senang sambil memeluk ku..
"aishh oppa.. malu.. ini tempat umum.." jawabku menahan malu karena banyak orang yang melihat kejadian itu.
akhirnya aku segera membeli ukiran kayu itu karena aku merasa malu dan juga banyak yang memerhatikan V oppa,aku takut V oppa akan dikenali oleh para fans.
akupun langsung menarik V oppa dan melanjutkan jalan jalanku..
__ADS_1
Dua jam lamanya aku dan V oppa jalan jalan memburu oleh oleh untuk V oppa bawa pulang, aku memutuskan untuk makan malam bersama dengannya setelah selesai berjalan jalan.
akupun mengajak dia makan makanan khas indonesia dan lagi lagi V oppa menyukainya. ia bilang akan kesini lagi dan akan makan makanan khas indonesia lagi bersamaku.
Kalian tahu.. hatiku sakit saat V oppa mengatakan hal itu.. mengapa ? karena itu mustahil, V oppa adalah idol terkenal yang memiliki fans terbanyak,mana mungkin ia akan terus ingat denganku.. aku terus mencoba agar air mataku tidak jatuh.. tapi gagal.. satu dua air berhasil keluar dari pertahananku, dan V oppa melihatnya.
"ahh nafis.. kau menangis..?? " tanya V oppa dan aku segera menghapus air mataku agar tidak terlihat.
"ahh gk oppa.. ini.. makanannya pedas.. makanya aku kaya orang nangis " jawabku ngeles.
"kau berbohong nafis.. aku tau ..jika kau menangis, mukamu akan memerah terutama mata dan hidungmu " ucap V oppa menjelaskan.. dan itu benar adanya.
" hmm.. mianhae oppa.. aku sungguh sedih jika mengingat kau akan kembali" jawabku sambil menunduk menahan tangis.
"heyy heyy.. jangan menangis.. kau lihat ..para pengunjung melihat ke arah kita.. mereka pasti berpikir bahwa aku menyakiti pacarnya.. sudah yaa sayangg.. aku akan selalu mengingatmu.. itu janjiku.." ucapnya sambil memelukku.
Setelah makan malam, aku dan V oppa kembali kerumah.
"oppa.. kau tidak membereskan barang barang barang mu.. nanti besok klo gk sempet gimana..??" tanyaku.
"owh iyaa.. terima kasih nafis.. aku akan membereskannya.." ucap V oppa.
"biar ku bantu oppa.." seruku sambil mengekor dibelakang oppa.
setelah selesai membereskan barang barang V oppa.. aku merasa sangat lelah.dan memutuskan untuk tidur.
"huaahhmm.. oppa.. aku mengantuk.. aku tidur duluan yaa.." pamitku yang sudah menguap kepada V oppa yang sedang menutup tas nya.
"tunggu.. aku juga ingin tidur...
aku tidur di kamarmu lagi yaa.. hehehe.." ucapnya sambil mengeluarkan box smilenya.
aku yang melihatnya langsung meleleh seketika.
"hm.. kenapa harus seimut ini sih.. akunya kan jadi gk bisa nolak.." ucapku .
V oppa yang mendengarnya hanya tertawa dan menyusulku lalu merangkulku menuju kamar untuk ridur.
__ADS_1
kita berdua pun tertidur dengan lelap dalam nyamannya pelukan malam. sama hal nya senyaman pelukan V oppa yang dengan lembut memelukku,mendekatkan tubuhku pada dada bidangnya dan menidurkanku dengan sikap lembutnya membuatku hanyut dalam mimpi yang begitu indah. ingin rasanya aku menghilangkan matahari agar pagi tak datang dan menghancurkan mimpiku tp itu mustahil..batinku sambil menutup mata mencoba terlelap.