Aku dan haluku

Aku dan haluku
Seorang ARMY


__ADS_3

V POV.


Aku meletakkan kembali hp milik Nafis diatas meja dan mengalihkan pandanganku pada sebuah tv karena mendengar nama group ku diberitakan. rupanya groupku sudah masuk berita di indonesia..sayang aku tak mengerti bahasanya. gumam ku.


~fire...fire...fire..~


(nada dering hp nafis)


tak lama kemudian hp milik nafis berbunyi menandakan ada panggilan yang masuk. aku langsung berdiri sambil membawa hpnya menuju kedalam kamarnya nafis. aku memberanikan diri membuka pintu dan kulihat nafis sedang berkutik dengan buku dan layar laptopnya.dan betapa terkejutnya aku semua isi kamarnya penuh dengan BT21. dan lagi aku melihat foto aku,jimin dang suga hyung lebih banyak tertempel di dinding kamar itu.


"permisi.. nafis hpmu bunyi.. ada yg nelfon nih.." akupun masuk dan menyerahkan hp miliknya.


"siapa..??" tanyanya.


"tak tahu.. tak ada nama yang muncul hanya nomor.. angkat saja." jawabku.


diapun mengangkat telfonnya sembari berjalan menuju jendela.sedangkan aku dduk di bangku belajarnya dan melihat sekeliling kamarnya lagi dengan lebih dekat. aku membuka beberapa buku yang bertema BT21 yang memenuhi meja belajarnya dan mengambil lightstick yang bertuliskan Taehyung. aku jadi grogi,bertemu dengan ARMY ku..gumamku sambil tersenyum.


"heyy.. kau lihat apa..??" tanya nafis


"jangan lihat isi bukuku...itu rahasia.." lanjutnya..


"rahasia apa.. rahasia menghalui ku..?? atau jimin..?? atauu.. suga hyung..?? hahahaa.." aku tertawa karena aku sempat membaca buku ini saat ia sedang menerima telfon.

__ADS_1


nafis hanya tertegun.semua mukanya merah seperti tomat๐Ÿ˜๐Ÿ˜


aku sampai gemas melihatnya.


"ahhh tidakk.. kau membacanyaa ? aduhhh aku sangatt maluu... gimana inii.." nafis meracau .. sepertinya dia sangat malu.


"hahhaaa... sudahlah tak apa .. kebiasaan ARMY memang seperti itu.. aku memahamimu..." jawabku sambil mengelus ujung kepalanya.. dan yang di elus malah sibuk menutupi mukanya karena malu.


"dimana kau membeli semua barang ini..? tanyaku membuka suasana.


"hm.. aku membelinya di kota.. disini tidak ada yang menjual itu jadi aku pergi ke kota untuk mengoleksi semua ini.." jawabnya ..ku kira dia masih merasa malu.


"ohh.. berapa lama kau mengoleksi semua ini ..?" tanyaku kepo.


"owhh.. cukup lama juga yaa" gumamku.


"yaaa kau tahu sendiri aku bukan termasuk dari orang orang yang mempunyai banyak harta jadi aku mengumpulkan sedikit demi sedikit dulu uang dari hasil aku bekerja paruh waktu baru aku membeli barang barang ini " celotehnya.


"wahh itu malah lebih bagus.. kau tak bergantung pada kedua orang tuamu.. aku bangga padamu" akupun memeluk nafis dengan erat.


nafis hanya terdiam dan tak membalas pelukanku.


tiba tiba .. tangan nafis melingkar ditubuhku..pelukanku dibalas olehnya..

__ADS_1


deg deg deg deg mengapa jantungku berdetak begitu cepat saat nafis memelukku..?? ahh .. apa ini tuhan.. tolong kondisikan hatiku..


akupun melepas pelukanku dan memandangnya dengan lekat.. seakan ada jiwa yang tertarik begitu kuat untuk mendekatinya.


aishh...akupun tersadar dengan jarak muka kami yang hampir dekat.


"cepat lah tidur.. besok kau ulangan.. istirahatkan tubuhmu dengan cukup agar bisa mengerjakan soal dengan baik " ucapku mengelus ujung kepalanya menyuruh agar cepat berbaring.


Nafis hanya mengangguk pelan sembari tersenyum.


"kau juga.. cepatlah kembali kekamar dan tidur " ucap nafis kepadaku.


"iyaa iyaa.. aku akan pergi sekarang.." jawabku sembari tertawa.


"jangan lupa matikan lampunya" sambung nafis yang melihatku sedang menutup pintu kamarnya.


"siap... good night " senyumku tak henti hentinya tertuju pada nafis yang masih melihatku meninggalkan kamarnya.



thank you.. jangan lupa like dan vote yaaa...


biar author bisa terus up๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰

__ADS_1


i purple you๐Ÿ’œ๐Ÿ’œ


__ADS_2