
Aku masih di penuhi dengan rasa marah karena hinaan roy tadi,meski roy sudah dibuat babak beluk oleh suga oppa.. tapi perkataannya sungguh membuatku sakit hati.
"Nafiss.. apa kau tak apa apa.." tanya jimin oppa.
"aku tak apa apa oppa.. hiks.. hiks.."
"sudah jangan menangis.. kau aman bersama kita.. jangan takut.. kita semua pasti selalu melindungimu.." jungkook oppa menenangkan.
"terima kasih oppa.. terima kasih.. aku tak tau jika tak ada kalian.. mungkin.. mungkin.. hikss.. hikss..hiks.."
"sudah sayang ku.. sudah.. kau baik baik saja .. tenang lah kita semua ada di sini.. jangan takut.." ucap V menenangkan sembari memelukku.
"cih.. aku sungguh ingin menghajar mulutnya sampai pecah.. " suga oppa begitu marah.
akupun melepaskan pelukan V oppa.
"kau tak terluka kan..? " tanya suga oppa kepadaku sambil meraih tanganku dan memelukku.
"tidak oppa.. terima kasih sudah membantu melindungiku.." jawabku.
"aku sungguh bersyukur kau baik baik saja.. jika tidak.. akan ku habisi dia.. " tegas suga oppa.
"ya nafis.. kita semua paling benci terhadap orang yang suka menghina dan merendahkan.. makanya kita sangat marah pada lelaki itu.." ucap namjoon oppa.
"ya sudah .. kita sekarang kembali saja ke rumah.. tae.. jimin dan jungkook.. tolong bereskan barang belanjaan nafis yang berserakan dan tolong di bawa yaa.." ucap j-hope oppa.
"Nae hyung.." ucap jimin,jungkook dan V oppa bersamaan lalu segera membereskan barang belanjaanku.
__ADS_1
aku yang masih lemas berusaha agar bisa berjalan dengan normal.
"knapa mukamu sangat merah ? apa kau sakit..?" tanya jin oppa.
"jin hyung... muka nafis akan berubab menjadi sangat memerah ketika dia sedang marah..malu dan apa lagi saat menangis.. kau lihat saja.. terutama hidung dan matanya.." tenang V oppa.
"ahh.. kau benar V.. bagaimana kau tahu..?" tanya jin oppa.
"aku selalu memperhatikannya.." jawabnyaa..
aku berjalan sambil terus memikirkan hinaan yang diucapkan roy tadi.. itu sungguh menyakitkan bagiku.
hingga tangan suga oppa menggandeng tanganku dengan lembut..
"sudah lah jangan dipikirkan omongan orang tadi.. " ucapnya.
"aku lebih sering mendapatkan hinaan seperti itu daripada kamu..jadi aku tahu bagaimana rasanya.. tapi aku orang yang tidak ambil pusing.. biarkan saja mereka menilai kita bagaimana.. toh..kita hidup bukan untuk menjadi bahan tontonan dan pembicaraan mereka.. sudah.. lupakan hal yang membuatmu merasa sakit.. " suga oppa terus meyakinkanku bahwa semua baik baik saja.
"Kau itu begitu sangat baik .. jangan dengarkan omongan yang bisa merusak kebaikanmu..jangan sampai kamu mudah tumbang..hanya karna omongan orang yang tak bisa sebaik dirimu.. " ucap namjoon oppa.
"Nae oppa ... terima kasih oppa.." ucapku.
kami pun sampai dirumah.
Aku mulai membereskan barang belanjaanku di bantu dengan jimin oppa,jungkook oppa dan V oppa.
hufft.. selesai.. sekarang aku akan memasak.
__ADS_1
"kau sedang apa.. ?" tanya jungkook oppa.
"aku akan memasak untuk kalian oppa...kalian lapar kan..?" jawabku.
"apa kau akan memasak..?? sini biar oppa saja yang memasak.. kau duduk saja.. kau pasti lelah setelah berbelanja dengan jarak yang jauh itu.. apa lagi dengan berjalan kaki pula.. sudah sana kau duduk.." ucap jin oppa.
"apa kau bisa oppa..?" tanyaku.
"gadis imut.. kau jangan meremehkan jin hyung.. dia sangat baik dalam memasak.." ucap jimin oppa.
"hehehee.. tenang lah aku hanya bercanda.. aku jelas tau jin oppa sangat mahir memasak diantara kalian bertujuh.. tetapi apa jin oppa bisa memasak dengan bahan bahan yang tadi aku beli ..?" tanyaku.
"hm.. akan aku coba.. yang terpenting kau pergi duduk.." ucap jin oppa sambil mendorongku duduk di depan tv.
setelah beberapa lama aku mencoba mendatangi dapur melihat masakan jin oppa.Ketika aku sampai di dapur, jin oppa sedang menata masakannya di atas meja.
"yahh.. aku telat yaa oppa.. maaf aku tak membantumu.." kataku.
"*ah.. sudahlah.. "
"apa ini oppa..uh sangat enak*.. " ucapku sambil mencicipi masakan jin oppa.
"iya dong.. siapa dulu ya masak.. worldwide handsome gtu..π π sudah.. sana panggil yang lain suruh makan.." ucap jin oppa.
"siap laksanakan oppa.." jawabku sambil mengangkat tangan seperti sedan hormat .
Jin oppa yang melihatku bertingkah seperti itu pun tertawa.
__ADS_1
Kemudian aku pergi memanggil oppa yang lain untuk makan bersama.