Aku Dan Kamu Berbeda Tetapi(Cinta Juga)

Aku Dan Kamu Berbeda Tetapi(Cinta Juga)
Bab.15


__ADS_3

Sesampainya didalam mereka melihat sekeliling dan mendapati banyak sekali orang-orang yang tidak memiliki hati nurani berkumpul ditempat itu,dan mereka melihat banyak wanita-wanita muda yang sepertinya dipaksa untuk menjadi wanita penghibur di tempat itu.


Ayana yang melihat itu hanya bisa menarik nafas panjang dan mengeluarkannya dengan kasar karena dia begitu benci dengan perbuatan yang dilakukan oleh pria pria hidung belang tersebut, tapi saat ini bukan ini yang menjadi tujuan mereka, tapi mereka datang kesini untuk membasmi tikus-tikus yang mencoba mengigit tempat milik mereka.


Ayana berjalan semakin kedalam dan diujung tempat yang dia tuju ada pintu yang dijaga oleh beberapa pria berbadan besar dan itu membuat kecurigaan pada mereka yang memang mencari induk tikus tersebut. mereka berjalan santai dan mencoba menerobos, tapi langsung dihalangi oleh pria-pria itu,Sean yang sudah dikuasai kemarahan karna tikus-tikus tersebut sudah meraja Lela dilahannya itu bersenang senang, Membuat sean langsung menyerang para penjaga itu, begitu juga Ayana dan Rey juga menyerang yang lainnya.


Pertarungan tidak terelakkan lagi, Ayana dan Rey menggunakan kemampuan mereka untuk melawan dan membuat semua pria -pria itu kalah dan tergeletak di lantai itu, tidak lama kemudian Sean langsung mendobrak pintu dan dalam sekejap pintu itu terbuka,membuat musuh yang ada didalam menoleh dan melihat ada 3orang tamu yang datang ketempat mereka,dan salah satu dari mereka mengenali Sean.


Dia pun berdiri dan menyapa Sean dalam ketidak tajamnya, kalau Sean sedang dalam kemarahan akibat ulah dari tikus yang telah memporak porandakan tempatnya.


"Tuan Sean, anda disini? kenapa anda datang dengan cara seperti ini? mendobrak pintu, kenapa tidak bilang saja pada mereka yang berjaga,pasti mereka akan mengantar kalian dengan baik"


"Aku kemari mencari orang yang sudah sangat berani menyentuh tempatku dan juga melukai orang-orangku,lalu kau suruh aku datang dengan cara baik-baik? sementara orang tersebut sudah menghancurkan tempatku,saat aku tidak ada"


"Maaf tuan Sean tapi aku tidak mengerti maksudmu,jadi boleh tuan jelaskan dengan cara memberitahu intinya"

__ADS_1


"Dia mencoba mengusik ketenangan orang-orangku saat aku sedang tidak berada ditempat"


Sean menunjuk pada salah satu dari mereka yang duduk tenang dengan memangku wanita yang sepertinya sedang menangis entah karena apa, Ayana hanya bisa menahan amarahnya melihat semua yang terjadi ditempat ini.


"Oh jadi kau pemilik tempat itu anak muda? ya aku meminta anak buahku untuk meratakan tempatmu, kenapa kau tidak terima?"


"Heh... kelompok yang baru kau bangun, kau suruh mengusik tempatku? nyalimu besar juga ternyata, kau tidak tau sedang berurusan dengan siapa rupanya?"


"Aku tidak takut pada siapapun termasuk kau anak bau kencur"


Mendengar ocehan pria itu membuat Rey yang sejak tadi mendengarnya langsung menghajarnya, dan anak buah pria itu juga tidak tinggal diam mereka langsung melindungi bosnya, Sean memberi pukulan dan tendangan pada mereka begitu juga Ayana,dia memukul juga menendang dan kadang dia mematahkan tulang-tulang dari anak buah pria tersebut.


Melihat nasehat dan saran yang dia sampaikan diabaikan oleh pengacau itu, membuat pria itu tidak ikut campur dan pergi meninggalkan tempat itu begitu saja, semester pertarungan masih berlanjut,dan belum ada tanda-tanda pihak siapa yang akan menang, Ayana yang malas dengan cara bertarung itupun langsung mengeluarkan pedangnya dan srekkk....... pedang itu membabat habis tikus-tikus tersebut dalam sekali tebasan.


Pria arogan dan sombong tadi terdiam ditempatnya melihat semua orang-orangnya tewas seketika karna tebasan pedang yang dikeluarkan Ayana, dia menatap ayana dengan tatapan yang begitu ketakutan,karna dia yakin dengan jelas bahwa tadi wanita didepannya ini tidak membawa senjata apapun,lalu darimana datangnya pedang itu?.

__ADS_1


Pria itu terus memperhatikan gerakan ayana yang sekarang ini mengarahkan pedang kepunggungnya dan tiba-tiba pedang itu menghilang, hal itu semakin membuat pria itu ketakutan, karna melihat pedang itu menghilang setelah di taruh dipunggungnya.


Ayana yang bosan mengurus pria itu pun keluar, dan dia mencari cari kemana wanita-wanita yang berpakaian seksi tadi,dan kenapa mereka semua seakan dipaksa untuk menjadi penghibur, dia berjalan dan berjalan sampai akhirnya dia melihat sebuah kamar yang mencurigakan, dia membuka pintu itu perlahan lahan dan melihat seorang pria dan wanita aneh sedang mengelilingi beberapa wanita Tampa bu........na yang terikat dan mulut yang tidak supaya tidak bisa mengeluarkan suara.


Pria itupun melepaskan semua yang melekat ditubuhnya dan mendekati salah satu dari wanita yang terikat itu, tapi bukan sebelum itu,wanita tua yang aneh itu berkomat kamit pada sebuah cangkir plastik dan bersiap menyiram wanita terikat yang dihampiri pria itu,Ayana memperhatikan reaksi wanita itu dan ya, wanita itu tidak lagi berontak tapi dia justru seakan tidak sabar disentuh pria itu.


Ayana yang melihat itu pun heran tapi dia tidak akan membiarkan pria itu berhasil dengan perbuatan jahatnya, Ayana membuka pintu dan itu mengganggu konsentrasi mereka yang ada diruangan itu,termasuk wanita aneh itu, Dan benar saja karna perbuatan Ayana gadis yang tadi sudah tidak sabar disentuh itu tiba-tiba berteriak dan mencari sesuatu yang bisa menutupi tubuhnya, dan berlindung dibelakang Ayana.


Pria dan wanita aneh itu pun marah karna ritual mereka BNI terganggu, wanita aneh itu komat Kamit kedalam cangkir itu dan setelahnya ia menyiram Ayana dengan air itu,dan mereka tertawa terbahak-bahak karena berpikir ayanalah yang akan menjadi target pria itu, tapi setelah menunggu beberapa saat, tidak ada respon Deri Ayana membuat wanita dan pria itu bertanya-tanya kenapa wanita itu tidak terpengaruh?.


Ayana yang kesal karna disembur air yang berbau joging pun memukul wajah wanita aneh itu sehingga wanita itu tersungkur kelantai setelah membenturkan wajahnya kediding akibat pukulan keras Ayana, pria itu pun memakai pakaian bawahan saja, mendekati Ayana dan bersiap menyerang, tapi Ayana menghindar dengan cepat dan melompat serta berputar di udara dan bruk....dia menendang kepala bagian belakang pria itu dan langsung uhuk....darah segar menyembur dari mulut pria itu, dan mengenai sebagian tubuh wanita yang terikat itu.


trimakasih masih setia dan maaf bila up-nya terkadang terlambat ya karna aku juga harus up dicerita yang lain,seperti.


ANAK BATAK

__ADS_1


TAK TERDUGA JATUH CINTA:MAFIA


jadi mohon bersabar 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🤩🤩🤩🤩😍😍😍😍👌👌👌👌👌💓💓💓💓🌹🌹🌹🌹 jadi jangan lupa untuk memberi lake,komen dan votenya ok🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2