Aku Dan Kamu Berbeda Tetapi(Cinta Juga)

Aku Dan Kamu Berbeda Tetapi(Cinta Juga)
Bab.05


__ADS_3

Ayana sendiri tidak menyadari kenapa dia bisa berteriak sekeras itu karna yang dia rasakan tadi adalah seperti ada yang mengendalikan dirinya serta mulutnya itu saja, tapi dia tiba-tiba sadar dan melihat pria yang baru dia tau adalah Ayahnya sudah terluka parah bahkan ada luka luka yang menganga di bagian punggungnya, dia berputar dan melihat semua orang yang masih diposisi siap siaga dia merasa darahnya mendidih melihat sang ayah sudah tidak berdaya karna kondisi sang ayah yang ambruk berjongkok tapi masih berusaha menopang tubuhnya dengan menekuk sebelah lututnya kelantai dan memegang pedang sebagai penyangga tangan supaya dia tidak ambruk total dan tergeletak.


''Siapa yang melukai punggung ayahku, sampai seperti itu?....apa kalian tidak mendengarkan pertanyaan ku, sampai tidak ada yang menjawabnya?....siapa yang melukai punggung ayahku.........?''


Ayana bertanya dengan nada yang tinggi di akhir pertanyaannya, dan mendengar suara itu semua orang mulai ketakutan membayangkan jika suaranya dinaikkan menjadi lebih tinggi lagi apa mereka semua masih selamat, membayangkan itu akhirnya salah satu dari mereka mengaku bahwa dialah yang melakukannya, dan yang lain tidak bisa menghalangi pria itu karna tiba-tiba dia sudah bersujud dilantai didekat kaki Ayana, melihat itu Ayana bukannya senang dia malah melengos dan berjalan kearah sang ayah dan membantunya berdiri, setelah itu dia mendudukkannya disebuah bangku yang terbuat dari kayu, barulah dia mencari tasnya karna seingatnya dia selalu membawa kotak P3K kemanapun dia pergi dan benar saja dia menemukan benda tersebut dan segera dia mendekati sang ayah sambil menarik tangan sang ibu untuk ikut merawat sang ayah karna dia ingin mengurus orang-orang yang masih berdiri diposisi masing masing.


''ibu tolong bantu aku ngurus ayah, karna aku ingin mengeruk mereka semua dulu!''...


sang ibu menurut saja karna jujur dia juga tidak kuasa menahan sedihnya karna melihat pengorbanan sang pria yang berstatus ayah anaknya itu.


''Dengar aku tau kalian kecewa pada ayahku karna lebih memilih kami dibanding dengan ras kalian, aku tidak tau kalian dari ras mana tapi yang perlu kalian ingat walau kita berbeda tapi kita tetap sama yaitu ciptaan TUHAN karna segala yang ada di bumi ini baik langit, tanah, laut ,dan yang lainnya itu semua ada atas seizin dan kehendak Tuhan Allah sendiri lalu kenapa kita merasa bahwa ras itu membedakan kita dan menjadikan itu sebagai alasan supaya ayahku memilih kalian atau kami?...kalo kalian merasa ada dari ras manusia kami yang membahayakan kalian maka aku berjanji aku akan melindungi kalian dan juga akan memberi hukuman pada mereka yang bersikap dan berlaku semena menarik kepada ras kalian apalagi dengan sengaja menjadikan ras kalian sebagai objek obsesi mereka maka aku Ayana putri Edward dan enjel akan membasmi mereka supaya kelak tidak ada lagi yang


berpikir untuk mengusik kehidupan orang lain itu adalah janjiku''


gledarrrrr..............suara Guntur menggema di langit mendengar janji yang di ucapkan oleh Ayana dan itu membuat semua orang dari ras lain itu menunduk karna merasa bukan hanya sekedar omongan bahkan langit pun mendengar ucapan itu, sehingga mereka semua .snunduk hormat pada Ayana tapi Ayana tidak menerima hal itu karna baginya hanya Sang pencipta lah yang pantas mendapat hormat dan juga sujud sesama ciptanNya.


''Kalian jangan memberi hormat padaku apalagi sujud karna aku tidak setinggi itu, Aku tidak mau membuat diriku seakan sama posisinya dengan Sang pencipta, kalian hanya perlu saling menjaga dan melindungi setiap yang lemah dan tertindas''


Tidak berapa lama muncul seseorang ditengah tengah mereka entah dari mana datangnya tapi yang jelas ras lain itu menyebutnya PEMIMPIN.


''pemimpin'' sambut semua orang tapi tidak dengan Edward, enjel juga Ayana dan itu membuat pria dan wanita yang tiba-tiba sudah ada disampingnya itu memandang rendah pada Ayana dan enjel dan juga mereka berdua menatap sinis pada Edward.


''Apa ini sikap manusia bumi? sama sekali tidak tau cara menyambut yang lebih tua juga tinggi derajatnya.''


''Siapa anda tuan sehingga kami harus menunduk dan juga

__ADS_1


bersujud seperti mereka dalam menyambut anda?''


Ayana bertanya sambil memperhatikan kedua orang tersebut dengan begitu teliti.


Dia merasa kalo orang itu sedikit mirip dengan ayahnya, sehingga dia berpikir mungkinkah orang ini Kaka dari ayahnya?


Tapi kenapa dia seperti kakek-kakek pake tongkat segala? kan aneh masih muda dah encok, memikirkan itu Ayana cikikikan sendiri.


''Apa ayahmu tidak cerita atau mengajarimu cara menyambut ayahnya?''


Ayana semakin bingung kenapa orang ini bilang dia ayah dari ayahnya? dia menatap sang ayah seakan meminta jawaban, dan ayahnya yang mengerti tatapan itu hanya mengangguk.


''oh.... ini kakekku? wah kakek kau sangat tampan''


Ayana berlari menghampiri sang kakek sambil merentangkan kedua tangannya bersiap untuk memeluk sang kakek.


Tapi ada yang aneh kenapa dia tidak merasa kalo gadis itu berbahayanya sehingga dia mengurungkan niatnya untuk menyerang, dan menanti apa sebenarnya yang mau gadis itu perbuat dan.


Bruk.....Ayana memeluknya dengan sangat erat, sehingga membuat pria itu sesak nafas. tapi yang lebih tidak dimengerti sang kakek kenapa ada yang begini? dan apa artinya?.


Karna yang selama ini dia tau kalau berjumpa dengannya atau ada yang mengunjunginya bukan seperti ini caranya tapi menunduk bahkan ada yang bersujud lah ini apa nama dan artinya?.


''Apa yang kau lakukan dasar tidak tau aturan harusnya kau menunduk padaku dan bila penting bersujud karna aku sang pemimpin kau harus tau itu mengerti!''


'' Kakek kalau aku bersujud atau menunduk itu tidak dekat namanya, kan aku cucumu, seorang cucu harus baik dan dekat dengan kakeknya supaya kelak apa yang kakek miliki hanya kakek berikan padaku begitu''

__ADS_1


''Kakek jangan heran kami manusia bumi ini bila berpelukan terhadap saudara itu namanya rukun, dan damai begitu''


''kakek tau tidak yang tadi itu pelukan kasih sayang sang cucu kepada kakeknya''


''lalu aku juga harus melakukan itu kepada siapa saja?''


''kakek boleh melakukan itu pada keluarga kakek, contoh: anak, istri, menantu, cucu, nb cicit ,kepada teman juga boleh itu bukti betapa kakek saaaaangat menyayangi mereka''


''Kakek ikut aku kerumah kami yok....''


'Tidak nak, itu tidak boleh karna kami tidak bisa lama-lama di dunia manusia bumi karna akan menguras tenaga kami.''


''trus ayah dah dari tadi disini tap tidak apa-apa tuh?''


itu karna kekuatan ayah sudah ada dalam tubuhmu nak, jadi ayah bisa kapan saja dan berapa lama disini, karna sebagian diri ayah ada ditubuhmu''


'' kami bisa tinggal lama disini bahkan bertahun tahun asal ada yang menerima kekuatan kami''


''Tapi kakek kalo kekuatan kalian diberikan pada kami bukanya kekuatan ditubuh kalian akan melemah? dan itu bisa mengundang musuh lebih mudah menangkap kalian kan?''


''itu benar tapi kalau kau yang menerimanya kami tetap bisa sekuat yang biasa.''


''Tapi tadi ayah sangat lemah saat melawan mereka ke, kakek aku ga mau kalian jadi lemah seperti ayahku''


Ayahmu berbeda, ayahmu bisa begitu lemah karna dia sudah berhubungan dengan ibumu dan punya anak, itulah penyebabnya''

__ADS_1


terimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏 tetap setia ya di cerita rida, jangan lupa tinggalkan jejak dan komentarnya sebagai sufort bagi rida


__ADS_2